Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
RESHUFFLE KIB II
Partai Kabah Ingatkan SBY Isi Perjanjian Koalisi
Senin, 19 September 2011 , 10:18:00 WIB
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

SBY/IST
  

RMOL. Reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden SBY.

Namun sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yang juga pimpinan koalisi, SBY juga harus membicarakan dengan para pimpinan partai yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan.

"Ini bukan soal etis dan tidak etis, tapi memang perjanjiannya seperti itu," kata Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuzy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 19/9).

Kara Romy, pangggilan akrab Romahurmuzy, komunikasi di dalam Setgab itu bertingkat dan bertahap. Namun bila hal itu menyangkut pergantian menteri, maka komunikasi harus langsung dilakukan oleh SBY dan para ketua umum partai.

"Itu isi perjanjian yang saya baca," demikian Romy. [ysa]


Baca juga:
Demokrat: Jawabannya Reshuffle KIB II
PPP Tidak Aneh dengan Survei LSI yang Menyudutkan SDA dan Suharso Monoarfa
PKS Ingatkan SBY Kontrak Koalisi
Sukardi Rinakit: 3-4 Menteri Fardhu 'Ain untuk Diganti
Survei LSI Denny JA Aneh!

Komentar (7)

Nama
Judul
Komentar
  1. Munafik
    19.09.2011, 15:21 WIB
    Komentator: nugraha
    Hufftttt... giliran reshuffle aja, ingat deh klo jadi bagian dari koalisi! Dasar parta* munafik!
  2. - PERCAYALAH SBY TAHU APA YG HRS DILAKUKANNYA DEMI NEGARA.
    19.09.2011, 11:57 WIB
    Komentator: BINGKAI NEGARAWAN
    Ya udah ..nggak usah terbakar emosi toh apa yg dikhawatirkan blm terjadi. Percayakan aja pd SBY.. Beliau tau apa yang harus diperbuat terkait refufel KIB II. YG PENTING APAPUN KEPUTUSAN SBY ITULAH YG TERBAIK DAN MARI KITA TETAP BERSATU. Ingat berjuang untuk bgsa dan negara tdk hrsa menjadi mentri dan atau birokrat. SIAPAPUN, APAPUN JABATANNYA/BID, KAPAN DAN DIMANAPUN kita bisa ikut berjuang membangun bgsa dan negara. KUNCINYA MARI BERSATU DAN JANGAN MEMPROVOKASI HANYA DEMI EGO DAN KEPENTINGAN SEMPIT.
  3. menambahkan bang hamzah
    19.09.2011, 11:46 WIB
    Komentator: anak-anak
    isi perjanjian :
    3.Mengembalikan uang hasil korupsi.
    ditambah sbb:
    3.Mengembalikan uang hasil korupsi secara utuh
    (baik yang sudah dibelajakan / yang belum tanpa kecuali)
  4. tersandera oleh APBN
    19.09.2011, 11:43 WIB
    Komentator: Megaupi
    andaikan rencana pembangunan jelas arahnya dan pos2 anggaran juga diisi secara jelas dan transparan maka SBY gak perlu takuut sama DPR krn dengan transparan dan terbuka sistem rakyat akan tau dan berada dibelakang SBY untuk membantu menghadapi arogansi anggota DPR dalam pembahasan anggraan dan bukan spt skrg ini justru dijadikan lahan petak umpet oleh mafia anggaran dan direstui oleh seluruh anggota dan pengurus parpol krn jadi lahan mencari dana buat mengisi pundi2 anggaran parta* yg sdh pada kosong melompong .... dan lucunya lagi partei demokrat sebagai penguasa negeri ini justru ikut serta makanya partei yg lain2 spt an*ing kelaparan dlm mencari danma dgn menghalalkan sehala cara ....sgr sadar kalo gak mampuiuuus kau nanti ingat ada karma kalo doa banyak orang dan orang2 (rakyat miskin) teraniaya dijabah do'anya oleh Allah SWT ketimbang segelintir org yg mengatasnamakan partei dan penguasa negeri ini ....
  5. Parta Pendukung Koalisi Tidak Bertanggung Jawab
    19.09.2011, 11:39 WIB
    Komentator: Mantan Kepala Desa
    Kalau ada rencana perombakan kabinet buru-buru semua parta* mengingatkan Presiden SBY supaya merujuk dan melalui tahapan yang telah dituangkan dalam kesepakatan bersama parta pendukung koalisi pemerintahan.
    Kalau suatu masalah dihadapi oleh pemerintah, parta koalisi kabur, ngibrit ga tau kemana perginya ?
    Tidak bertanggungjwab, mau enaknya saja....!!
  6. Kekhawatiran parpol
    19.09.2011, 11:35 WIB
    Komentator: Panutan
    Masalah reshuffle sebenarnya kekhawatiran parpol yang kadernya takut dicopot, mereka mendorong dorong reshuffle tapi dengan syarat syarat ini itu harus sesuai dengan kesepakatan koalisi, giliran jabatan ribut kehilangan tapi giliran ada masalah yang dihadapi pemerintah semua ngibrit balik kanan kabur, mental mental kader parpol yang ditunjukkan sekarang
  7. Perjanjian.
    19.09.2011, 11:01 WIB
    Komentator: Hamzah
    Isi perjanjian sbb :
    1.Kinerja kurang memadai di diganti.
    2.Terindikasi/belum menjadi terdakwa wajib mengundurkan diri.
    3.Mengembalikan uang hasil korupsi.
    4.Tersangkut masalah sex,wajib mundur.
    5.Meminta maaf kepada Rakyat atas kesalahan yang telah diperbuat.
    Alhamdulillah.

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II