Rakyat Merdeka Online

Home


JOKO WIDODO DIKECAM BUDAYAWAN BETAWI
SINDIR CAGUB YANG KENAKAN BAJU KOKO & PECI
JUM'AT, 20 APRIL 2012 , 09:12:00 WIB

JOKOWI-BASUKI TJAHJA PURNAMA
  

RMOL. Pernyataan Joko Widodo (Jokowi) menyindir pasangan cagub yang tampil mengenakan peci dan baju koko saat pilkada hanya sekadar pencitraan, dikecam budayawan Betawi.

Kecaman terhadap pernyataan Jokowi datang dari Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Beta­wi (LKB), Tatang Hidayat. Tatang me­nilai, Jokowi sebagai salah se­orang cagub Jakarta tak patut me­lon­tarkan pernyataan yang menyu­dut­kan cara berpakaian seseorang yang menge­nakan peci dan koko.

Sebab, peci dan baju koko sudah masuk bagian dari budaya berpa­kai­an ala Indonesia bahkan bagian dari budaya Jakarta. “Jadi sangat disa­yangkan, bakal calon gubernur DKI Jakarta, kok ti­dak memahami ke­bu­dayaan ma­sya­rakat betawi,” ucap Ta­t­ang saat di­temui di kantor LKB di Jakarta, kemarin.

Sikap Tatang ini menimpali per­nyataan Jokowi yang dilontarkan saat mengunjungi markas salah satu me­dia di Jakarta baru-baru ini.  Ke­tika itu Jokowi ditanya mengapa me­milih mengenakan baju kotak-ko­­tak tidak mengenakan baju koko dan peci seperti kandidat lainnya.

Saat itu Jokowi menjawab.

“Ya bosenlah. Semua yang maju ke pilkada selalu pakai baju koko dan kopiah, biar kelihatan religius. Ju­jur, saya nggak suka dengan mo­del pencitraan kayak begitu. Pen­citraan kan tak harus dari sisi reli­gius saja,” tukas Jokowi seperti di­ku­tip dari Tribunnews.

Memang pasangan cagub Jokowi-Basuki Tjahja Purnama alias Ahok punya style pakaian khas. Pasangan cagub yang diusung koalisi PDIP dan Gerindra ini kerap tampil ber­balut kemeja kotak-kotak paduan warna merah, putih dan biru dongker.

Melanjutkan keterangannya, Ta­tang menilai Jokowi seolah-olah ti­dak tahu bahwa baju koko dan peci su­dah menjadi kearifan lokal bu­daya Betawi seperti laiknya baju adat, bahkan kini sudah menjadi iden­titas nasional.

Tatang mengatakan, seharusnya Jo­kowi menjunjung tinggi kebhine­kaan di Indonesia. Jadi jangan se­enaknya saja melontarkan pernyata­an yang mengusik keberagaman. Apa­lagi Jakarta yang dikenal seba­gai miniatur Indonesia karena dihuni oleh beragam suku.

“Jokowi harus­nya banyak intros­peksi diri sebelum mengucapkan se­suatu. Kan ada isti­lah mulutmu ha­rimaumu. Kalau jadi pemimpin ja­ngan asal bicara, karena bisa me­nim­bulkan keresahan war­ganya,” lan­­jut tatang.

Tatang menjelaskan, baju koko bagi masyarakat Betawi adalah baju ibadah yang biasa digunakan dan iden­tik sebagai pakaian mus­lim yang di­gu­nakan sehari-hari. “Nggak mung­­kin orang muslim bo­san meng­guna­kan baju koko,” tegasnya.

Untuk itu Tatang meminta Jokowi segera meralat pernyataannya ter­sebut dan meminta maaf kepada war­ga Jakarta. Menanggapi pernya­taan Tatang, Ketua Tim Pemena­ng­an Jo­ko­wi-Ahok, M Taufik,  me­ne­gaskan Jokowi tak bermaksud meng­hina siapapun.  Taufik menilai Ta­tang ha­nya sepotong-potong da­lam menela­ah pernyataan Jokowi. Da­ri situ per­nyataan Jokowi malah di­politisir.

“Mestinya melihatnya secara utuh dong. Saat itu kan Jokowi ditanya sa­ma wartawan soal alasan dia pakai baju kotak-kotak yang dinilai di luar ke­biasaan. Jadi nggak perlu di­po­liti­sirlah,” kata Taufik.

Taufik mencium ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang berniat menggembosi tingkat elektabilitas Jokowi yang tengah meroket. Se­ba­liknya dengan munculnya isu baju ko­ko dan peci ini popularitas dan elek­tabilitas Jokowi malah makin nanjak. “Jadi nggak akan ngaruh. War­ga Ja­karta cerdas, nggak akan ke­makan isu yang gitu-gituan,” tan­das­nya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
HIDAYAT-DIDIK RACHBINI CUMA DAPAT RESTU
PARPOL BELUM MAKSIMAL DUKUNG JAGONYA
AHOK YAKIN DAPAT TUMBANGKAN FAUZI BOWO
DIDIK J RACHBINI HERAN JAKARTA TAK PUNYA SOP TANGGAP GEMPA
POLITISI PKS: FAUZI BOWO TIDAK SOPAN!


Komentar Pembaca
Cetak SDM Berdaya Saing Tinggi, Kementerian PUPR Tingkatkan Komposisi Karyawan Teknis
 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dipercaya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mengge ...

Hari Buruh Dan Memperjuangan Peningkatan Kesejahteraan
blitz.rmol.co
 

Tamara Bleszynski, Sobrat Anggap Tamara Istri

Sobrat mengenalkan diri sebagai fan berat Tamara pada 2012. Sejak itu, Sob ...

 

Rachel Roy, Diterpa Isu Jadi Selingkuhan Jay Z

Sampai kemarin, akun media sosial perancang busana Rachel Roy masih dipenu ...

 

Kartika Putri, Mobil Ditabrak, Eh Malah Digodain Anaknya Sugiharto

Nasib nahas dialami Kartika Putri pada Kamis (21/4) malam. Toyota Vellfire ...

 

Rebecca Romijn, Kendall Jenner Bukan Supermodel

Kendall Jenner dan Gigi Hadid terus mendominasi runway hingga editorial ma ...

 

Ayu Ting Ting, Di TV India, Bilang Rumah Gadang Asal Papua

Ayu Ting Ting kembali digunjingkan di media sosial. Kali ini soal salah se ...

Berita Populer

78 Voters Desak KLB PSSI
Demo Melawan Dari Jakarta Utara, Lengserkan dan Tangkap Ahok
PPP Djan Faridz Bakal Disahkan Jadi Peserta Pilkada Serentak