PTN PENGHASIL KORUPTORKetua PBNU: David Tobing Diminta Cabut Gugatan
Selasa, 08 Mei 2012 , 23:00:00 WIB
 |
RMOL. Statemen Marzuki Ali yang dinilai kontroversial memang perlu dikritisi. Namun tidak semau persoalan harus diselesaikan melalui jalur hukum. Apalagi menyangkut persoalan yang tidak substansial.
"Saya berharap Pak David Tobing mencabut gugatannya. Langkah beliau kurang substantif dalam konteks membangun peradaban manusia." Kata Sulthan Fatoni, Ketua Badan Kominfo dan Publikasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Selasa, 8/5).
Menurut Sulthan, jalur hukum adalah langkah terakhir untuk mendapatkan keadilan. Selagi dapat didiskusikan, dimusyawarahkan, tidak perlu membawa persoalan ke ranah hukum.
"Saya juga alumni pascasarjana UI. Bagi saya pernyataan Pak Marzuki hanya sebatas persoalan etika, bukan ketidakadilan. Kalaupun itu kesalahan fatal pasti sanksi sosial akan beliau terima. Kritik dari mana-mana ini saya anggap sanksi sosial untuk Pak Marzuki. Jadi tidak perlu digugat ke pengadilan," kata Sulthan.
Sulthan menambahkan, kelompok masyarakat yang diuntungkan kondisi akan lebih bijaksana jika tidak terus-terusan mempertontonkan sesuatu yang tidak substantif. jika David Tobing merasa terluka lebih tepat melaporkan Marzuki Ali ke Badan Kehormatan DPR, "Laporkan saja ke BK DPR, atau ke Komnas HAM." Usul Sulthan. [arp]
-
Tidak perlu di tuntut
10.05.2012, 08:30 WIB Komentator: bowo |
| Marzuki tidak perlu di tuntut, cukup bubarkan Demokrat di 2014. Korupsi yang dilakukan secara masif dan berkelompok tidak di pengaruhi oleh asal-usul anggota nya. Keinginan suatu kelompok dalam hal ini Demokrat untuk menguasai Indonesia telah mendorong mereka melakukan manipulasi suara melalui KPU dan manipulasi APBN untuk mempertahankan eksistensi nya. Pertumbuhan Demokrat yang luar biasa cepat tidak dilakukan secara wajar namun penuh dengan manipulasi. |
-
korupsi dimana2, faktanya triliunan digarong orang2 pinter
09.05.2012, 14:47 WIB Komentator: gunawan |
korupsi itu karena iman tipis, watak maling, dan ada kesempatan. yg dapat kesempatan tidak banyak, dan yg tidak banyak itu adl orang2 terdidik. orang2 terdidik itu alumni PT ternama: UI, UGM, ITB, IPB, Undip, Unair, dll.
Jadi pernyataan bang juki itu? Si david tobing cuma cari popularitas. semua orang digugat. kerjaan dia ya menggugat orang. aneh juga bisnis jaman skrg: menggugat, trus lu berani berapa? gue akn cabut |
-
Saya Mendukung Pernyataan Marzuki
09.05.2012, 09:18 WIB Komentator: Ocoy |
| Saya mendukung pernyataan Marzuki Ali bahwa sebagian besar oknum pelaku korupsi yang menjadi pejabat dinegeri ini adalah orang terdidik dari univ.ternama negeri ini (UI,UGM,ITB,IPB,UNAIR,ITS, dll) mereka lihai cara mengkorupsinya dan lihai juga menyembunyikannya,sehingga terendus tapi tidak terasa dan bagi alumni yang tidak korupsi jangan tersinggung sebab rakyat sudah muak, termasuk si David Tobing itu, kalau kau tidak korupsi jangan tersinggung kecuali kau adalah bagian dari korupsi itu sendiri. |
-
Saya Mendukung Pernyataan Marzuki
09.05.2012, 09:18 WIB Komentator: Ocoy |
