Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Ulangan Orkestra 2008
Jerman vs Portugal
Sabtu, 09 Juni 2012 , 09:36:00 WIB

PELATIH JERMAN JOACHIM LOEW (TENGAH) BERSAMA PASUKANNYA
  

RMOL. Dua raksasa Jerman dan Portugal akan bertemu di grup B 16 besar Euro 2012 dini hari nanti WIB. Pelatih  Jerman Joachim Low punya resep jitu untuk mengalahkan Brazilnya Eropa tersebut.

 Jogi, panggilan akrab Low me­ngaku, dirinya sudah mem­pe­lajari permainan Portugal dan ­su­dah menentukan strategi yang paling tepat untuk Der Panzer pada duel di Stadion Lviv Arena, Ukraina. Di pertandingan nanti, Jogi melancarkan strategi untuk mengunci pergerakan bintang Portugal, Cristiano Ronaldo. Sudah bukan ra­hasia bila Por­tu­gal menggan­tung­­kan per­main­an mereka kepada bintang klub Real Madrid itu.

“Kita tidak akan berspekulasi, tetapi mengantisipasi. Portugal mampu bermain sangat cepat dengan cara teknis. Cristiano Ro­naldo sangat bagus berlari me­nusuk ke dalam jadi kami harus menutup pergerakan um­pan,” terang  Jogi.

Tidak hanya Ronaldo, Jogi  ju­ga mewaspadai Pepe dan Bruno Alves yang sudah kerap malang melintang bersama Portugal di laga internasional. “Bagi saya Por­tugal adalah salah satu tim de­ngan teknik terbaik di dunia. Pepe dan Bruno Alves memiliki pengalaman internasional dan itu­lah mengapa saya harus me­nga­takan bahwa mereka adalah tim yang berbeda dibanding pada tim di tahun 2008,”  lanjut Low.

Gelandang timnas Jerman Bastian Schweinsteiger juga  me­negaskan timnya harus ber­main agresif agar bisa menang di laga perdana. “Kami butuh ag­re­sivitas. Anda bisa me­me­nang­kan pertandingan bukan hanya dengan bermain atraktif. Selain itu yang terpenting adalah kami me­nunjukkan kebijakan ‘Jer­man’ sekaligus bermain atrak­tif,” ujar Schweinsteiger.

“Laga perdana penting (untuk dimenangkan). Itu bisa mem­be­rikan kami dorongan,” lanjut Schweinsteiger.

Tidak hanya Der Panzer yang berambisi mengantongi keme­nangan di laga perdana mereka. Portugal yang pernah dikalahkan Jerman di perempat final Euro 2008 lalu, juga berambisi meraih kemenangan

Seperti diketahui, di perempat final Ricardo Carvalho cs harus mengakui keunggulan Der Pan­zer dengan skor 2-3. Jerman hanya mampu menjadi runner up setelah kalah oleh Spanyol di babak final dengan skor 0-1.

 “Kami ingin menang, itu je­las, karena ingin memulai Euro de­ngan baik dan Jerman adalah tim yang hebat, mereka mencatat hasil bagus di beberapa turnamen ter­akhir. Tapi,  aku tidak suka meng­gu­nakan istilah ‘balas den­dam’ di sepakbola, karena bu­kan p­e­rang,” ujar Cristiano Ro­nal­do di situs resmi UEFA. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
Merokok Di Warsawa Denda Rp 1,7 juta
Tim Matador Diminta Jangan Jumawa
Karagounis Gagal Eksekusi Penalti, Polandia Berhasil Tahan Yunani
Babak Pertama Usai, Polandia Unggul 1-0 Atas Yunani
Siapa Bilang Si Tuan Rumah Tidak Ramah?

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar
blitz.rmol.co
 

Syahrini, Ditawari Jadi Barbie

Syahrini dikenal selalu berani tampil beda dalam setiap penampilannya. Kar ...

 

Ashley Greene, Gendong Monyet Di Bali

Liburan musim panas sudah tiba. Jutaan manusia yang punya hobi melancong m ...

 

Mikha Tambayong, Puji Keramahan Raffi

Sering chatting dan sudah jalan bareng. Tapi Mikha ragu karena Raffi berpen ...

 

Raline Shah, Grogi Nyanyi, Sukai Drama

Cewek Kutilang (kurus, tinggi, langsing) ini mulai terlihat lebih berani u ...

 

Melissa Etheridge, Sindir Angelina Jolie

Ternyata keputusan Angelina Jolie untuk melakukan mastektomi tidak selalu ...

 

Bebas, Jupe Santap Jengkol

Keluar dari rutan, Jupe seperti berjalan di red carpet. Pake baju seksi me ...

 

Kim Kardashian, Baru Lahiran Sudah Di-Bully

Sosialita dan bintang reality show ini baru saja melahirkan anak perempuan ...

 

Kate Moss, Siap Bugil Di Playboy

Supermodel dunia ini akan berpose bugil untuk majalah Playboy. Pose t ...

 

Ully Meninggal Di Pelukan Suami

Kenangan saat bersama Ully Artha, sangat sulit dilupakan oleh keluarga. Me ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Gotong Royong Ala Jepang


Buah yang Tidak Hanya Berputar di Wacana


Dalam Beberapa Hal, Taufik Kiemas Seperti Gus Dur