Vence Rumangkang: Terserah Pak SBY Sikapi Rekomendasi Kami...
Rabu, 13 Juni 2012 , 09:37:00 WIB
![]() VENCE RUMANGKAN |
RMOL. Kalau tidak ada aral melintang, nanti malam Presiden SBY membuka pertemuan silaturahmi pendiri dan deklarator Partai Demokrat dengan seluruh jajaran pengurus dan anggota DPR dari partai berlambang mercy itu.
”Dalam pertemuan itu pasti ada keputusan penting. Nanti terserah Pak SBY menyikapi sikap politik itu,’’ tegas Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat, Vence Rumangkang, kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
Berikut kutipan selengkapnya:
Apa kira-kira keputusan penting itu?
Tunggu saja nanti saat pertemuan tersebut. Kalau dibilang dari sekarang, nanti nggak seru lagi, ha-ha-ha.
Apa ini terkait bersih-bersih di Partai Demokrat?
Itu salah satu yang akan diputuskan. Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat tentu akan menyampaikan sikap politik soal bersih-bersih di internal Partai Demokrat kepada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Bapak SBY seperti beliau sudah sampaikan saat Rakornas di Sentul.
Apa ada putusan lebih tegas dari itu?
Nanti terserah Pak SBY menyikapinya. Yang jelas, Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat prihatin dengan banyaknya kader partai ini tersangkut kasus korupsi.
Pihak-pihak yang terlibat kasus korupsi itu, tidak diminta mundur. Tapi diserahkan dulu kepada penegak hukum. Artinya, biarkan dulu diproses secara hukum di KPK. Kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka, tentu nonaktif dulu.
Apa Anda khawatir masa depan Partai Demokrat?
Sebagai pendiri partai, tentu kami merasa khawatir terhadap masa depan Partai Demokrat. Makanya digagas pertemuan antara pendiri dan deklarator dengan pengurus DPP dan pengurus DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia.
Apa putusan penting dari pertemuan nanti akan dijalankan SBY?
Harapan kami tentunya rekomendasi politik itu dijalankan Pak SBY. Ini demi mengembalikan kepercayaan publik kepada Partai Demokrat.
Artinya demi Pemilu 2014?
Ya, betul. Sebagai pendiri, tentu kami sangat ingin agar partai ini tetap selalu berada di hati rakyat Indonesia.
Artinya Pemilu 2014, Partai Demokrat tetap unggul seperti Pemilu 2009. Ini bisa terjadi bila partai ini berbenah diri. Jangan terlena dengan kekuasaan.
Makanya kami mencoba menghimpun seluruh elemen Partai Demokrat untuk bersatu memperbaiki citra partai. Tentu perlu dilakukan konsolidasi, sehingga kekompakan tetap terjadi. Ini demi menghadapi Pemilu 2014.
Apa lagi kira-kira diputuskan dalam silaturahmi itu?
Hal yang terpenting, saya kira adalah kami seluruh pendiri dan deklarator Partai Demokrat beserta seluruh jajaran pengurus akan mengawal Presiden SBY.
Apa itu saja yang akan diputuskan dalam pertemuan itu?
Intinya untuk mencari solusi melalui upaya reunifikasi dan revitalisasi Partai Demokrat.
Maka tema yang diambil adalah mempererat tali silaturahmi antar para tokoh pendiri dan deklarator serta kader Partai Demokrat.
Apa itu solusi?
Ya dong. Ini mampu menjawab permasalahan partai yang dihadapi sekarang ini. Terutama menghadapi strategi pihak luar untuk memecah-belah partai ini.
Makanya kami membantu DPP di bawah kepemimpinan Anas Urbaningrum agar lebih maksimal bekerja.
Untuk itu, kami mengajak seluruh DPP Partai Demokrat untuk berkonsolidasi.
Ini upaya memperbaiki citra Partai Demokrat?
Kami mempunyai komitmen untuk ikut berperan serta memperbaiki citra Partai Demokrat ke depan yang telah menyimpang dari cita-cita dari para pendiri Partai Demokrat, termasuk di dalamnya tekad untuk kembali ke jati diri partai.
Kami berupaya mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan dan menawarkan solusi atas penyelesaian masalah partai melalui upaya reunifikasi dan revitaslisasi Partai Demokrat.
Kami juga mengajak seluruh kader partai mempersiapkan diri dan bekerja keras memenangkan Pemilu 2014, di bawah kepemimpinan Presiden SBY sebagai tokoh sentral dan Pembina Utama forum ini.
Bagaimana soal capres, apa dibicarakan juga?
Lihat nanti ya. Yang jelas, Pak SBY sudah berpesan kepada Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat agar tidak perlu menggembar-gemborkan capres dari sekarang.
Sebab, capres dari Partai Demokrat pasti muncul. Tidak perlu digembar-gemborkan dari sekarang.
Bukankah itu penting untuk sosialisasi?
Bagi Pak SBY belum saatnya. Sekarang ini konsentrasi dulu bekerja memperbaiki nasib rakyat. Tidak pas berbicara masalah kekuasaan.
Kapan Partai Demokrat mengumumkan capres?
Pak SBY sempat menyinggung mungkin dipublikasikan awal tahun 2013. Setahun sosialisasi dianggap cukup.
Sebab, beliau saat ini masih fokus bekerja sebagai presiden mengakhiri masa kerja dengan mensukseskan program-program yang dijalankan pemerintah. Tidak mau terpengaruh oleh gonjang-ganjing yang saat ini terjadi. [Harian Rakyat Merdeka]

- Terserah sby sikapi rekomendasi.














