Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

PILPRES 2014

Orang Jawa atau Bukan Tak Penting, yang Utama Berkarakter Tokoh Jawa

 RABU, 30 MEI 2012 , 13:17:00 WIB | LAPORAN:

Orang Jawa atau Bukan Tak Penting, yang Utama Berkarakter Tokoh Jawa

ilustrasi/ist

RMOL. Sifat dan karakter tokoh Jawa memang paling memungkinkan diterima oleh semua pihak di Indonesia, dan ini sangat penting bagi seorang calon presiden. Sifat dan karakter tersebut adalah santun, bijak dan cerdas.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Center for Indonesian Regional and Urban Studies (CIRUS), Andrinof A Chaniago, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 30/5).

Namun Andrinof menegaskan bahwa isu primordial Jawa dan non-Jawa sudah mulai terkikis dalam Pilpres 2014. Karena itu, hal yang paling substansial bukan persoalan apakah capres tersebut keturunan Jawa atau bukan, melainkan apakah capres tersebut mampu mencitrakan diri sebagai orang yang santun, bijak dan cerdas sebagaimana tokoh Jawa atau tidak.

"Sebab ada juga orang Jawa yang tidak mencerminkan sifat orang Jawa, dan ada orang di luar Jawa malah lebih Jawa," ungkap Andrinof.

Sebelumnya, seakan ingin menegaskan siginifikansi isu Jawa dan non-Jawa, Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy mengatakan bahwa Hatta juga keturuan raja-raja Jawa. Nama belakang Hatta, Rajasa terkait terkait tiga raja di kerajaan Jawa. Yaitu Raja Ken Arok yang bergelar Sri Rangga Rajasa, Raden Wijaya yang bergelar Sri Kertarajasa dan Raja Hayam Wuruk yang bergelar Sri Rajasanegara. [ysa]


Komentar Pembaca
Gerakan Luruskan Kiblat

Gerakan Luruskan Kiblat

KAMIS, 25 AGUSTUS 2016 , 08:19:00

Tutup Diklat

Tutup Diklat

KAMIS, 25 AGUSTUS 2016 , 05:40:00

Perdana di Rumah Lembang

Perdana di Rumah Lembang

JUM'AT, 26 AGUSTUS 2016 , 01:20:00