Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Gaga Batal Manggung, Indonesia Bisa Dipandang Negara Tidak Aman
Senin, 28 Mei 2012 , 23:45:00 WIB
Laporan: Ujang Sunda

LADY GAGA/IST
  

RMOL. Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menilai, batalnya konser Lady
Gaga bisa berdampak pada citra Indonesia di dunia internasional. Gaga-gara pembatalan itu, Indonesia bisa dipandang sebagai negara yang tidak bisa memberikan keamanan.

Lukman sebenarnya tidak masalah konser itu jadi digelar atau tidak. Tapi, dirinya sangat terpukul saat promotor Lady Gaga mengumumkan, Gaga tidak bisa hadir karena alasan keamanan Indonesia.

“Siapapun Lady Gaga itu, Indonesia bisa disimpulkan dunia tidak bisa memberikan keamanan pada acara tertentu. Akan lebih baik jika Polri yang tegas mengatakan tidak daripada promotor yang bilang karena alasan keamanan,” ujarnya dalam diskusi konstitusi dan keberagaman di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (28/5).

Politisi PPP ini melihat, sejak awal pemerintah tidak melakukan penanganan rencana konser Lady Gaga dengan komprehensip. Pemerintah seakan membiarkan pertentangan antara pendukung dan penolak konser ini. Pemerintah baru bereaksi saat masalahnya sudah akumulatif dan ruyam.

Harusnya, lanjut Lukman, sejak awal polisi sudah bisa mendeteksi apa yang terjadi. Bukan malah sikapnya saja tidak tegas. “Polisi kan punya intel. Harusnya bisa,” tegasnya.

Dia pun menyesalkan sikap Presiden SBY yang membiarkan para pembantunya beda sikap atas rencana konser ini. Harusnya, saat masalah terlihat makin membesar, Presiden SBY memberikan sinyal ke mana arah kebijakannya. “Sehingga para pembantunya bisa cari jalan keluar,” katanya.

Lukman menambahkan, negara harus bisa mengawal pembedaan sikap dan proses demokrasi di masyarakat. Kalau negara absent, dampaknya akan sangat bahaya. Demokrasi yang berkembang tanpa aturan bisa memukul sendiri utama demokrasi sendiri.

“Kalau tidak hadir, yang mayoritas bisa membungkam minoritas, yang minoritas bisa tidak menghormati yang mayoritas. Karenanya, negara harus hadir dalam silang sengketa di masyarakat. Pembiaran akan sangat berbahaya. Bisa timbul main hakim sendiri, kekerasan akan muncul dan pemaksaan kehendak dengan cara-cara anarkisme,” tandasnya.

Ketua Fraksi Gerindra MPR Martin Hutabarat menilai, perbedaan pendapat di masyarakat soal konser Lady Gaga adalah wajar. Sebab, Indonesia adalah negara yang sangat benar dengan penduduk yang sangat majemuk.

Tapi, perbedaan pendapat ini tidak akan jadi masalah kalau sejak awal polisi bisa memainkan peran dengan baik. Namun, sayangnya polisi tidak bisa bersikap tegas.

“Akhirnya, pendapat yang menolak dan yang mendukung makin kuat. Sehingga terjadi pertentangan besar di masyarakat,” ujarnya, di tempat yang sama.

Martin melanjutkan, sikap terakhir polisi yang menyatakan konser bisa dilaksanakan bisa promotor bisa memenuhi semua perizinan sudah benar. Namun, sikap itu sudah terlambat. Sebab, perbedaan sikap di masyarakat sudah sangat meruncing.

Lady Gaga sendiri sangat menyesal tidak bisa manggung di Indonesia. “Aku sangat minta maaf untuk para penggemar. Aku tidak ingin sebagian dari Anda terluka atau bahkan lebih. Karena Anda adalah segalanya bagiku,” tulis Gaga dalam akun twitternya, @ladygaga.

Gaga mengaku, dia sudah jatuh cinta dengan Indonesia. Karena itu, dia berjanji akan membuat sesuatu yang spesial untuk para penggemarnya di Indonesia sebagai pergangganti atas gagalnya konser dia.

