Sabtu, 16 Juni 2012 , 17:53:00 WIB
![]() PRESIDEN SBY |
RMOL. Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Ade Irawan tidak tahu darimana data anggota partai yang terlibat korupsi didapat Presiden SBY.
Lembaga pegiat anti korupsi itu tidak punya data yang sama dengan apa yang diungkap SBY, pada acara silaturrahim Forum Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat pada Rabu malam lalu tersebut.
"Mungkin (SBY dapat) dari rekap sidang kasus Tipikor. Tapi saya belum periksa lagi. Tapi semestinya, kalau SBY punya data, dorong dong agar diselesaikan," kata Ade kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (16/6).
Ade memahami, SBY mengungkapkan hal tersebut karena terdesak situasi. SBY tak mau elektabilitas partainya menurun karena dicap sebagai partai terkorup.
"Akan lebih wise kalau SBY memimpin pemberantasan korupsi di partainya lebih dahulu, baru menuding-nuding partai lain lebih korup. Kalau internal partainya sudah bersih, tidak mungkin ada cap korup dan dengan sendirinya elektabilitas naik," demikian Ade.
-
- Penggiat apa hidup dr koruptor siii?
17.06.2012, 16:46 WIB
Komentator: rusminLooo...katanya penggiat, ko ngga punya data si? Presiden tdk etis mendorong tangkap politisi dr luar demokrta suda menjadi tugas penegak hukum. Justru tekanan pd sby adalah tangkap para koruptor diparta*nya. Masalah parta* lain silahkan penegak hukum mengartikan arahan presiden. Penggiat korupsi wajar saja klw tdk punya data berarti selama ini cuman bisa berbicara dan ngaco dng tujuan untk hidup dr itu... Capede ni negara -
Marhaen dekil si penjilat.
17.06.2012, 11:20 WIB
Komentator: mBAH KROMOOo lagi ngerti aku jebule si marhaeen dekil iku termasuk penjilate SBY, to ? Selamat menjilat sampai bersih dobol ambeien ! -
berkoper dolar dari bos neolib
17.06.2012, 09:55 WIB
Komentator: marhaen dekil markuwat ruhut smrk sekarang ke amerika dng alasan berobat, tapi pulangnya tolong diperiksa secara cermat dng x-ray di bandara ttg kemungkinan mrk membawa berkoper dolar yg diserahkan bos2 mafia neolib mrk untuk membiayai parte dan pilpres. kalau lewat vvip sih segalanya bisa lolos dng mudah tanpa meninggalkan jejak tapi bangsa ini akan kembali jadi kurban mrk untuk kesekian kalinya -
waspada thp sby dan demokrat
17.06.2012, 08:25 WIB
Komentator: raja laut selatansby memang perlu menyimpan data2 korupsi parte lain untuk dijadikannya senjata politik, membangun citra diri dan partenya, meskipun semua itu gak ada manfaatnya bagi bangsa ini.
saya kira demokrat dibangun bukan karena panggilan idealisme dan ideologi yg kuat untuk membangun bangsa tapi semata-mata kepentingan pragmatis kekuasaan yg didukung pemilik modal kelompok2 neolib, raja minyak dan energi perh asing, dsb. dng membangun pencitraan yg hebat pd sby atau pd individu2 lain setelahnya. kini saatnya kita bersikap kritis thdp demokrat setelah tempo hari kita bersama-sama mendukung demokrat dan sby secara memb*bi buta yg ternyata itu kesalahan terbesar kita. kini kelompok neolib itu konon mulai lagi bersiap menggelontorkan uang pd parte ini untuk melanjutkan eksistensi mrk. waspadalah! -
Cogitoh
16.06.2012, 22:49 WIB
Komentator: MarkuwatDi era SBY jg si Marhaen Dekil dijebloskan ke penjara krn kasus si Marhaen Dekil dah 10 tahunan mandeg di KPK. . -
Cogitoh
16.06.2012, 22:48 WIB
Komentator: MarkuwatDi era SBY jg si Marhaen Dekil dijebloskan ke penjara krn kasus si Marhaen Dekil dah 10 tahunan mandeg di KPK. . -
SBY Ketua Dewan Pembina Koruptor = Presiden Busuk
16.06.2012, 21:49 WIB
Komentator: RobertTurunkan sekarang juga SBY-Boediono. Kerjaannya hanya menyebar isu,tidak memberikan bukti2. jelas sekali yang mengkorup uang bail out Bank Century adalah SBY, dibantu Boediono dan Sri Mulyani -
- SBY ketua dewan pembina
16.06.2012, 20:41 WIB
Komentator: demokrat kumalPara koruptor.knp?karena koruptor yg dibinanya sulit ditangkap.KPK aja takut.. -
- DI CAP PEMBOHONG
16.06.2012, 20:31 WIB
Komentator: husensby satu2 pres yg di cap pembohong. -
penegakan hukum baru terjadi diera Pak SBY.
