Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Ketika Ronaldo Dicibir
Portugal vs Belanda
Minggu, 17 Juni 2012 , 09:00:00 WIB

CHRISTIANO RONALDO
  

RMOL.Di Metalist Stadium, Senin (18/6) dini hari, Portugal akan melakoni laga terakhir Grup B melawan Belanda. Ini partai hidup-mati. Kedua tim bakal ngotot menang untuk memperebutkan posisi kedua di grup neraka ini.

Mes­ki De Oranje Belanda sudah kalah di dua laga awal, peluang mereka masih terbuka. Mereka masih bisa lolos kalau menang setidaknya 2-0 atas Portugal, dan di partai lainnya di Grup B, Jer­man mengalahkan Denmark.

Kubu Portugal di laga sebe­lum­nya berhasil menang secara dra­matis atas Denmark. Namun,  un­tuk menang dari Belanda, bu­kan­lah perkara mudah. Butuh ke­kom­pakan tim dan tidak lagi hanya me­ngandalkan sang mega bin­tang Christiano Ronaldo.

Pema­in ber­usia 27 tahun itu, memang bin­tang, tapi walau ba­gaima­na­pun dia tidak bisa ber­main sendirian.

Selain itu, mesin gol Real Ma­drid itu belum menunjukan per­mainan terbaiknya. Bahkan cen­derung bermain buruk pada saat menghadapi Denmark. Terbukti dengan beberapa kali pe­luang di depan gawang ba­nyak terbuang sia-sia.

Akibat penampilannya itu, media-media Portugal mencibir Ronaldo. Mereka malah me­nyan­­­jung habis-habisan Silves­tre Varela yang tampil sebagai pahlawan kemenangan Portugal ketika mencetak gol kemena­ng­an saat bentrok melawan Den­mark.

“Portugal menang ‘tanpa’ Ro­nal­do yang gagal memanfaatkan tiga peluang. Apa yang terjadi dengan Cristiano Ronaldo? Ku­rang percaya diri? Lelah?” tulis harian olahraga, A Bola.

The Diario de Noticas menu­lis, “Portugal menunjukkan ka­rak­ternya tanpa Ronaldo. Portu­gal menciptakan gol kemena­ng­an yang berharga, di mana Pepe dan Nani mampu memainkan pe­rannya saat Ronaldo gagal men­­cetak gol,”

Belanda meski sudah menelan dua kekalahan beruntun dan be­lum mengumpulkan poin, me­re­ka masih berpeluang lolos ke ba­bak delapan besar andai mampu menang 2-0 atas Portugal dan Jerman mengalahkan Denmark.

Striker Belanda Dirk Kuyt me­ngaku kecewa dengan pencapai­an the Oranje di Euro 2012. Namun, pemain yang baru dibeli Fenerbahce ini yakin  timnya bisa mengamankan kemenangan kontra Portugal ak­hir pekan ini dan melaju ke perempat-final.

“Kami memiliki ekspektasi ting­gi sebelum turnamen ini di­ge­­lar. Tidak memiliki poin sete­lah dua laga sangat mengecewa­kan,” kata Kuyt.

Meski peluang timnya lolos, kecil, Kuyt tetap optimistis bisa melaju ke babak berikutnya dan mampu mengalahkan skuat Pau­lo Bento.

“Apa pun bisa terjadi dan kami masih punya peluang. Kami harus bermain bagus me­lawan Portugal dan mungkin akan me­la­ju. Setelah itu, rasa pa­hit akan hilang,” ujarnya.

Pelatih Belanda, Bert van Mar­wijk sadar bahwa kemena­ng­an tidak menjamin Belanda lolos ke perempat final. Namun, dia masih berharap pada Jerman sebagai tim besar akan mampu menghabisi  Denmark.

Marwijk pun sadar, untuk me­ngalahkan Portugal tidak akan mudah. Tim Matador itu berta­bur pemain bintang.

“Ya, tapi kami harus me­nen­tukan.  Kami butuh kemenang­an,’’ tambah­nya. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
UEFA Selidiki Lemparan Pisang
Buffon: Takdir di Tangan Italia
Mandul, Podolski Buka Rahasia
Lawan Kroasia, Busquets Sudah Fit
Sheva Masih Yakin, Suporter Pesimis

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II