Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Tiga Wartawan Ditangkap Polisi Malaysia Gara-gara Miskom
Jum'at, 11 Mei 2012 , 20:08:00 WIB
Laporan: Yessy Artada

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Penahanan yang dilakukan polisi diraja Malaysia terhadap tiga wartawan Indonesia bisa terjadi karena salah komunikasi.

Demikian disampaikan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Nusa Tenggara Barat, Farouk Muhammad.

"Saya menilai ini karena terjadi miskomunikasi," ucapnya saat mendampingi tiga wartawan mengelar jumpa pers di gedung DPD, Senayan, Jakarta (Jumat, 11/5). Untuk diketahui, Farouk adalah pemimpin Delegasi Tim Penelusuran Penembakan Tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia pada (7-10/5)

Maksudnya, polisi salah menangkap wartawan Kompas, Ilham Khoiri, wartawan Harian Seputar Indonesia, Zen Teguh Triwibowo dan wartawan Harian Media Indonesia, Muhammad Fauzi.

Polisi menangkap ketiganya karenai diduga masuk gedung tanpa seizin dan bisa didenda tiga tahun penjara. Gedung ini diduga menjadi tempat 'eksekusi' tiga TKI oleh polisi diraja Malaysia.

Padahal, ketiga jurnalis ini sempat melakukan salam serta ketukan pintu berkali-kali, tidak dijawab pemiliknya. Karena pintu pagar tidak terkunci ketiga jurnalis memberanikan diri memasuki sebuah gedung. [arp]


Baca juga:
Inilah Kronologi Penangkapan Tiga Wartawan Indonesia di Malaysia
DIINTEROGASI POLISI
Tiga Wartawan Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia
Hendardji Soepandji Jadi Dubes Malaysia?
Malaysia Ngotot, Dewan Pembina Demokrat Setuju Perang

Komentar (1)

Nama
Judul
Komentar
  1. Arogansi Malaysia
    12.05.2012, 10:18 WIB
    Komentator: Rakyat Kecil
    Malaysia sudah lama Arogan dan Besar Kepala, karena mereka sudah memandang sebelah mata terhadap kewibawaan Pemerintah kita. Contoh konkrit sudah sangat banyak : Mereka bertindak sewenang-wenang terhadap batas wilayah negara, mereka menembaki dan memperlakukan nelayan kita seenak perutnya di peraian kita sendiri, mereka memperlakukan TKI kita tidak manusiawi, mereka memukul dan menembaki warga kita sesuka hatinya, mereka mengklaim kesenian Indonesia menjadi miliknya. dll...dll.. Kita hanya hanya bisa diam, berkominikasi....dan berkomunikasi....!. Akhirnya mereka berkesimpulan : Apapaun yang mereka lakukan terhadap warga negara dan Bangsa Indonesia, kita diam dan tidak akan berani berbuat apa-apa !.

Githok

blitz.rmol.co
 

Prisia Nasution, Susah Jadi Istri Jokowi

Setelah bermain cemerlang dalam film Sang Penari serta Laura & Marsha, ...

 

Iba, Payudara Jolie Diangkat

Bukan rahasia lagi, kalau Jennifer Aniston sakit hati saat tahu Brad Pitt, ...

 

Mila Kunis, Diinginkan Bikin Video Porno

Mila Kunis menempati posisi pertama sebagai selebriti yang video pornonya ...

 

Raffi & Luna Pedekate?

Restu didapat asal Luna sayang sama ibu dan keluarga Raffi. Namun umur jad ...

 

Beredar, Foto Bugil Mirip Sefty Sanustika

Sefty Sanustika bikin heboh. Pasalnya, telah beredar di internet, beberapa ...

 

Aishwarya Rai, Cuek Dihujat Gemuk

Aishwarya Rai memukau di red carpet Festival Film Cannes ke-66 di Paris, P ...

 

Venna Melinda, Minta 40 Juta Per Bulan, Venna Kesal Di-bully

Venna Melinda disebut-sebut membahas empat persyaratan agar bisa rujuk den ...

 

Kiki Beberkan Foto Markus & WIL Di Ranjang

Wanita lain itu-itu aja. Patut diduga ada perselingkuhanGugatan perceraian ...

 

Miranda Kerr, Underwear Dicolong ABG Badung

Pakaian dalam Miranda Kerr dicuri. Para pelakunya, The Bling Ring, istilah ...

www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II