Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

Aneh, Pasal Pencucian Kasus Tanah Yayasan Fatmawati Tak Ada Pidana Pokoknya

Politik  SELASA, 26 FEBRUARI 2013 , 21:20:00 WIB | LAPORAN: FIRARDY ROZY

Aneh, Pasal Pencucian Kasus Tanah Yayasan Fatmawati Tak Ada Pidana Pokoknya

PN JAKPUS/IST

RMOL. Penerapan pasal pencucian uang yang disangkakan kepada terdakwa Yohanes Sarwono, Stevanus Farok, dan Umar Muchsin dalam sengkarut kasus penjualan tanah Yayasan Fatmawati dinilai janggal.

"Ini tidak ada perkara pokoknya. Ini transaksi biasa, tapi tahu-tahu sudah diterapkan pasal pencucian uang," kata pakar perdata dari kantor pengacara Yusril Ihza Mahendra Hariman saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (26/2).

Menurutnya, sebelum jaksa dapat menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang kepada tiga terdakwa tersebut, maka harus ada putusan pengadilan.

"Artinya, uang ini dari mana dan harus ada putusan pengadilan, baru diterapkan pasal pencucian uang jika telah terbukti. Perkara ini logikanya melompat, jadi pidana pokoknya tidak ada. Itu harus sesuai undang-undang, harus ada pidana pokoknya," katanya.

Hariman juga menilai, penjualan tanah Yayasan Fatmawati itu merupakan jual beli biasa, sehingga tidak ada kewajiban pihak penjual, yakni Yohanes Sarwono cs yang mendapat kuasa dari Yayasan Fatmawati untuk menjual tanah tersebut.

"Secara hukum, jual beli itu sah jika sudah memenuhi Pasal 13 UU Nomor 20 KUH Perdata," bebernya.

Dalam kasus sengketa tanah Yayasan Fatmawati ini, oleh jaksa penuntut umum Yohanes Sarwono, Stefanus Farok, dan Umar Muchsin didakwa telah melanggar Pasal 6 Ayat (1) huruf a, b dan c UU 15/2002, sebagaimana diubah UU 25/2003 tentang TPPU, jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Selain itu, Yohanes juga didawa Pasal 3 Ayat (1) huruf c UU 15/2002, sebagaimana telah diubah UU 25/2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUH Pidana. [wid]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Bendera RI Dilecehkan, Dubes Rusdi Diam Saja?
OTT Di PN Jaksel

OTT Di PN Jaksel

, 21 AGUSTUS 2017 , 15:00:00

Duet Putra SBY

Duet Putra SBY

, 19 AGUSTUS 2017 , 19:44:00

Panjat Pinang Kemerdekaan

Panjat Pinang Kemerdekaan

, 19 AGUSTUS 2017 , 03:37:00

Memeriksa Tubuh Pelaku

Memeriksa Tubuh Pelaku

, 19 AGUSTUS 2017 , 20:31:00