Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Ongkos Naik Haji 2012 Tetap di Angka 30 Juta
Permintaan Anggota DPR ke Menteri Agama
Kamis, 24 Mei 2012 , 09:06:00 WIB

ILUSTRASI/IST
  

RMOL.DPR tolak usulan pemerintah yang menginginkan kenaikkan ongkos naik haji tahun ini menjadi 3715 dolar AS. Kekurangan biaya komponen perjalanan diharapkan disubsidi bunga setoran awal calon haji.

Anggota Komisi VIII Sayed Fuad Zakaria mengungkapkan, perhitungan pemerintah biaya haji tahun ini adalah 3715 dolar AS atau sekitar Rp 34 juta, naik Rp 4 juta dari ONH tahun lalu. Rin­ciannya, Rp 2 juta untuk me­nutupi kenaikan biaya pener­bangan dan sisanya biaya pemon­dokan.

Alasan pemerintah, pertama har­ga minyak dunia yang mero­ket menyebabkan Avtur ikutan naik. Kedua, pemerintah Arab Saudi saat ini tengah membong­kar hotel dekat Masjidil Haram, sehingga pemerintah mencari lokasi penginapan lain yang jaraknya lebih jauh.

 “Kalau usulan seperti yang dikemukakan pemerintah, kami menganggap tidak masuk akal. Makanya, kami sepakat, tahun ini ongkos haji dilarang naik,” kata Sayed kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Jika benar kedua komponen itu menyebabkan biaya haji mem­bengkak, sambung Sayed, peme­rintah masih bisa menutupinya tanpa harus menaikkan ONH. Bisa dengan penghematan besar-be­saran pada komponen biaya ti­dak langsung Biaya Penyeleng­garaan Ibadah Haji 2012.

Misalnya, dengan menekan bia­ya operasional pemeliharaan infrastruktur, memperbaiki sis­tem pengelolaan keuangan dan sistem informasi. Bisa juga de­ngan menggunakan bunga bank dari setoran awal calon haji.

“Perhitungan kami, dari sim­panan setoran awal calon haji itu ada pendapatan bunga tambahan sekitar Rp 211 miliar dan sisa pe­laksanaan haji tahun lalu sebesar Rp 42 miliar. Jika ditotal kemen­terian agama punya kelebihan uang sekitar Rp 2,1 triliun. Itu bi­sa menutupi,” jelasnya.

Dia juga menilai, kualitas pe­rencanaan anggaran penyeleng­garaan ibadah haji bisa dikatakan buruk. Banyak pos-pos anggaran yang mestinya dihemat, tetapi tidak dilakukan. Ada juga sejum­lah komponen yang tumpang tindih antara pembiayaan dengan dana optimalisasi jamaah dan APBN.

“Kalau kesalahan manajerial ini bisa diperbaiki, saya yakin pe­merintah tidak perlu terus-terusan mengusulkan agar ONH naik. Banyak yang bisa dihemat dari per­baikan tata kelola itu,” tukas­nya.

Soal manajerial ini, contohnya adalah proposal biaya pemon­dokan di Mekkah. Pada rapat pem­bahasan bersama DPR bulan Januari, Menteri Agama Surya­dharma Ali mengatakan dengan tegas tidak ada kenaikan biaya pe­mondokan dari tahun 2011, yaitu rata-rata 3.700 real per jemaah.

Tetapi, dalam pembahasan panitia kerja, Menag justru minta ada kenaikan sebesar rata-rata 3.850 real per jemaah. Belum lagi disepakati, menag kembali merevisi agar naik rata-rata 4.500 real per jemaah.

DPR juga mengusulkan, agar biaya perjalanan bisa ditekan. Yakni, dengan membuka tender penerbangan sehingga ada per­saingan harga tanpa mengabaikan kualitas pelayanan. “Sebelum ditender, kami melobi dulu Garuda Indonesia untuk menekan biaya penerbangan,” tegasnya.

