Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Muhammad Mufti Azis: Harus Diakui, Komisi VIII Sangat Fair
Kamis, 17 Mei 2012 , 22:28:00 WIB
Laporan: Ari Purwanto

DPR/IST
  

RMOL. Harus diakui, Komisi VIII sangat fair dalam melakukan kunjungan ke Stockholm, Swedia. Pasalnya, anggota Komisi VIII sangat kooperatif dan dengan tangan terbuka menerima usulan untuk didampingi oleh mahasiswa selama melakukan kunker.
 
Demikian disampaikan Koordinator Pusat PPI Swedia, Muhammad Mufti Azis dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis  malam (17/5).

"PPI Swedia harus fair, kami diizinkan untuk mendampingi Komisi VII selama kunker di Stockholm," ujarnya.

Di masa mendatang, sambung Muhammad Mufti Azis, diharapkan kedua belah pihak baik dari PPI Swedia dan DPR memiliki hubungan yang bermutualisme.

"Diharapkan kami bisa berperan lebih terhadap isu esetaraan Gender, termasuk yang menyangkut aspek-aspek lokalitas di Swedia," imbuhnya.

Pada 1-3 Mei lalu, Komisi VIII DPR RI telah mengunjungi Stockholm. Mereka datang untuk mencari data terkait agenda program legislasi nasional (Prolegnas), RUU Kesetaraan Gender. [arp]


Baca juga:
PPI Portugal Benar-benar Kecewa Pada Komisi I
Jadi Juara di Cultural Week, PPMI Pakistan Gelar Tasyakuran
Foto SBY Belum Digantung di Gedung DPR
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan se-Indonesia Ngumpul di Jatinangor
Milad Ke-52, PMII Bertekad Pecahkan Rekor Muri

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II