Sabtu, 09 Juni 2012 , 20:50:00 WIB
![]() RMOL |
RMOL. Suporter tim tamu yang paling banyak berkeliaran di jalanan ibu kota Ukraina Kiev pada minggu pertama Euro 2012 adalah suporter Swedia. Ini karena tim yang punya bintang Zlatan Ibrahimovich ini adalah tim tamu pertama yang akan main di Kiev, menghadapi tuan rumah Ukraina pada Senin, 11 Juni besok.
Tidak heran, sejak Jumat (8/6) kemarin banyak sekali terlihat suporter dengan kaus kuning biru dan tulisan Sverige, nama Swedia dalam bahasa asli mereka, di jalanan Kiev. Para suporter tim berjuluk the Viking itu makin mudah ditemui di kawasan Poshtova Ploscha di pinggir sungai Dnipier yang terdapat jembatan menuju Pulau Trukhaniv. Di pulau yang terletak di tengah sungai besar Kiev yang dalam bahasa Ukraina disebut Dnipro itu lah tedapat kamp khusus untuk suporter Swedia.
Rakyat Merdeka Online di Kiev Sabtu (9/6) siang, sempat mengunjungi Pulau Trukhaniv. Begitu keluar dari Stasiun Metro Poshtova Ploscha, stasiun kereta bawah tanah/subway, sudah terlihat kerumunan suporter Swedia di plasa di pintu keluar stasiun. Mereka mudah dikenali dari atributnya.
Dari stasiun ada jalan khusus pejalan kaki yang berjarak sekitar 1 kilometer menuju jembatan yang panjang yang menghubungkan dataran tepi kanan Sungai Dnipier dengan Pulau Trukhaniv. Baik di jalan menuju jembatan, maupun di sepanjang jembatan yang panjangnya tidak kurang dari 2 kilometer itu, mudah sekali ditemui suporter Swedia. Mereka ada yang berjalan keluar kamp, atau sebaliknya kembali pulang ke kamp, dengan menenteng belanjaan. Ada pula suporter yang memanfaatkan waktu luang dengan memancing dari atas jembatan. Ada juga yang baru datang, dan hendak masuk ke kamp.
Begitu tiba di Pulau Trukhaniv terlihat tenda warna kuning dengan tulisan Camp Sweden. Tenda itu dijaga beberapa relawan berpakaian merah dengan tulisan Swedia. Mereka bertugas mendata suporter yang datang.
Masuk ke dalam camp, terlihatlah para suporter negeri Skandinavia itu dengan aneka kesibukan menunggu saat pertandingan perdana tim kesayangan mereka. Ada yang bersantai di kafe, berjemur di pantai pinggir sungai, ada juga yang main perahu dan olahraga ringan seperti badminton.
Para suporter itu tinggal di tenda-tenda atau karavan. Meski tidak senyaman kalau tinggal di hotel, bisa ditebak para suporter itu tetap senang, karena bisa bergabung dengan sesama suporter sebangsa mereka. Selain itu, mereka juga bisa mengirit biaya karena tidak harus keluar biaya sewa hotel di Kiev yang selama Euro 2012 harganya naik drastis. [dem]
















