Kamis, 24 Mei 2012 , 22:47:00 WIB
![]() | |
RMOL. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak pernah sepi dari kontroversi. belum selesai video porno mirip mirip anggota DPR, Karolin Margret Natasha, kini kasus asusila lain muncul.
Kasus dugaan tindakan asusila ini dilakukan oleh Ketua Fraksi Hanura DPR, Sunardi Ayub terhadap Bendahara Fraksi Hanura dan beberapa korban lainnya. Hal ini dilaporkan oleh Bambang Tirto, kemarin.
Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus, mendesak Badan Kehormatan (BK) DPR serius menggarap kasus ini.
Penuntasan kasus ini merupakan salah satu upaya mengembalikan kewibawaan dan kehormatan 560 orang wakil rakyat.
"Memprihatinkan karena DPR selaku wakil rakyat tidak bisa menjadi figur tauladan bahkan sekedar untuk menjadi seorang manusia bermoral," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/5).
Menurut Lucius, upaya membongkar kasus ini merupakan ujian keberanian BK DPR. Sebagai penjaga moral DPR, BK harusnya responsif dengan laporan yang disampaikan masyarakat. Apalagi, BK memiliki peran strategis dalam mendongkrak citra DPR. Karena itu, BK harus bertindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar etika. Keseriusan. [arp]

- janji palsu