“Aku akan berusaha membuat sesuatu yang spesial untuk Anda. Cintaku untuk Indonesia dan seluruh rakyatnya sudah tumbuh,” tulisnya lagi. [arp]


Baca juga:
KNPI Syukuri Lady Gaga Tak Jadi Manggung di Indonesia
SDA: Pembatalan Konser Lady Gaga Bukanlah Kemenangan FPI
Menag Apresiasi Pembatalan Konser Lady Gaga
Ketua Umum PBNU: Pemerintah Tak Boleh Ditekan Oleh Kelompok Manapun
Yang Penting Aman, Biarkan Pihak Penyelenggara Beropini Indonesia Tak Kondusif

Komentar (17)

Nama
Judul
Komentar
  1. MASALAH SEPELE
    10.06.2012, 18:33 WIB
    Komentator: KATRO
    MASA SBY SEBAGAI KEPALA NEGARA NGURUSIN YANG ECEK-ECEK BEGINIAN, PERCUMA JUGA PUNYA PEMBANTU2 YANG DI GAJI GEDE2
  2. Ketidak Tegasan Pemimpin
    31.05.2012, 19:49 WIB
    Komentator: Wan Abud
    Beginilah akibatnya kalau pemimpin tidak tegas dan peragu, akibatnya orang-orang di bawahnya juga ikut-ikutan tidak tegas, termasuk Kapolri. Guru kenc*ng berdiri, murid kenc*ng berlari. Lalu kita sebagai rakyat kecil bisa apa ?, paling-paling cuma bisa mengelus dada sambil bergumam :" Yah, beginilah wajah negeriku. Kapan ya akan muncul di negeri ini seorang pemimpin yang berani, tegas, lebih memikirkan kepentingan orang banyak dan memiliki kharisma".(ngimpi .... kali).
  3. yg malu mestinya polisi
    31.05.2012, 17:25 WIB
    Komentator: parno
    POLISI NGGAK MAMPU MENGATASI KEAMANAN,TAKUT PD GEROMBOLAN FPI YG CUMA SEGELINTIR. MESTINYA KAPOLRI MUNDUR LAH
  4. ga ga l
    29.05.2012, 11:47 WIB
    Komentator: wa bagong
    gaga yang gagal....sukurin
  5. gagak ..og gagak
    29.05.2012, 10:50 WIB
    Komentator: wiro sableng
    Lady Gaga itu bagian dari Industri. Dia datang karena dibayar, bukan mau aksi sosial disini.
    Tolol amat kita bila hanya untuk seorang Lady Gaga mesti ribut segala. Dengan konser dan berlaku aneh dia makin terkenal dan kaya.
    Lalu segerombolan inlander biar bisa dikatakan moderen dan punya life style, mati-matian menangisi dan membahas gagalnya konsernya, plus pengamat ganjen yang menghubungkan segala hal dengan si Gaga (seakan masalah Gaga jadi rumit dan negara ini bakal kiamat bila Gaga ngga boleh konser).
    Bisa ngga sih kita bangga dikit dengan apa yang ada pada kita ?? budaya dan alam kita tiada duanya, seni kita tidak ketinggalan (bahkan negara lain mau mencaploknya).
    Jadi berhentilah ngomongin si Gaga, dia bukan siapa2.
  6. lebay
    29.05.2012, 08:57 WIB
    Komentator: lebay
    hanya seorang pemuja set*n gak jadi konser di indonesia di bilang negara indonesia tidak aman,segitukah pemikiran seorang wakil ketua MPR menyedihkan sekali,tapi perl bapak wk MPR ketahui kemaren Inter milan datang ke indonesia aman aman saja tu.......dasar pemuja set*n....
  7. - Aman lawan Keadilan
    29.05.2012, 08:04 WIB
    Komentator: Pasir Kali
    Pak Lukman kan politisi, coba tanyakan pada pendukungnya berapa yg setuju konser Lady Gaga dan berapa yang tidak setuju?
    Kalau parta* Pak Lukman Islam maka lihatlah dari sisi baik dan buruknya. Dan janganlah hanya sekedar biar dibilang negara aman kemudian menyebabkan ketidaknyamanan didalam negara ini. Lebih baik himbau kepada pembeli tiket supaya duitnya buat nyumbang yg tidak mampu saja.
  8. Habib Onta Haram Jadah
    29.05.2012, 06:50 WIB
    Komentator: Grandong
    Negara dan Pemerintah sudah dijajah ormas2 anarkis yang sok moralis.
    Jenderal2 takut dan tunduk pada keinginan Habib2 Onta Fasis haram jadah,yang berkedok agama menebar ancaman dan ajaran kekerasan.
  9. Habib Onta Haram Jadah
    29.05.2012, 06:50 WIB
    Komentator: Grandong
    Negara dan Pemerintah sudah dijajah ormas2 anarkis yang sok moralis.
    Jenderal2 takut dan tunduk pada keinginan Habib2 Onta Fasis haram jadah,yang berkedok agama menebar ancaman dan ajaran kekerasan.
  10. PUSING SENDIRI
    29.05.2012, 06:14 WIB
    Komentator: UDIN BCL
    LADI GAGA JUGA BATAL KONSER DI AUSRALIA APA JUGA TERMASUK NEGARA YANG TIDAK AMAN..? BAPAK LUKMAN HAKIM SE ORANG WAKIL DPR COBA BERPIKIR DEGAN OTAK YANG JERNIHHATI YANG LAPANG.KALU BAPAK KELUAR STUDI BANDING ATAU MEMBANDINGKAN ISTERI BAPAK DENGAN ISTERI ORANG. SUDAH BANYAK NEGARA YANG MEMBATALKAN KONSER LADI GAGA BUKAN INDONESIA SAJA.
  11. FPI
    29.05.2012, 06:07 WIB
    Komentator: FPI
    Alasan cara FPI layak ditiru POLISI
    1. FPI tidak kenal supa menyuap
    2. Prosedur operasi dilaksanakan dengan tegas
    3. Aturan dikenakan pada siapapun tanpa pandang bulu
    4. Terus melakukan operasi walaupun dana tidak melimpah
  12. Memang Tidak Aman
    29.05.2012, 05:55 WIB
    Komentator: PENELOPE
    Situasi negara tidak akan pernah aman selagi masih eksis FPI = Forum Perusuh islam itu ada, mereka yang sesungguhnya ormas para berandalan Dan pengangguran mengatas namakan agama islam melakukan pemalakan2, pemerasan, kekacauan2, yang anehnya aparat Kepolisian takut menindak mereka.
  13. cugito
    29.05.2012, 05:50 WIB
    Komentator: Markuwat
    ah itu cuman masalah pembagian kue aja yg gak lancar.... promotor yg ngejual tiket termahal di dunia pinginnya untung se-banyak2nya.... sedang yg terkait cuman dibagi sedikit.... ya akhirnya dibatalinlah.....

