Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Marzuki Alie dan Busyro Muqqodas Dituduh Terima Dana Korupsi DPID
Jum'at, 15 Juni 2012 , 15:44:00 WIB
Laporan: Rian Sartono Perdana

KORUPSI/IST
  

RMOL. Ratusan demonstran yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (BEM RI) menggelar demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat siang (15/6).

Demonstran mendesak pimpinan KPK untuk segera periksa Ketua DPR RI, Marzuki Ali terkait korupsi alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID).

Menurut Korlap aksi BEM RI, Lendi Octapriadi, tersangka kasus suap DPID, Wa Ode Nurhayati dengan jelas mengatakan bahwa dana Banggar dalam kasus itu mengalir ke Marzuki Ali. Makanya, KPK harus segera memeriksa kader Demokrat itu.

"Ada dugaan Marzuki Ali telah menerima dana sebesar Rp 300 juta dari Banggar. Jadi KPK jangan tebang pilih. Kalau tak mampu memeriksa Marzuki Alie, lebih baik dipecat saja para pimpinan KPK itu," kata Lendi dalam orasinya yang disambut riuh rendah demonstran.

Selain itu, Lendi juga menduga, Marzuki Alie mengalirkan sejumlah uang ke pimpina KPK, Busyro Muqqodas. Ini dilakukan agar KPK tidak memeriksa Marzuki Alie

"Kami pun mendesak agar pimpinan KPK untuk segera pecat Busyro Muqoddas yang terindikasi korupsi DPID," tegasnya.
 
Dalam demonstrasi tersebut, demonstran membawa bendera merah putih dan poster bertuliskan "Jangan Lindungi Kader Demokrat" dan spanduk bertuliskan "Pecat Busyro Muqoddas".

Terungkapnya kasus penyuapan DPID berawal dari sogokan yang diberikan oleh Fahd A. Rafiq dan Haris Surahman kepada Wa Ode yang saat itu menjadi anggota Badan Anggaran DPR RI. Menurut fakta pengadilan, Fahd dan Haris menyogok Wa Ode sebesar Rp 6,9 miliar agar mendapat proyek di tiga Kabupaten dalam wilayah Aceh yaitu Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah, serta Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. [arp]


Baca juga:
Fraksi PAN: KPK Cemarkan Nama Baik Keluarga Amien Rais
Anak Amien Minta Busyro Segera Tobat
Pram Tantang Wa Ode Buktikan Marzuki Terima Rp 300 M
Wa Ode Kirim Uang Hasil Korupsi kepada Anak Amien Rais
Marzuki Alie: Saya Harus Bawa Truk Kalau Terima Rp300 Miliar Tunai

Komentar (6)

Nama
Judul
Komentar
  1. Kalo Ampe Busyiro Muqqodas Trima Duit Gituan....Sidik Pecat dan Adili....
    18.06.2012, 16:27 WIB
    Komentator: Cahyo
    Pan kpk artinya (k)ite2 (p)ade kuntilanak juga...duh gimana kalo ketuanya udeh trima duit2 koropsi ????
  2. - rasain
    15.06.2012, 19:17 WIB
    Komentator: asik
    Ini caranya bapak korupsi : dpid gelap 1,2 trilyun, yg hilang daerah2 miskin dan tertinggal dari aceh-papua, ternyata karna 300m dan 250 m kali 4 orang, bebas bapak lempar kedaerah manapun suka2 bapak tanpa prosedur, tidah akan selesai sampai disini, bapak merampok hak2 daerah miskin dan tertinggal, kami lawan bapak sampai sadar dan tobat bunuh org muda cerdas, kalau bapak berani panggil won, pimpinan kpk, pemerintah, pakar hukum administrasi dan pakar ekonom. Kita lihat Bapak yang Bodoh? Atau memang won yang pintar.
  3. - mundur sbg Ketua DPR
    15.06.2012, 18:37 WIB
    Komentator: marzuki alie
    Saya akan mundur sebagai Ketua DPR dan sebagai kader PD kalau ada fakta kesaksian yg jelas bahwa saya menerima dana yg tidak halal, bukan ocehan n issue yg tdk jelas asal usulnya. Apa yg disampaikan Wa Ode silahkan disidik dan dijelaskan bagaimana uang 300 M diberikan kepada saya, dengan cara apa, oleh siapa dan utk kepentingan apa ? Uang 300 M jumlah yg sangat fantastis. Sangat tdk masuk pikiran saya uang demikian banyak diberikan kpd Ketua DPR tanpa alasan yg jelas. Dana PPID yg dialokasikan oleh Banggar rata2 seb 5 Triliun. Kalau menurut Waode dibagikan ke Saya 300 M, wk Ketua 250 M sdh berjumlah 1,3 T. Pimpinan Banggarn 4 orang seb 1 T, sdh 2,3 T. Kira2 siapa atau bupati/Kontraktor mana yg mau bayar 2,3 T dari 5 T yg tersedia, hampir 500%, belum lagi angg Banggar. Artinya semua dana PPID habis dibagi. Lalu yg diberikan kpd daerah berapa besarnya. Lalu alasan memberi Ketua DPR dalam kaitan apa ? PPID tdk bersentuhan sama sekali dg Ketua DPR, baik mengetahui jumlah, ikut membahas dan menandatangani. Jadi ini pembusukan yg luar biasa
  4. - Maju Terus
    15.06.2012, 17:03 WIB
    Komentator: Gus Busro
    Kelompoknya Rais ngak seneng klo kadernya di tahan, maju terus busro.
  5. - Hatta
    15.06.2012, 16:27 WIB
    Komentator: Amien
    Ini mahasiswa dari kelompoknya amien rais dan hatta.
  6. Mundur dah
    15.06.2012, 16:24 WIB
    Komentator: beye
    Sesuai dengan janjinya, maka si Juki hrs mundur dari DPR. Klo gak mau mundur, gmn ya caranya supaya rakyat bisa memecat anggota DPR?

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II