16.06.2012, 20:28 WIB
Komentator: marhaen dekilKasus cek Pelawat di era Megawati baru diproses di pengadilan diera pak SBY.
Kasus wisma Atlit yg mencuat tidah sampai mengendap tahunan pengadilannya sudah berjalan, beberapa orang sudah divonis termasuk kader Demokrat Nazaruddin (kutu loncat dari PPP), Angelina Sondahk sudah ditetapkan sbg tersangka, dan sangat mungkin terus berlanut.
Kasus Habalang sudah 50 orang lebih diperiksa, tapi belum ada satupun yg dinyatakan tersangka, tapi beritanya begitu heboh !
Kasus para kepala daerah yg korup terus berjalan tanpa pandang bulu, termasuk vonis terhadap gubernur Bengkulu yg kader Demokrat (kutu loncat dari PKS).
Sejak republik ini berdiri baru dipemerintahan SBY hukum benar2 ditegakkan dan tanpa pandang bulu !
Cerdaslah berfikir biar cerdas berkomentar ! -
- PANDAI BOHONG MALUMALUIN
16.06.2012, 20:24 WIB
Komentator: husenSBY PINTAR WACANAKAN RAKYATNYA DG KORUPSI SAMPAI RAKYATNYA KENYANG SAMA WACANYA SBY YG ASBUN. -
para MALIN MALING
16.06.2012, 20:11 WIB
Komentator: doni gundulAKHIRNYA PRESIDENT MENGAKUI BAHWA BENAR DI PARTAI PARTAI ADA ANGAKA JUMLAH PARA MALING UANG RAKYAT.NEGARA NYARIS BANGKRUT KARENA ANGKA JUMLAH PARA MALING UANG RAKYAT SANGAT MENGHAWATIRKAN PEDANG PRESIDENT PUN TAK MAMPU MEMBERANTASNYA....INILAH NEGRI YG poliTIKUSNYA BANYAK YANG BENAR BENAR MENJADI TIKUS TIKUS KANTOR...EDAN!!!!!! -
Presiden SBY tidak ASBUN
16.06.2012, 19:57 WIB
Komentator: marhaen dekilSemua data terpidana semua kasus ada di kementrian Hukaum dan HAM.
Pak Mentrinya juga kebetulan kader Demokrat.
Ini permerintahan yg benar benar menegakkan keadilan/hukum.
Tanpa pandang bulu, siapapun yg bermasalah dengan hukum (tapi bukan opini ataupun tuduhan2 fitnah), pasti berhadapan dengan proses hukum. Seribu kali lagi TANPA PANDANG BULU !
Ini terjadi pertama kali sejak republik ini berdiri, disaat pemerintahan pak SBY. -
- BUKTI SBY TIDAK JUJUR DAN ASBUN
16.06.2012, 19:47 WIB
Komentator: husensby kenapa tdk ungkap data koruptor dari birokrasi kepolisian kejaksaan sama kehakiman. Semua itu tanggungjwb sby pimpinannya. Pasti datanya di buang, krn terlalu banyaknya. -
koruptor versi opini publik barisan sakit hati
16.06.2012, 19:42 WIB
Komentator: marhaen dekilSudah jelas2 hanya sebagian kecil kader Demokrat yg korup, tetapi beritanya diblow up bukan main, sedangkan parta* lain yg kadernya jauh lebih banyak yg korup, tapi asal parta*nya diumpetin oleh media.
Korupsi triliunan itu yang mana ? Century ? mana buktinya ? itu cuma imajinasi, halusinasi para politisi pecundang yg ingin menyingkirkan SMI dan pak Boediono. Mau aja dibodohin Misbakhun CS !