Dia mengusulkan, agar pene­tapan ONH ditentukan secara politik. ONH harus dicantumkan dalam RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji yang saat ini sedang digodok Komisi VIII. RUU tersebut merupakan revisi UU Nomor 13 Tahun 2008.

Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, ONH tahun ini belum dipastikan apa­kah akan lebih tinggi diban­dingkan sebelumnya. Namun, bila melihat perkembangan tiga komponen inti, kenaikan  biaya haji tak bisa dihindari.

Pertama melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar dari sebelumnya Rp 8000 menjadi lebih dari Rp 9000 per dollar. Ke­dua, kenaikan harga minyak du­nia yang ikut mendongkrak harga avtur. Dan ketiga, biaya sewa perumahan yang terus meningkat di Mekkah.

Ada Yang Aneh Dari Usulan Menag

Firdaus Ilyas, Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW

Ada ketidakwajaran dalam usu­lan kenaikan Biaya Penye­leng­gara Ibadah Haji (BPIH) yang tiap tahun terus tahun. Hal ini memunculkan kecurigaan, biaya yang diusulkan lebih besar dari yang seharusnya.

Harus diakui, besaran BPIH dipengaruhi inflasi dan sejum­lah biaya variabel komponen haji seperti penerbangan, kate­ring dan pemondokan.

Namun, jika melihat jumlah sim­­panan setoran awal calon haji yang begitu besar, mestinya ke­nai­kan berbagai komponen itu bisa ter­tutupi. Apalagi, selama ini bunga dari setoran awal itu tidak pernah dikembalikan ke calon haji.

Sayangnya, kementerian aga­ma tidak pernah mau membuka be­rapa angka sebenarnya dari bunga simpanan setoran awal calon haji itu. Karena itu, BPK dan KPK di­harapkan melakukan au­dit in­vestigasi terhadap sim­panan seto­ran awal calon haji itu.

ICW sendiri,hampir tiap ta­hun memberikan laporan kepada KPK, dugaan korupsi penyeleng­garan ibadah haji yang ditemukan ICW bahwa se­lalu terjadi peng­ge­lem­bu­ng­an harga biaya kegia­tan penye­lenggaraan ibadah haji yang ditanggung jamaah.

Selain itu, setiap warga Indo­ne­sia yang naik haji rugi sebe­sar 300 hingga 500 dolar AS atau pa­ling tinggi sekitar Rp 4,5 juta. Kerugian itu membuka celah penyimpangan anggaran pada lembaga penyelenggara haji Indonesia.

Melihat kondisi ini, ICW setuju agar penyelenggaraan haji diserahkan kepada swas­ta. Penyimpangan terjadi lantaran pengawas, pelaksaan dan penge­valuasi anggaran haji dilakukan oleh instansi yang sama.

Pemerintah diharapkan se­gera membuat kebijakan me­misahkan pengelolaan ibadah haji dari Kemenag. Kemenag cukup sebagai regulator, ope­rator ditangani badan tersen­diri yang fokus pada penge­lolaan ibadah haji.

DPR-Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan

Bahrul Hayat, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama

Pemondokan dan maska­pai jadi dua komponen penting dalam pembahasan BPIH. DPR-Pemerintah belum mem­peroleh kesepakatan biaya ke­dua komponen itu.

Pembahasan BPIH ini akan ber­lanjut pada pertemuan pihak Ke­menag, khususnya Ditjen Pe­nyelenggara Haji dan Umroh de­ngan Komisi VIII DPR RI. Per­temuan lanjutan itu diharap­kan bisa menghasilkan keputu­san.

Selain dua komponen itu, per­temuan juga akan memba­has biaya indirect cost dan juga direct cost. Komponen indirect cost mencakup dana optima­lisasi jemaah haji. Sedangkan untuk direct cost yang dibayar­kan langsung oleh para jamaah haji mencakup biaya mengenai pemondokan, transportasi, dan general service.

