Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Minyak Zaitun Turun, Mata Pencaharian Petani di Negara Eropa Terancam
Rabu, 30 Mei 2012 , 20:23:00 WIB
Laporan: Khairun Amala

MINYAK ZAITUN/IST
  

RMOL. Mata pencaharian para petani di negara-negara Eropa Selatan terancam. Lantaran harga minyak zaitun turun dan mencapai titik terendah selama 10 tahun terakhir di pasar global.

Beberapa serikat petani Uni Eropa mengatakan, penurunan harga minyak zaitun itu menyebabkan krisis bagi produsen di negara-negara kawasan Mediterania seperti Spanyol, Yunani dan Italia yang sudah terpukul akibat pengetatan anggaran pemerintah.

Menurut Data Dana Moneter Internasional, IMF, harga minyak zaitun ekstra premiun turun menjadi US$ 2.900 atau sekitar Rp 29 juta per ton di tingkat grosir. Penurunan harga minyak zaitun selama enam tahun terakhir ini mencapai 50 % per ton.

Salah satu penyebab turunnya harga minyak zaitun adalah standar kehidupan di negara-negara Mediterania yang terkena dampak buruk akibat pengetatan belanja negara guna mengurangi utang. Yang menyebabkan konsumsi minyak zaitun di negara-negara tersebut berkurang yang dimana para konsumen beralih ke minyak alternatif yang lebih murah.

Uni Eropa sejauh ini telah berusaha memberikan insentif kepada perusahaan-perusahaan untuk menumpuk minyak zaitun guna mengatasi surplus dan membantu para petani di kawasan pedesaan.

Zaitun merupakan salah satu dari makanan pokok di negara-negara utama penghasil zaitun, yakni, Spanyol, Italia, dan Yunani. [mar]


Baca juga:
Uni Eropa Minta G-20 Bantu Atasi Krisis
Prancis dan Jerman Kepingin Yunani Tak Keluar dari Zona Euro
Polandia Prihatin Dengan Kondisi Zona Euro
Kepala Kebijakan Uni Eropa Tawarkan Investasi di Myanmar
Uni Eropa Serukan IMF untuk Bantu Lebih

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II