Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Foke Cagub Paling Tajir, Hidayat Paling Miskin
Rabu, 13 Juni 2012 , 09:37:00 WIB

FAUZI BOWO/IST
  

RMOL. Memiliki harta senilai Rp 59,3 miliar plus 325.000 dolar AS, Fauzi Bowo (Foke) jadi cagub Jakarta paling tajir alias paling kaya di antara para pesaingnya. Cawagub terkaya ditempati oleh Biem Benjamin dengan total kekayaan sebanyak Rp 33,029 miliar.

Sudah sepekan lebih petugas Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK memverifikasi harta kekayaan pasangan cagub-cawagub Jakarta. Proses verfikasi harta kekayaan ini adalah salah satu syarat bagi pasangan cagub untuk maju di Pilkada Jakarta.

Kemarin adalah hari terakhir petugas LHKPN KPK memverifikasi harta kekayaan para cagub. Cagub yang dapat giliran terakhir diverifikasi hartanya adalah Foke dan Hidayat Nur Wahid.

Dari hasil penelusuran sementara Rakyat Merdeka, Foke menjadi cagub paling tajir di antara para pesaingnya, dengan total harta kekayaan mencapai Rp 59,3 miliar plus 325.000 dolar AS. Berdasarkan LHKPN, harta kekayaan Foke pada 2010 sebesar Rp 46.935.609.591 dan 200.000 dolar AS, berarti ada peningkatan 13 miliar lebih.
Foke mengaku, saat melapor ke LHKPN KPK total hartanya pada tahun ini mencapai Rp 62 miliar. Namun setelah diverifikasi, ada koreksi sebesar Rp 2,9 miliar.

"Koreksi itu karena nilai surat berharga yang saya miliki itu ternyata tidak begitu besar. Ada sebagian yang sudah tidak dimiliki. Kemudian juga ada duplikasi pencatatan," kata Foke saat dijumpai di kediaman di kawasan Taman Suropati Menteng Jakarta Pusat.

Rincian harta Foke, harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Tangerang sebesar Rp 33.554.054.000. Adapun harta bergerak Foke berupa dua mobil Mercedes-Benz, motor Harley Davidson, dan mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp 1,1 miliar. Koleksi logam mulia, batu mulia, dan barang seni/antik tercatat senilai Rp 9,3 miliar.

Berikutnya surat berharga yang dimiliki Foke  bernilai Rp1,2 miliar , plus giro setara kas senilai Rp 1,5 miliar dan 200 ribu dolar AS. Sayangnya saat diminta rincian harta kekayaan pada 2012, Foke enggan mengungkapkannya. Ia mengalihkan perhatian wartawan dengan mengajak para jurnalis untuk berkeliling melihat-lihat sekitar rumahnya.

Di Kemang Jakarta Selatan, Hidayat Nur Wahid, juga turut diverifikasi harta kekayaannya. Setelah nyaris  2,5 jam petugas KPK bekerja, diketahui harta kekayaan jago PKS ini naik jika dibandingkan LHKPN yang diberikannya pada Maret 2012.

Harta Hidayat di LHKPN Maret tercatat total berjumlah Rp 11,7 miliar plus 5.000 dolar AS, kini setelah diverifikasi totalnya berjumlah Rp 12,1 miliar plus 7.500 dolar AS. Jika melihat hasil data hasil penelusuran koran ini, Hidayat termasuk cagub yang memiliki harta paling kecil dibanding cagub lainnya.  

Hidayat mengatakan, hartanya yang mengalami koreksi hanyalah tanah di Jonggol senilai Rp 360 juta dan uang tunai (Rp 58,5 juta). Koreksi tersebut dikarenakan nilai jual obyek pajak (NJOP) tanah tersebut meningkat.