Menentukan biaya kedua kom­ponen itu perlu kehati-ha­tian. Karena kedua hal tersebut juga sangat tergantung dengan kon­disi pasar. Ini yang harus lebih dicermati DPR-Pemerin­tah. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
Wow, Utang Pemerintah Tembus Rp 1.903 Triliun
Rapor Merah Buat Pelayanan Publik
Kwik & Rizal Ramli Jadi Saksi Gugatan UU Migas
Baiknya, MK Putuskan RSBI Inkonstitusional
Pemerintahan Terancam Balik ke Era Orde Baru

Komentar (11)

Nama
Judul
Komentar
  1. ONH naik?
    26.07.2012, 14:37 WIB
    Komentator: angel dan dewi (tk)
    30 thn nenek kami pontang panting,mondar mandir ke pasar,dan 30 thn nenek kami menjual rujak ,pecel dengan di taroh di kepalanya,dan thn 2012 ini berangkat haji,mau di naik kan ONH nya? kami tidak ikhlas dunia akherat kalau ada yang korupsi dana ONH ini.pejabat pemerintahan kalau mau korupsi jual pencok/rujak/pecel taroh di kepala dulu biar tau penderitaan nenek kami.
  2. ongkos naik haji 2012
    26.07.2012, 14:23 WIB
    Komentator: erna hw
    saya setuju dng kata bpk sayed,ongkos hj jangan di naikan,tapi para pejabat pemerintahan di indonesia ini senengnya makan keringat orang,di mana ada sumber uang di situ mereka mengambil ke untungan.pinter semua dlm mendulang uang,pura - pura bodoh mencari jalan keluar,ya....... mudah - mudahan saja masih ada pejabat pemerintahan yang amanah,amin.
  3. kasian dong rakyat kecil
    13.07.2012, 07:09 WIB
    Komentator: siti
    Bp/Ibu DPR Komisi VII, anda semua adalah wakil rakyat. Mestinya anda memperjuangkan suara rakyat. Tolong diperjuangkan agar ongkos naik haji tahun ini tidak dinaikkan. Kalau anda tidak mau memperjuangkan hal itu, yang percuma saja. Ada pepatah habis manis sepah dibuang.
  4. ONH naik?
    10.07.2012, 12:51 WIB
    Komentator: kabul
    Mbok ya pengelola haji di Indonesia ini tidak hanya cari untung saja, mikir gitu lho dan ingat calon jemaah haji itu banyak yang bersasal dari buruh tani, pedagang kecil,dan lain-lain. Mereka menabung bertahun-tahun baru bisa melaksanakan ibadah haji. Jangan malah uang mereka dikorupsi.
  5. ONH 2012
    06.07.2012, 10:22 WIB
    Komentator: Hamba Allah
    Pemerintah jangan menaikkan ONH lagi, ONH sudah 4 tahun terbenam di Bank, mau dibawa kemana itu uang ?
  6. husnuzon
    06.07.2012, 10:21 WIB
    Komentator: ade
    Kalau saya setuju saja dengan kebijakan pemerintah baik itu kemendag atau apa lah asal jelas peruntukkannya, yang perlu dicermati adalah ada oknum yang bermain atas nama agama, terserah jabatan apa itu oknumnya karena bisa saja justru orang yang berilmu bisa memanfaatkan situasi, ya seperti jamaah haji itu sendiri dengan berbagai alasan kita dituntut untuk meridhoi tindakannya. Saya sangat berharap kepada Bapak Anggito agar kalau ada jamaah haji non quota sikat saja, merecokin, kasihan mereka yang sudah mendaftar lama melalui siskohat. Selamat Bapak Anggito
  7. Kenaikan ONH
    02.07.2012, 16:40 WIB
    Komentator: Putra
    Pemerintah berpikir semua yang naik haji banyak uang, ...........salah ..............tetapi tidak punya uangpun nabung karena ingin mejalankan perintah Allah ( Rukun Islam). Jadi sebaiknya ongkos naik haji tidak naik. Betul kata DPR ONH masih bisa di efisienkan, misalnya pengeluaran yang dikeluarkan depag untuk bimbingan manasik jadi double pengeluaran untuk calon jemaah haji dengan biaya bimbingan KBIH. Kasihan kan gara gara naik gak jadi pergi haji karena tabungannnya kurang. Terima kasih.
  8. mengenai onh 2012 mohon jangan naik
    28.06.2012, 09:33 WIB
    Komentator: nana
    karna berbarengan dengan masuk anak sekolah,mau menghadapi bulan suci ramadhan jadi akan lebih baik tidak naik onh tahun 2012,terimakasih
  9. Banyak uang yang tercecer
    25.06.2012, 19:04 WIB
    Komentator: Hamba Allah
    Untuk beribadah ke Tanah Suci selain ONH masih banyak biaya yang harus keluar termasuk biaya yang diminta Depag untuk Ongkos dari daerah asal ke Pondok Haji / embarkasi akan diminta sebesar - Rp.650.000,- per orang , belum lagi biaya pemeriksaan kesehatan dan imunisasi menginitis, dll.
    Sebaiknya kami sarankan biaya ONH itu sudah termasuk biaya tersebut diatas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan(KKN).Semoga kedepan Pemerintah lebih jeli dan lebih bijaksana lagi dalam urusan haji ini.
    Terima kasih
  10. Laknat Allah
    28.05.2012, 11:48 WIB
    Komentator: Abu Nadhira
    Kalau MenAg dan para bawahannya bermain-main dengan ONH tunggu saja laknat Allah akan menimpa mereka< kalau tidak di dunia ya di akherat.

