Anas Urbaningrum: Saya Paham Ada yang Ingin Mengacaukan Demokrat
Jum'at, 15 Juni 2012 , 19:11:00 WIB
Laporan: Yessy Artada
 ANAS URBANINGRUM/IST | |
|
 |
RMOL. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Ubaningrum membenarkan semua yang disampaikan SBY kepada para pendiri dan deklarator partai Demokrat dua hari lalu. Tak ada sedikit pun, kata Anas, yang salah dari isi pidato tersebut.
"Kami garis bawahi semua dan penting semua. Hal itu jadi panduan bagi kader PD dan kami tidak ada yang tidak setuju," kata Anas usai menggelar nonton bareng film 'Soegija' di teater 2 Plaza Senayan, Jakarta (Jumat, 15/6).
Anas mengatakan, dirinya mengerti dan sadar betul bahwa ada pihak-pihak yang menginginkan terjadi kekacauan di tubuh Demokrat. Tapi, Anas meyakinkan, Demokrat tetap solid dan kompak.
"Di partai itu ada aturan main dan tanggung jawab," katanya mengingatkan.
Anas menegaskan dirinya dan partai Demokrat akan selalu berada di barisan yang optimis dalam memandang permasalahan bangsa yang ada saat ini.
"Saya tidak melihat bangsa kita mendidik dirinya sendiri, bahwa ada tantangan, agenda dan masalah yang belum selesai itu benar. Kita tergolong bangsa yang berhasil, yang membuat kita gagal adalah karena kita pesimis," katanya.
Untuk itu, kata Anas, tradisi politik dan pemberitaan di Indonesia harus semakin sehat, waras dan dewasa. Sebab itu akan berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa dan negara.
"Yang paling penting jangan ditafsirkan macam-macam pidato Pak SBY," tutupnya.[dem]
-
Demokart Selau Kompak
15.06.2012, 23:57 WIB Komentator: Azhar |
| Kompak menyatakan "TIDAK UNTUK KORUPSI"? Kompak berkelit, kompak menyangkal bukti-bukti dipengadilan. Pada akhirnya kompak masuk bui. Atau atraksi di MOnas |
-
cugito
15.06.2012, 23:43 WIB Komentator: Markuwat |
emang betul... jam terbang anas di kancah organisasi politik jauh diatas sby... anas berorganisasi politik sejak smp di ippnu... sampe sekarang ya lebih dari 30th.....
sedang sby baru setelah pensiun dari tentara diriken demokrat... yah gak sampe 15th... sementara ditentara tdk ada politik... semuanya serba komando.....
jadi susah sby nglawan anas....... lihat aja anas... betapa cantik dan tenang langkah2 politiknya sambil mengoper umpan2 cantik... kadang umpan melambung tinggi... kadang passing dg sangat cepatnya menohok dari arah lambung... dan mainkan bidak2 yg sungguh amat jitu.... sembari langkah2 kuda yg tak terduga arahnya... kadang juga dg umpan2 kecil yg menipu... yg kemudian dioper kepihak lawan yg belum siap yg kemudian mati langkah..... kadang tendangan melambung tinggi langsung kekotak pinalti..
sementara sby kelihatan banget tdk bisa mengimbangin permainan anas... dia terlihat sangat grogi.... emosi.... dan tabrak sana tabrak sini... kadang ngajak penonton utk mau menerima curhatan dia... kadang bengong gak tahu mau berbuat apa... karena bola selalu tak terduga datangnya.. dan langkah2 kuda tg menohok tendangannya... sementara anas sambil senyum2 melihat sby kayak anak kecil nangis yg kehilangan mainannya yg diambil kawannya... itulah... anas pake jurus ksatria bertabur bunga... sementara sby pake jurus.. dewa mabuk.....
kita lihat aja nanti gimana akhir permainan... anas... apa sby yg menang.... ato adu pinalti.... senjata pamungkas anas adalah tiji tibeh..... mati siji mati kabeh..... dan kartu2 permainan di kpu semuanya dipegang anas... bukan sby... |
-
Bagi-bagi duit jarahan,tiang gantungan monas menunggu.
15.06.2012, 21:54 WIB Komentator: Anus ningrum |
| Anas,gak usah jauh2, sopir mobil boks yg bawa duit hasil jarahan utk menangkan kamu jadi ketua di kongres yl,itu tau benar akan diri kamu,siapa sebenarnya. |
-
- Munafik
15.06.2012, 21:22 WIB Komentator: mang TAUN |
| Anas yg Munafik,apa ibumu tdk malu punya anak seperti diri mu? Atw malah bangga?Aku yg ibu mu menyesal melahirkan mu,bila engkau berkelakuan Munafik dan lbh cocok lg jika Anas berselingkuh dng Andi Nurpati yg jg Munafik berlindung di balik kerudung nya,tp hati liar melebihi srigala |
-
Ayo lawan ..............
15.06.2012, 20:47 WIB Komentator: Cogito |
Ayo Anas, jangan takut. Lawan terus.
Kalau perlu, buka semua kartu truf kamu.
Bagaimana kamu dan Andi Nurpati dulu bersekongkol di KPU untuk memenangkan P.Demokrat dan SBY. |
-
Ayo lawan ..............
15.06.2012, 20:47 WIB Komentator: Cogito |
Ayo Anas, jangan takut. Lawan terus.
Kalau perlu, buka semua kartu truf kamu.
Bagaimana kamu dan Andi Nurpati dulu bersekongkol di KPU untuk memenangkan P.Demokrat dan SBY. |
-
cugito
15.06.2012, 20:14 WIB Komentator: Markuwat |
emang betul... jam terbang anas di kancah organisasi politik jauh diatas sby... anas berorganisasi politik sejak smp di ippnu... sampe sekarang ya lebih dari 30th.....
sedang sby baru setelah pensiun dari tentara diriken demokrat... yah gak sampe 15th... sementara ditentara tdk ada politik... semuanya serba komando.....
jadi susah sby nglawan anas....... lihat aja anas... betapa cantik dan tenang langkah2 politiknya sambil mengoper umpan2 cantik... kadang umpan melambung tinggi... kadang passing dg sangat cepatnya menohok dari arah lambung... dan mainkan bidak2 yg sungguh amat jitu.... sembari langkah2 kuda yg tak terduga arahnya... kadang juga dg umpan2 kecil yg menipu... yg kemudian dioper kepihak lawan yg belum siap yg kemudian mati langkah..... kadang tendangan melambung tinggi langsung kekotak pinalti..
sementara sby kelihatan banget tdk bisa mengimbangin permainan anas... dia terlihat sangat grogi.... emosi.... dan tabrak sana tabrak sini... kadang ngajak penonton utk mau menerima curhatan dia... kadang bengong gak tahu mau berbuat apa... karena bola selalu tak terduga datangnya.. dan langkah2 kuda tg menohok tendangannya... sementara anas sambil senyum2 melihat sby kayak anak kecil nangis yg kehilangan mainannya yg diambil kawannya....
kita lihat aja nanti gimana akhir permainan... anas... apa sby yg menang.... ato adu pinalti.... |
-
- SBY, jangan harap bisa jatuhkan aku
15.06.2012, 20:05 WIB Komentator: anas si licik muka munafik |
| Kartu mati sby ada ditangan anas..mau apa kau,sby? |
-
Bersihkan Demokrat Kembalikan Kejayaan Indonesia
15.06.2012, 19:36 WIB Komentator: Ribut Situmpul |
| Sy setuju dengan apa yg dikatakan AU. Semoga AU bisa menyelamatkan Demokrat dari para koruptor yg berlindung dibalik ketek cikeas |