Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu: Indonesia Krisis Negarawan
Kamis, 24 Mei 2012 , 22:56:00 WIB
Laporan: Ari Purwanto

RYAMIZARD RYACUDU/IST
  

RMOL. Indonesia yang dulu dikenal sebagai Macan Asia, kini dilanda krisis pemimpin yang berkarakter negarawan.

Demikian disampaikan bekas Kasad, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam seminar bertajuk 'Merindukan Negarawan' di Grand Melia Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).

"Stok negarawan menipis karena kebebasan semu," kata Ryamizard.  

Masih kata Ryamizard, krisis tersebut menyebabkan krisis kepemimpinan. Akibatnya, terjadi krisis kepercayaan rakyat kepada Pemerintah.

"Saat ini, pemimpin bangsa lebih mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok dibanding kepentingan rakyatnya," imbuhnya.

Jika negarawan lebih mementingkan diri sendiri, maka pemimpin itu adalah pengkhianat negara dan harus dihukum.

Ryamizard juga meminta agar sipil dan militer bersinergi. Dengan diikat dalam supremasi sipil, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih beradab dan taat pada aturan-aturan hukum.

Sebelum menutup pembicaraannya, Ryamizard mengutip sebuah sajak dari abad ke 13. "Jika pandangmu silau oleh intan berlian dan telingamu tuli karena gemerincing emas dan perak sehingga kau tak dapat melihat dan mendengar suara jerit tangis rakyat yang tinggal di gubug-gubug, maka putuslah tali ruhmu dengan rakyat. Jika sudah begini, lalu siapa sesungguhnya sang negarawan sejati di Negeri Zamrud Khatulistiwa ini?" demikian Ryamizard. [arp]


Baca juga:
TOKOH OPOSISI
Mapikor: SBY Serius dan Nyata Memberantas Korupsi
Dubes Amerika Serikat Mulai Perhitungkan Tokoh Oposisi Indonesia
Kelemahan dan Kematian Hati Nurani Rezim SBY Dibakar di Gedung DPR
Gerakan Anti SBY Serukan Revolusi

Komentar (17)

