Jum'at, 15 Juni 2012 , 16:14:00 WIB
![]() NENENG SRI WAHYUNI/IST |
RMOL. Neneng Sri Wahyuni tak mau menyerahkan diri ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, dan memilih datang ke Indonesia melalui Batam lantaran takut anak-anaknya yang masih balita ikut ditangkap oleh petugas.
Begitu disampaikan Hotman Paris Hutapea di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta sesaat lalu (Jumat, 15/6). Hotman sendiri mengklaim sudah menjadi pengacara Neneng sekalipun saat ditanya lebih lanjut pengacara M Nazaruddin itu tidak bisa menunjukkan surat penunjukkan kuasanya.
"Dia melakukan itu dalam rangka melindungi anak-anaknya. Dia ingin anak-anaknya itu tidak sampai dijemput di rumah. Kalau dia sampai melapor, kan satu keluarga ditangkap kedubes," katanya.
Dijelaskan dia, kliennya sengaja mengakhiri pelariannya selama hampir satu tahun di luar negeri dengan menyerahkan diri.
"Jadi itu dalam rangka melindungi anak-anaknya. Dia ingin anak-anaknya itu, tidak sampai dijemput dirumah," tandasnya.
KPK sendiri sudah menegaskan bahwa Neneng yang tak lain tersangka korupsi PLTS tidak menyerahkan diri, tapi membekuknya. Penangkapan dimulai dari pembuntutan yang dilakukan di Malaysia masuk ke Batam, lalu mendarat di bandara Soetta, Cengkareng dan akhirnya ditangkap di kediamannya di Pejaten, Jakarta Selatan.[dem]







