Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Alex Noerdin: Saya Datang Bukan untuk Mengadu Nasib
Kamis, 24 Mei 2012 , 23:12:00 WIB
Laporan: Dede Zaki Mubarok

ALEX NOERDIN/IST
  

RMOL. Cabug DKI Jakarta nomor urut 6 H Alex Noerdin menegaskan kedatangan dirinya ke Jakarta untuk mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI bukan untuk mengadu nasib, tetapi karena dirinya diminta Untuk membenahi Jakarta dari segala masalah yang disandang oleh Ibu kota ini.  

Hal itu ditegaskan Alex Noerdin menanggapi sindiran yang dilontarkan Cagub Incumbent Fauzi Bowo pada acara rekaman Program BBM Show di Stasiun Televisi Indosiar Jakarta, Kamis (24/5).

Foke sebelumnya bertanya apakah Alex Noerdin ingin mengadu nasib di Jakarta. Ini karena Jakarta memang seperti magnet yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi rakyat Indonesia sehingga mereka berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk mengadu nasib, bahkan saat ini Kepala Daerah pun ingin mengadu nasib di Jakarta.  

"Saya datang ke Jakarta karena dirinya diminta untuk membenahi Jakarta dari segala problematika yang disandangnya dari mulai masalah banjir, kemacetan, keamanan dan masalah masalah sosial lainya," katanya.  

Dan kesanggupan ini menurut Alex bukan tanpa dasar, tetapi karena pihaknya telah mempelajari tentang permasalahan yang ada di Jakarta disamping pengalaman yang dimiliki Alex semenjak menjadi Bupati Muba "Jadi saya Bukan mau mengadu nasib tetapi diminta" tegas Alex. Acara yang Diikuti 5 pasangan kandidat Cagub DKI Jakarta ini dipandu pakar Komunikasi Politik Effendi Gozali dan Pelawak Kelik Pelipur Lara.

Kelima Kandidat Cagub itu masing masing Alex Noerdin, Faisal Basri, Hidayat Nurwahid dan Hendarji Supanji serta Calon Incumbent Fauzi Bowo.  Kelima Cagub DKI itu menyanpaikan Visi dan Misinya untuk Pembangunan Jakarta kedepan seperti yang disampaikan Alex Noerdin dirinya akan mengatasi masalah Jakarta seperti Banjir dan macet dalam waktu 3 tahun sedangkan untuk Masalah kemanan akan diselesaikanya dalam waktu 1 tahun serta

Untuk masalah kesehatan dan Pendidikan pihaknya akan membebaskan Biaya Sekolah dan biaya berobat satu hari setelah dilantik.   

Ketika Menjawab pertanyaan Cak Lontong tetang perhatian Pemerintah pada Dunia Seni dan Budaya, Alex mengatakan nantinya akan direfitalisasi kembali tempat-tempat yang mewadahi para seniman dan budayawan, mengingat keberadaan gedung kesenian yang ada saat ini memang perlu pembenanahan. [arp]


Baca juga:
Spanduk Foke-Nara Dominasi Kembangan, Jakarta Barat
Menpera Berharap Hidayat Sediakan Rumah Murah Bila Terpilih
Pemilih Bingung di Pilgub Jakarta Masih Tinggi
Targetkan 28 Ribu Relawan, Alex-Nono Jamin Sediakan Asuransi
Mabes Polri Janji Tindaklanjuti Laporan Jokowi-Ahok

Komentar (7)

Nama
Judul
Komentar
  1. -
    25.05.2012, 16:27 WIB
    Komentator: La sukardi
    Saya pikir dengan potensi yg besar, pak alex lebih baik mencalonkan diri sebagai presiden daripada mencalonkan diri menjadi gubernur.
  2. Deal antara Foke dan Aminullah angkanya milyaran euy
    25.05.2012, 13:58 WIB
    Komentator: dari awal aminullah disiapakan foke untuk menduduki Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta
    AMINULLAH- OKNUM KPUD ..pendukung berat foke
    AMINULLAH DAN FOKE .BELUM LAMA INI BERTEMU EMPAT MATA DI KEDIAMAN FOKE

    AMINULLAH PUNYA TIM KHUSUS UNTUK MEMBUAT DPT BODONG ..

    AMINULLAH MASUK DALAM TIM SUKSES BAYANGAN YANG DI HIDDEN ..

    AMINULLAH MEMANG SUDAH DARI AWAL 2007 DISIAPKAN FOKE UNTUK MENANG SATU PUTARAN DI DKI ..


    Aminullah menjelaskan bila calon incumbent Fauzi Bowo yang beriklan dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI, maka hal itu sah-sah saja karena memang masih menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta. Bila ada baliho bergambar Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI dan dibawahnya ada tulisan HUT Jakarta atau 'jagalah kebersihan', maka itu dibolehkan.

    Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta Aminullah kepada wartawan hari ini. "Namun, Fauzi Bowo selaku incumbent dapat memasang iklan selaku Gubernur DKI saat masa tenang," katanya

    Rombongan yang dipimpin Ketua KPU DKI Dahliah Umar diterima oleh Nachrowi Ramli dan tim pemenangan Foke-Nara."Kami ke sini untuk bersilaturahmi sekaligus berkonsultasi tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan penjadwalan kampanye," ujar Dahliah didampingi anggota KPU DKI, Aminullah, Jamaluddin Hasyim, Suhartono, dan Sumarno.


    Deal antara Foke dan Aminullah angkanya milyaran euy ...dari awal aminullah disiapakan foke untuk menduduki Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta.
  3. - KPK
    25.05.2012, 13:58 WIB
    Komentator: sabri
    Apakah KPK SUDAH mempelajari laporan/berkas yg diserahkan olh WAGUB DKI.? Media tolong cek dan liputi kasus ini.
  4. MENGADU OPO ?
    25.05.2012, 08:37 WIB
    Komentator: Joko Umbaran
    kalau gak mengadu Nasib terus mengadu opo....adu kekuatan dan BERPETUALANG POLITIK DAN KEKUASAAN ya....ngurus SUMSEL saja belum beres....bayar tuh hutangProyek2 untuk Seagames kemarin di SUMSEL kan blm pada lunas, masak mau lari dari tanggung jawab
  5. MENGADU OPO ?
    25.05.2012, 08:37 WIB
    Komentator: Joko Umbaran
    kalau gak mengadu Nasib terus mengadu opo....adu kekuatan dan BERPETUALANG POLITIK DAN KEKUASAAN ya....ngurus SUMSEL saja belum beres....bayar tuh hutangProyek2 untuk Seagames kemarin di SUMSEL kan blm pada lunas, masak mau lari dari tanggung jawab
  6. Banjir di Palembang diatasi dulu bung....
    25.05.2012, 06:48 WIB
    Komentator: Bajuri
    Gimana mau mengatasi banjir di Jakarta, jika Alex Noerdin sbg Gubernur Sumetera Selatan, tidak bisa mengatasi masalah banjir di Palembang?

    Omong kosong dan hanya mengadu-nasib saja di DKI.
  7. - urban
    24.05.2012, 23:36 WIB
    Komentator: sabri
    sistem perekonomian/industri dan jasa yg sentralistik dijawa umumx dan dijakarta khususx membuat pulau jawa dan jakarta dikerubuti. Bersaing dng fair...itu baru JANTAN !!

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II