Nama
Judul
Komentar
  1. RI 1
    15.07.2012, 11:11 WIB
    Komentator: Numacan
    Yusril izha mahendra Akan Tetap Serang Pemerintah
    Tunggu masa cikeas dan penjilat2nya ...
  2. Komentar : Biasa utk kita
    12.06.2012, 23:56 WIB
    Komentator: Nur Abdillah
    Setiap zaman ada hal baiknya dan juga ada hal buruknya. Setiap orang punya impian. Koreksi merupakan wujud keinginan akan nyatanya sebuah impian yg diidamkan. Bagai mana suatu yg baik utk kita ? akan sama mudahnya dg bagaimana baik utk saya? Tapi mewujudkannya jauh berbeda dan tidak sama tingkat kesulitannya
  3. - otak duit
    12.06.2012, 19:52 WIB
    Komentator: panjul
    Jgan cuma bisa menjelekan coba buktikan apa Ɣªήğ ngmong it lbh baik dr yg d omgkan,apa saja yg mampu kalian beri untk negara ini..jd rubahlah dari dr sndri kalo ingn merubh bgsa ini,
  4. legalkan ganja dan sabu
    30.05.2012, 22:54 WIB
    Komentator: BEM MARIJUANA
    gini aja , kalau memang benar atau tidak suatu pemimpin itu salah atau tidak benarnya hanya ALLAH yg tau semua . didunia cmn tempatnya dan sarangnya rekayasa. kalau dia salah dan melenceng dari amanah , siap2 pula lah dia dipanggang di neraka. pokoknya ane pilih pemimpin yang melegalkan ganja dan sabu . kalau tidak kesampean ane akan terus serang !!! kalu sudah dilegalkan itu akan aman2 aja . WOLLES boys ... "siapa pun pemimpinnya tetap BOB mARLEY Pemenangnya ...
    hahahahaha ... sundutttt coy ....
  5. bicara
    27.05.2012, 12:25 WIB
    Komentator: Arman
    Paling gampang bicara kalau sudah lengser dari jabatan, tapi paling susah berbuat kalau masih duduk di kursi jabatan, karena kursi tersebut takut hilang.
  6. MANA INTEGRITAS MU ?
    25.05.2012, 15:37 WIB
    Komentator: TENTARA PEJUANG 45
    Udh berapa jauh memperjuangkan Keluarga Pejuang yg masih tinggal di Asrama TNI, Pejuang yg gak punya Rumah sendiri. Mana negarawan mu waktu jd KSAD ? Keluarga Pejuang Kecewa Pak.
  7. Emang, Kalo Dasarnya Pencitraan Doang - Hasilnya Boong Ame Rampok.....
    25.05.2012, 12:22 WIB
    Komentator: Cahyo
    Gimane juga, yang demen ame "pencitraan" dan "boong",tu pasti deh , kagak jauh ujungnye penipu......dibelain dg sgala resep pan pasti ketauan aslinye, ya ngak ????
  8. omdo
    25.05.2012, 10:45 WIB
    Komentator: Zakaremut
    Zar.. Zar.. lu pandai komentar ya seakarang,lu jadi bintang 4 kan karena kolusi juga karena lu anaknya @ mantunya pejabat kalu gak ya lain ceritanya mungkin lu cuman ......ya ngerti dirilah, apa lu udah merasa punya jiwa negarawan gimana kalu kamu saja yang jadi RI 1 aku mau lihat kaya apa hasilnya yang milih aja gak akan ada apa lagi hasilnya jangan sok negarawanlah ngerti emang udah sembuh ya boyoknya
  9. @boediman a
    25.05.2012, 08:50 WIB
    Komentator: marhaen dekil
    yg bilang memilih SBY adalah kesalahan bangsa kan mereka2 para pecundang pendukung parpol yang kalah pemilu.
    Terus siapa sih tokoh yg harus dipilih agar @boediman a bisa mengatakan pilihan yang tepat. Pilpres 2009 calonnya ada tiga, sebutkan siapa yang tepat, pasti orang lain diluar pendukung yg anda sebutkan bisa jadi akan mengatakan sama dengan yg anda katakan, tapi mungkin saja tidak, karena mungkin kelompok diluar kelompok anda lebih memahami demokrasi, yg legowo dengan kekalahannya, yg siap menang dan siap kalah !
  10. politik abu2
    25.05.2012, 08:37 WIB
    Komentator: budi
    Apasih yg menjadi kriteria sesorang bisa disebut sebagai negarawan. Ketika kita beropini sesuatu sebaiknya harus jelas dan benar, jangan hanya mengetahui permukaannya saja dr apa yg diopinikannya. Karena opini bisa membawa hal yg baik dan buruk. Apalagi bila yg tidak mengerti apa yg diopinikan, maka bisa membawa kearah yg salah atas pemahaman opini tersebut. Bukan tidak adanya negarawan dibangsa ini, tetapi politik abu2 yg tidak memiliki arah. Politik lah yg membuat arah dan tujuan bangsa ini menjadi tidak jelas, sehingga membuat rakyat bangsa ini menjadi bingung dan tidak tahu harus berpegang pada apa.
  11. memilih sby adalah kesalahan bangsa
    25.05.2012, 08:35 WIB
    Komentator: boediman a
    di era sby ini memang semakin banyak yg melihat keadaan bangsa secara negatif. jelas ini akibat lemahnya kepemimpinan sby shg yg muncul di pikiran kita adalah skeptisisme serta perasaan cemas yg gak keruan2. kalau mau jujur ini adalah resiko dari bangsa yg bodoh, yg memilih pemimpin hanya berdasar pencitraan dan iklan. ini adalah kesalahan kita semua, bangsa yg lebih mementingkan "kulit", penampilan, formalitas, dan kepura-puraan, bukan bangsa yg mencoba mencari ksubstansi dan kualitas
  12. KRISIS PEMIMPIN JUJUR DAN AMANAH
    25.05.2012, 08:30 WIB
    Komentator: Joko Umbaran
    Indonesia banyak orang PINTER tapi KEBLINGER....INDONESIA butuh Pemimpin yang Cerdas, JUJUR dan AMANAH
  13. Lizal Lamli, Adie bedebah...anti neolib sowan ke pakar neolib
    25.05.2012, 06:35 WIB
    Komentator: Markuwat
    segala cara dilalkukan asal ga banyak keluar keringat.
    Diera Demokrasi begini masih berharap belas kasih AS untuk menjadikan dirinya jadi presiden ?
    Alamak....hey para mahasiswa tuuuuoollloul ha ha ha begitu tuh idolamu.
  14. - kembali kenegara republik kesatuan.
    25.05.2012, 02:01 WIB
    Komentator: rifki prihartono
    konstitusi negara ini telah bergeser dari kultur bangsa dg amandemem2 yg diciptakan oleh kelompok yg menginginkan kepentingan2 mereka sesaat..akibatnya tatanan brnegara n rakyat jadi terseret kearah yg tdk jelas tujuan bernegaranya..tawuran antar warga.kelompok,disintegrasi bangsa menginta*,dan mengancam keutuhan bercngsa dan bernegara dimana mana..Menimbulkan krisis moral, kepercayaan,krisis kepemimpinan , bila tdk segera dibenahi cepat atau lambat,suka tdk suka akn nendnggelamkan republik kesatuan..
  15. negara antaberanta
    24.05.2012, 23:39 WIB
    Komentator: trio gajah
    zaman reformasi ini kkn sungguh nyata sekali mulai dari hilir sampai hulu.............
  16. negara antaberanta
    24.05.2012, 23:39 WIB
    Komentator: trio gajah
    zaman reformasi ini kkn sungguh nyata sekali mulai dari hilir sampai hulu.............
  17. - kepitingan dan 7an masing
    24.05.2012, 23:27 WIB
    Komentator: sabri
    bnyk elit yg mementingkan 7an mereka dan kelompokx dlm jangka pendek.. Gimana agar bisa cepat naik jabatan/dipilih lagi./ berkuasa lg/ merancang uu agar kel ato kolega bisa masuk secara legal pd usaha negara yg sangat potensial untk mereguk keuntungan dll. Kami berhara di BPJS nanti tak ada satupun pihak swasta atau asing ikut andil dlm pengelolaanx... KARNA DISITU DUIT ORANG KECIL DAN MISKIN AKAN SANGAT BANYAK TERKUMPUL. !! enak aje ONGKANG2 KAKI DAPET RENTE.

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II