Adapun rincian harta tidak bergerak milik Hidayat bernilai Rp 5,1 miliar. Sedangkan aset bergerak milik Hidayat tidak mengalami perubahan yakni senilai Rp 888 juta. Koleksi logam mulia Hidayat mengalami kenaikan dari Rp 63,6 juta menjadi Rp 195 juta. Surat berharga yang semula Rp 3,7 miliar, turun menjadi Rp 3,1 miliar. Adapun jumlah uang tunai, deposito, dan sejenisnya mengalami kenaikan dari semula Rp 2,4 miliar  menjadi Rp 2,5 miliar.

Hari ini sedianya harta kekayaan Ahok akan diverifikasi tim LHKPN KPK. Namun berdasarkan catatan LHKPN Ahok pada 2007, cawagub yang berpasangan dengan Jokowi ini memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 7,7 miliar. Saat dikonfirmasi Ahok mengaku tak tahu ada jadwal verifikasi LHKPN.

"Memang harusnya (jadwal verifikasi) saya minggu lalu, tapi saat itu jadwalnya berbenturan dengan agenda lain. Dan saat ini saya pun tidak tahu kalau besok tim LHKPN KPK akan memverifikasi harta saya. Saya baru diingatkan oleh asisten saya tadi," kata Ahok.

Menurut rencana tim LHKPN KPK akan mengumumkan hasil verifikasi harta para cagub-cawagub Jakarta pada 14 Juni 2012.

Kekayaan cagub lainnya, Hendarman Soepandji 32 miliar; Joko Widodo 27,2 miliar dan 9,876 dolas AS; Faisal Basri Rp4,2 miliar dan hasil penjualan rumah Rp 16,5 miliar; dan Alex Noerdin 19,694 miliar. [HARIAN RAKYAT MERDEKA]


Baca juga:
Alex Noerdin Berangkatkan Civitas Akademika Atmajaya ke Mekkah dan Perancis
Panwaslu: Bagikan Beras Bernomor Urut, Pasangan Hendardji-Ahmad Riza Terancam Pidana
IMMC: Dukungan Mengalir, Intesitas Isu dan Program Cagub Semakin Berkurang
Strategi Komunikasi Fauzi Bowo Beda dengan Cagub Lainnya
Ini Isu yang Jadi Perhatian Khusus Para Calon Gubernur

Komentar (4)

Nama
Judul
Komentar
  1. sams saja
    14.06.2012, 09:22 WIB
    Komentator: doni gundul
    di negri ini semua pejabat negara ga ada yg miskin... kaya semua... kenpa kays?????? sebab sebagian harta nya di dapat dari MALING.... gampang mengaudit harta pejabat, suruh mereka sumpah di dalam rumah ibadah, dengan ucapan mendapat laknat dan kematian pejabat dan keluarga nya, kemudian selidiki denag pembuktian terbalik atas harta nya. gua jamin ga ada pejabat negara yg berani....
  2. Di Jakarta banyak proyek.
    13.06.2012, 11:13 WIB
    Komentator: Cogito
    Tidak heran kalau Foke paling kaya.
    Di Jakarta banyak berdiri Mall2 dan Apartemen2 baru.
    Untuk mendapatkan ijin2 dan IMB, uang pelicinnya besar banget tuh.
    Belum lagi dari hasil2 proyek ini-itu, setoran uang parkir dan pajak STNK.
  3. Di Jakarta banyak proyek.
    13.06.2012, 11:13 WIB
    Komentator: Cogito
    Tidak heran kalau Foke paling kaya.
    Di Jakarta banyak berdiri Mall2 dan Apartemen2 baru.
    Untuk mendapatkan ijin2 dan IMB, uang pelicinnya besar banget tuh.
    Belum lagi dari hasil2 proyek ini-itu, setoran uang parkir dan pajak STNK.
  4. Di Jakarta banyak proyek.
    13.06.2012, 11:13 WIB
    Komentator: Cogito
    Tidak heran kalau Foke paling kaya.
    Di Jakarta banyak berdiri Mall2 dan Apartemen2 baru.
    Untuk mendapatkan ijin2 dan IMB, uang pelicinnya besar banget tuh.
    Belum lagi dari hasil2 proyek ini-itu, setoran uang parkir dan pajak STNK.

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II