    Semoga mereka dan kita semua mendapat hidayah dari Allah.
  11. Pemerintah Bodoh
    24.05.2012, 11:46 WIB
    Komentator: Jaidun
    dengan keadaan masyarakat sekarang pemerintah seakan-akan apatis dengan keberadaan mereka, buktinya adalah merencakan ada kenaikan ongkos Haji, ini merupakan tragis bagi rakyat kecil.
    Coba DPR sebagai wakil rakyat menegaskan bahwa, pemerintah harus malu dengan rakyatnya.... pemerintah hanya memperkaya diri, kelompok dan keluarganya saja....

    (Pemerhati)

Githok

blitz.rmol.co
 

Beredar, Foto Bugil Mirip Sefty Sanustika

Sefty Sanustika bikin heboh. Pasalnya, telah beredar di internet, beberapa ...

 

Aishwarya Rai, Cuek Dihujat Gemuk

Aishwarya Rai memukau di red carpet Festival Film Cannes ke-66 di Paris, P ...

 

Venna Melinda, Minta 40 Juta Per Bulan, Venna Kesal Di-bully

Venna Melinda disebut-sebut membahas empat persyaratan agar bisa rujuk den ...

 

Kiki Beberkan Foto Markus & WIL Di Ranjang

Wanita lain itu-itu aja. Patut diduga ada perselingkuhanGugatan perceraian ...

 

Miranda Kerr, Underwear Dicolong ABG Badung

Pakaian dalam Miranda Kerr dicuri. Para pelakunya, The Bling Ring, istilah ...

 

Eva Longoria, Organ Intim Kejepret Fotografer

Eva Longoria mengalami wardrobe malfunction yang sangat memalukan saat men ...

 

Pevita Pearce, Payudaranya Dipuji Dunia

Pevita Pearce dikenal memiliki tubuh yang seksi. Ternyata pujian ini ada j ...

 

Fairuz Dan Suami 6 Bulan Tak Bertemu

Di Twitter, Fairuz berkicau sakit hati seperti diselingkuhi. Dia berharap ...

 

Widy Vierratale, Rajin Check Up

Sibuk menyanyi, Widy vokalis Vierratale sangat peduli dengan kesehatan. Ap ...

www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II