Jum'at, 15 Juni 2012 , 20:48:00 WIB
![]() ABRAHAM SAMAD/IST |
RMOL. Bos Media Nusantara Citra (MNC) Group, Hary Tanoesudibjo berbohong. Ketua KPK, Abraham Samad, mengatakan bahwa memang hari ini penyidik tidak mengagendakan pemeriksaan terhadap Hary Taneo terkait dugaan suap menyuap restitusi pajak PT Bhakti Investama.
"KPK tidak mau di atur-atur oleh saksi dengan seenaknya menentukan jadwal," kata Abraham dalam pesan singkatnya kepada wartawan beberapa saat lalu (Jumat, 15/6).
Abraham dengan tegas mengatakan, dalam melakukan pemeriksaan terhadap saksi maupun tersangka pada perkara yang tengah ditangani, penyidik KPK tidak bisa diintervensi. Termasuk Hary Tanoe yang kini menjabat sebagai ketua dewan pakar Partai Nasdem.
"KPK punya mekanisme dan jadwal tersendiri untuk memeriksa saksi," tekan dia.
Usai mendatangi gedung KPK tadi siang, Hary Tanoesoedibjo mengklaim KPK tak siap memeriksanya hari ini. Sehingga disepakati untuk menjadwal ulang waktu pemeriksaan dua pekan mendatang.
"Saya ingin berikan klarifikasi tapi KPK belum siap sehingga sepakat penjadwalan ulang 28 Juni, jam 10 pagi," kata dia.
KPK menjadwal pemeriksaan Hary Tanoe Rabu (13/6) lalu terkait dengan kasus suap yang diduga dilakukan pengusaha James Gunardjo kepada mantan Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo Selatan, Tommy Hindratno. James disebut-sebut terkait dengan Bhakti Investama. Dalam penyidikan, KPK sudah menggeledah kantor Bhakti Investama dan rumah James. Selain itu, KPK juga menggeledah kantor dan rumah ayah Tommy di Sidoardjo.[dem]







