PDI Perjuangan Desak Dewan Energi Nasional Terbuka
Kamis, 17 Mei 2012 , 10:50:00 WIB
![]() DEWI ARYANI/IST | |
RMOL. Dewan Energi Nasional (DEN), lewat anggotanya Rinalydi Dalimi, sudah terlanjur mengatakan bahwa Indonesia tidak mungkin membangun dan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN karena selain uranium Indonesia tidak ekonomis, tidak akan diizinkan dunia internasional, juga karena Indonesia merupakan kawasan gempa.
Karena itu, anggota Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, meminta DEN untuk memaparkan secara ilmiah alasan-alasan tersebut. DEN juga harus mengkaji semua aspek, serta menyampaikannya secara terbuka kepada publik untuk mendapat respon balik dari semua pihak.
"PLTN akan membawa dampak dalam semua aspek kihudupan, baik yang menguntungkan maupun tidak menguntungkan. Jadi harus diukur manfaatnya dan benefitnya," ungkap Dewi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 17/5).
Dengan kajian yang transpran dan melibatkan semua pihak, ungkap Dewi, maka apapun kebijakan pemerintah bisa didukung publik.
"Apalagi sektor energi adalah termasuk public goods. Sekali lahi, semua yang terkait dengen energi, harus dipertimbangkan matang dan semua resiko dihitung dalam jangka panjang," demikian Dewi. [ysa]
















