Sabtu, 16 Juni 2012 , 17:00:00 WIB
![]() MONAS/IST | |
RMOL. Menjelang perayaan HUT ke-485, Jakarta sebagai ibu kota Indonesia belum bisa terlalu dibanggakan. Sebuah artikel di situs wisata ternama baru-baru ini melabeli Jakarta sebagai kota paling yang dbenci wisatawan dunia.
Dalam artikel berjudul "World's 10 Most Hated Cities" di CNNGO, Jakarta ditempatkan pada urutan ketujuh dalam daftar 10 Kota Paling Dibenci. Sindiran tajam langsung ditempatkan pada kalimat pembuka dalam ulasan tentang kota yang sempat dinamai Batavia ini pada keterangan foto. "Jakarta itu hebat jika frustrasi adalah emosi favorit Anda," tulis artikel yang dilansir 11 Juni 2012 itu.
Jordan Rane, si penulis, menilai Jakarta sebenarnya menyimpan potensi luar biasa sebagai tujuan para pelancong. Namun, semua potensi tersebut menjadi tersamarkan akibat hadangan yang nyata, tetapi tak terduga, di antaranya, kota yang tak tertata, kemacetan, polusi, kemiskinan warga, dan jalan-jalan yang tak jelas arahnya.
Menurut calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, hal itu terjadi lantaran gubernur Jakarta tidak pernah mau membuat brand atau ciri khas dari Jakarta.
"Sayang sekali Jakarta ini tidak pernah dibangun manajemen produk, tidak ada manjemen brand, tidak pernah dibangun positioning Kota Jakarta itu dan brand-nya apa," tegas Jokowi kepada wartawan di Rumah Makan Sari Kuning, Gatot Subroto, Jakarta (Sabtu, 16/6).
Akibatnya, lanjut Jokowi, brand yang muncul adalah banjir dan macet dan kekumuhan. Wajar jika turis kecewa dengan ibu kota Indonesia yang seharusnya bisa mengalahkan Paris. Kekecewaan pun berujung jadi benci.
"Dibangun donk brand-nya, entah itu sebagai kota mode, kota karnaval atau lainnya. Tidak mesti seperti Paris juga yang bebas, Jakarta bisa jadi kota mode busana muslim misalnya," ujar Jokowi.
Ide brand tersebut bisa langsung ditanyakan pada warga Jakarta. Gubernur harus partisipatif dengan warganya.
"Sekarang kepala daaerah di Jakarta hanya terjebak pada sisi administratif dan birokrasi, jadi gak akan maju," demkian Jokowi.[dem]





.jpg)