Jhony Allen korup, Max Sopacua korup, Andy M korup, Anas Korup, Marzuki Alie korup....mana buktinya ????? siapa yang ngomong mereka koruptor ???? ha ha ha cuma barisan sakit hati yg ngomong mereka adalah koruptor.
Padahal amat mudah untuk menangkap mereka atau siapapun sebagai koruptor : DUA ALAT BUKTI YANG KUAT.
Kalau satu alat bukti aja tidak ada, jangan mudah mengatakan seseorang sebagai KORUPTOR, itu PITNAH ! -
- @MARHAEN DEKIL
16.06.2012, 19:27 WIB
Komentator: DEMOSEKARATMemang Demokrat itu sarang koruptor. Selain elit2 kadernya yang menjarah uang rakyat melalui APBN jumlah yang dijarahnya juga trilunan , menjadi juara diantara para koruptor2. Lha coba saja SBY selaku Ketua Dewan Pembina sekaligus Presiden Republik Indonesia ngurus parta* saja kedodoran dan ini lucunya desakan SBY supaya Anas mundur tidak mempan. Anas tenang2 saja karena dia merasa "memegang sesuatu" Jadi betul Si Abal Abal tidak ada yang membanggakan dari Presiden kita karena kolokan kayak anak kecil. -
- TIDAK BANGGA PUNYA PRESIDEN
16.06.2012, 19:08 WIB
Komentator: SI ABAL ABALSeperti anak kecil yang dituduh mencuri, SBY balas menuduh orang lain mencurinya lebih banyak. Kok Presiden watakya kekanak2an seperti anak kecil. Kalau SBY betul2 memiliki kepemimpinen sebagai Presiden Republik Indonesia berantas saja para koruptor yang datanya ada pada dia. Kecuali kalau datanya itu karangan dia dan stafnya seperti biasa bohong2an. Malu2in punya Presiden kolokan kayak anak kecil. Kalau memang punya data sikat saja Mas jangan lebay. Tidak bangga punya Presiden kolokan. -
- icw goblok
16.06.2012, 19:03 WIB
Komentator: dadoLah yg pertama byk orang nya pdip,golkar,ppp nah yg dikit orang tp byk korupnya demokrat... Triliunan yg ketahuan tp susah ditangkap, Icw ini be*o beneran apa pura2 be*o...!!! -
rakyat marhan mencatat
16.06.2012, 19:02 WIB
Komentator: marhaen dekilApakah RMOL pernah mencantumkan Gubernur Riau Rusli Zaenal, Gubernur Sumut sebagai Kader parta* GOLKAR ?
Apakah RMOL pernah menyebut Sumarmo walkot Semarang sebagai kader parta* PDIP, Ketua DPRD Jateng sebagai kader PDIP ?
Tapi coba aja pemberitaan tentang Andy Mallarangeng baru diminta* keterangan KPK, Anas Urbaningrum baru disebut si pembohong Nazaruddin beritanya selalu beredar berulang ulang.
Media mssa termasasuk RMOL tidak pernah menyebut kader darimana berasal, apabila sang koruptor divonis bersalah berasal bukan dari kader Parta Demokrat.
Tapi apabila berasal dari parta Demokrat, baru diminta keterangan, diperiksa KPK sudah ditulis gede2 dan diberitakan berhari hari. INI FAKTA !
rakyat marhaen selalu mencatat koruptor diseluruh Indonesia. Mayoritas Bupati/Walikota, Gubernur dari Parta PDIP dan GOLKAR apabila selesai masa tugas mayoitas Masuk penjara karena kasus Korupsi.
@nasya, Yang ngomong korupsinya kecil kalau koruptornya bukan kader Demokrat, ga pernah baca berita dengan baik. -
@marhaen dekil
16.06.2012, 18:51 WIB
Komentator: nasyajumlah perorangan memang lebih banyak daripada Nazarudin dkk tapi jumlah yang ditilep bagaimana?
hihihihihi... -
Rakyat marhaen punya datanya, ICW goblok !
16.06.2012, 18:12 WIB
Komentator: marhaen dekilParta*nya Mochtar Muhammad, Asep, Sumarmo dkk.
Parta*nya Hamka Yandu, Paskah Susetya dkk.
Mereka dkk jauuuuuuuh lebih banyak daripada Nazaruddin dkk.