    mangkanya jadi rumput itu jangan panjang sendiri... ntar kena babat..... coba mau ngebagi lagi keuntungannya sedikit lagi ke yg terkait.... beres deh..... manggung tuh radio gaga... eh laddy gaga......
  14. - Bangsa Besar
    29.05.2012, 05:28 WIB
    Komentator: Mukroni
    Nusantara mempunyai pengalaman sejarah negara besar, berspekulasi pada ketakutan akan menghambat muncul kembali menjadi negara besar, sangat disayangkan ?
  15. aman.
    29.05.2012, 01:12 WIB
    Komentator: Soetarto
    indonsia aman2 aja sampai suatu saat menjadi negara terosis terbesar di dunia.
  16. Anjing menggonggong khafilah berlalu....
    29.05.2012, 01:03 WIB
    Komentator: Rahmat
    Kenapa konser yang lain kok tidak ada masalah ya? Ini seni atau senewen sih? Boleh-boleh saja promotor atau management Mother Monster bilang apapun. Itu adalah hak dia. Walaupun di Indonesia banyak aksi pertunjukan yang lebih vulgar dari Lady Gaga, minimal ini bisa jadi preseden bagi kepolisian di tingkat polres dan polsek dalam memberi ijin keramaian, walaupun semua itu tidak terlepas dari masalah fulus, money... money... money...
    Siapa bilang Indonesia tidak aman? Toh dia tidak diijinkan konser bukan hanya di Indonesia!! Kok segitu aja repot sih.......
  17. indonesia aman
    28.05.2012, 23:44 WIB
    Komentator: wawan
    indonesia aman utuk pertunjukan yang bermoral.... dan indonesia memang TIDAK aman untuk pertunjukan yang TIDAK bermoral, pertunjukan bodoh tapi dibungkus dengan kebebasan berekspresi ...

Githok

blitz.rmol.co
 

Marissa Nasution, Nggak Suka Keringetan

Bintang film Namaku Dick, Cowok Bikin Pusing dan Kejar Cinta Javanua ini s ...

 

Sophia Mueller, Bikin Film Gandeng Mantan Suami

Debut Sophia Mueller (dulu Latjuba) menjadi seorang produser dan sutradara ...

 

Cara Delevingne, Tolak Leonardo DiCaprio

Rising star di dunia modeling ini rupanya tak muda dirayu lelaki. Buktinya ...

 

Prisia Nasution, Susah Jadi Istri Jokowi

Setelah bermain cemerlang dalam film Sang Penari serta Laura & Marsha, ...

 

Ibunya Rasti Kecewa Eza Dituntut 5 Bulan Bui

Eza merasa diperlakukan tidak adil. Ia memelas, sebagai orang susah harusn ...

 

Iba, Payudara Jolie Diangkat

Bukan rahasia lagi, kalau Jennifer Aniston sakit hati saat tahu Brad Pitt, ...

 

Mila Kunis, Diinginkan Bikin Video Porno

Mila Kunis menempati posisi pertama sebagai selebriti yang video pornonya ...

 

Raffi & Luna Pedekate?

Restu didapat asal Luna sayang sama ibu dan keluarga Raffi. Namun umur jad ...

 

Beredar, Foto Bugil Mirip Sefty Sanustika

Sefty Sanustika bikin heboh. Pasalnya, telah beredar di internet, beberapa ...

www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II