| Saya mendukung pernyataan Marzuki Ali bahwa sebagian besar oknum pelaku korupsi yang menjadi pejabat dinegeri ini adalah orang terdidik dari univ.ternama negeri ini (UI,UGM,ITB,IPB,UNAIR,ITS, dll) mereka lihai cara mengkorupsinya dan lihai juga menyembunyikannya,sehingga terendus tapi tidak terasa dan bagi alumni yang tidak korupsi jangan tersinggung sebab rakyat sudah muak, termasuk si David Tobing itu, kalau kau tidak korupsi jangan tersinggung kecuali kau adalah bagian dari korupsi itu sendiri. |
-
lebay
09.05.2012, 08:19 WIB Komentator: lebay |
| wahai masyarakat kampus marilah kita mengintropeksi diri janganlah kita tanggapi secara berlebihan apa yang di sampaikan ketua DPR itu,menurut saya tidak ada satu perguruan tinggi atau sekolah2 dan guru2 serta dosen2 pun yang mengajarkan korupsi tetapi bibit2 dan benih korupsi itu ada sejak di bangku pendidikan semenjak orang itu mengenal dan berorganisasi di masa pendidikannya mulai dari SMP sampai perguruan tinggi.contoh dalam berorganisai baik itu osis maupun senat anda melakukan suatu kegiatan,dalam kegiatan itu apapun kegiatannya anda membuat proposal kegiatan tentunya didalam proposal pokok utamanya adalah anggaran,tanpa anda sadari anda me mark up anggaran itu dengan alasan biaya lain2 atau tak terduga,setelah kegiatan selesai ada kelebihan dana lantas dana itu anda bagi2 sesama panitia kegiatan dengan alasan uang lelah atau uang saku apapunlah jenis alasannya yang jelas kelebihan dana itu tidak di kembalikan ke kas osis atau senat, disitulah letak benih korupsi itu berada karna udah terbiasa seperti itu maka terjadi juga dalma mengurus hal yang lebih besar lagi yaitu negara ini...marilah kita renungkan pendapat saya ini wahai aktivis kampus.......... |
-
Ayo laporin juki
09.05.2012, 08:17 WIB Komentator: Hernanto |
| Ayo laporin juki ke BK. Rame rame bikin mosi tdkpercaya. Cuman ada benernya si juki ini |
-
- semua pd cari panggung..dodol!!
09.05.2012, 08:15 WIB Komentator: fakirmiskin |
| Geli,miris,liat bangsa indon geger soal ecek2..percis pemain sinetron semua..cari panggung! |
-
cugito
09.05.2012, 07:05 WIB Komentator: Markuwat |
udahlah kyai ... urusin umat aja ... pingin jadi mentri ya....
juki ini kan lulusan dari perguruan tinggi kecil gak terkenal.... jadi gitulah cara dia untk memperkenalkan kampusnya yg kecil itu..... |
-
Goblok
09.05.2012, 06:54 WIB Komentator: Markuwat |
| Saya ga habis pikir dengan David Tobing yg ga bisa engeh (yg ga bisa ngerti) dengan apa yg dismpaikan Pak Marzuki Alie. Satu kata untuk David Tobing....GOBLOK ! |
-
NU pasang badan untuk juki
09.05.2012, 05:17 WIB Komentator: markuwwat |
| wah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sekarang udah jadi body guardnya si juki rupanya. Sulthan Fatoni ada deal apa kowe sama si juki? |
-
Orang sekolahan hampir semua pada rusak
08.05.2012, 23:34 WIB Komentator: Reza |
| Orang NU juga sekarang sudah jadi sarang maling, demikian juga dg alumni Pesantren sama juga dg alumni UI, ITB, pada doyan korupsi semikian juga dg alumni AKBRI dan AKPOL juga sama juga rusaknya sebab kalau di Indonesia hampir rata2 orang pintar alias orang sekolahan sudah pada rusak |
-
SEDERHANA SAJA
08.05.2012, 23:24 WIB Komentator: Seksi |
| Jika yang mengucapkan bukan Marzuki niscaya tidak seheboh ini, artinya apa orang pada gak suka dengan parta* demokrat. |