Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Alex Noerdin: Palembang Bukan Banjir Tapi Sistem Drainase Belum Selesai
Jum'at, 27 April 2012 , 21:18:00 WIB
Laporan: Dede Zaki Mubarok

ALEX NOERDIN/IST
  

RMOL. Bakal calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta Alex Noerdin dan pasangannya Nono Sampono berjanji dapat menuntaskan masalah banjir ibukota dalam waktu tiga tahun. Namun, masalah yang hendak dituntaskannya ini rupanya terjadi pula di Palembang, daerah yang kini masih dipimpinnya.

Ketika ditanya mengenai hal ini, Alex mengaku masalah banjir di Jakarta dan Palembang berbeda.

"Itu beda. Itu bukan banjir. Pertama itu karena sistem drainase kita belum selesai. Kedua, tanggung jawab utama itu Walikota dibantu oleh Gubernur," ujar Alex Noerdin ketika di temui usai acara debat kandidat di Universitas Indonesia, Depok, Jumat, (27/4).

Menurut Alex, penanganan banjir di Jakarta dan Palembang pun jauh berbeda. Palembang yang daerahnya dipengaruhi sungai-sungai besar tentu penanganannya lebih sulit ketimbang Jakarta.

"Palembang itu dipengaruhi oleh sungai-sungai besar. Jakarta ada 13 sungai kecil yang datangnya dari daerah luar," katanya.

Maka dari itu, Alex menambahkan, penanganan masalah banjir tak bisa dilakukan hanya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saja. Melainkan harus melibatkan pemda lain yang daerahnya ikut dialiri sungai-sungai tersebut.

"Tak bisa ditangani oleh Jakarta sendiri. Apa yang dikatakan Bang Yos itu benar tentang Greater Jakarta, Jabodetabek, yang Kepresnya sudah ada tinggal dijalankan saja," ucapnya.

Sebelumnya, Alex Noerdin berjanji dalam tiga tahun Jakarta akan bebas banjir dan macet. "Kalau selama tiga tahun tidak berhasil, kami siap mundur," katanya. [mar]


Baca juga:
Rektor UI: Mahasiswa Inginkan Gubernur yang Punya Visi dan Misi Kongkrit
LAMBAIKAN TANGAN
Hidayat Merasa Cukup Didoain Kiai Said Aqil
Alex-Nono Pamer Massa Di Senayan
Foke-Nara Cari Suara Dari Alumni Tebuireng Jakarta

Komentar (11)

Nama
Judul
Komentar
  1. Katakan Tidak...
    01.05.2012, 13:40 WIB
    Komentator: Gokil
    Katakan tidak untuk Cagub DKI Alex nurdin dan Fauzi bowo....banyak sesumbar, kenyataan jauh panggang dari api.. tidak..tidak...tidak.
  2. cugito
    29.04.2012, 06:55 WIB
    Komentator: Markuwat
    tipe2 orang yg suka ngeles.... cuman cari alasan..
  3. Hahaha ... setali tiga uang
    28.04.2012, 08:36 WIB
    Komentator: arief
    Setali tiga uang dengan mr. jari tengah, mr. kumis tebel tapi nyali tipis, banjir disebut bukan banjir tapi genangan. Rakyat tidak melihat mau genangan mau meluap dari sungai, yang dilihat oleh mereka adalah jumlah air banyak yang bikin sebel.
  4. Perlu bukti
    28.04.2012, 08:15 WIB
    Komentator: Wong deso
    Jakarta bukan perlu njanji ... perlu bukti masak nangani daerah asal aja ngak mampu kok... Di Jakarta kasusnya ya sama Draenasi belum selesai.... mari kita hati-hati memilih pimpinan yang akan datang , jangan sampai terperosok yang kedua kali.
  5. Perlu bukti
    28.04.2012, 08:15 WIB
    Komentator: Wong deso
    Jakarta bukan perlu njanji ... perlu bukti masak nangani daerah asal aja ngak mampu kok... Di Jakarta kasusnya ya sama Draenasi belum selesai.... mari kita hati-hati memilih pimpinan yang akan datang , jangan sampai terperosok yang kedua kali.
  6. Pasti Gagal
    28.04.2012, 07:36 WIB
    Komentator: Kebo Jirum
    Cagub yang merasa mampu membenahi banjir dan kemacetan, pasti tidak akan dipilih alias gagal, karena tidak masuk akal ? Alisan asbun, Jakarta penduduknya mayoritas berpendidikan, apapun yang dijanjikan bila tidak masuk akal akan ditolak.
  7. www.anakpesat.blogspot.com
    28.04.2012, 07:13 WIB
    Komentator: anakpesat
    Oom Nurdin, coba liat www.anakpesat.blogspot.com, biar kebanjiran cacian
  8. ko sama Palembang dan Jakarta alasannya?
    28.04.2012, 00:59 WIB
    Komentator: wawan s
    Bang Kumis juga punya alasan Jakarta bukan banjir,hanya genangan air saja, Palembang juga sama hanya genangan air saja. Weleh2 kalau begitu harus ada definisi yg tepat berapa cm dari tanah dikatakan banjir dan berapa cm dikatakan genangan ....Dari pada pusing2 berdebat beginian, lebih baik kita lupakan saja ke 2 nya ini ... tunggu 3 tahun nanti... hanya genangan air saja kok dibilang banjir??? mau bilang apa kite paling2 gigit jari.... wassalam....
  9. tukang ngeles..
    27.04.2012, 22:17 WIB
    Komentator: paijo
    preeett..gak jelas gimana teknis dan strateginya..ntar kalo jkt klelep paling2 ngeles lagi..ooo ini krn curah hujannya tinggi sekali..ooo ini karen badai el-nina...oooo ini karena pendangkalan sungai...
  10. Banyak omong
    27.04.2012, 22:14 WIB
    Komentator: Usil
    Masa' sudah 3 tahun drainage tidak selesai2.
    Gimana mau ngurus Jakarta??
    Siapa yang masih mendukung Alex, benar2 tidak punya otak alias GUOBLOK.
  11. Banyak omong
    27.04.2012, 22:14 WIB
    Komentator: Usil
    Masa' sudah 3 tahun drainage tidak selesai2.
    Gimana mau ngurus Jakarta??
    Siapa yang masih mendukung Alex, benar2 tidak punya otak alias GUOBLOK.

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II