Dugaan Korupsi Al Quran Sangat Memalukan!
Senin, 25 Juni 2012 , 09:30:00 WIB
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi
 ILUSTRASI/IST | |
 |
RMOL. Dugaan korupsi pengadaan Al Quran di Kementerian Agama merupakan sesuatu yang sangat memalukan.
Demikian disampaikan Ketua Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Malaysia, Sagir Alva, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 25/6).
"Kita tidak boleh bermain api dalam usaha untuk memperbanyak kitab suci Al Quran. Bagaimana mungkin kita dapat meningkatkan dan memperbaiki moral bangsa ini jika dalam pekerjaan mencetak Al Quran saja harus korupsi," ungkap Sagir.
Karena itu, lanjut Sagir, publik harus mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkapkan kasus ini. Dari sisi nilai dan jumlah, memang dugaan kasus ini tidak sebesar kasus BLBI maupun sakndal Century. Namun apa yang terjadi di Kementerian Suryadharma Ali ini adalah sesuatu yang ironi.
Sagir pun mendorong agar KPK tidak berhenti pada kasus ini, melainkan juga harus dikembangkan kepada dugaan kasus lain di Kementerian Agama. Kasus ini bisa menjadi kunci pembuka untuk menyelidiki kasus-kasus lain yang mungkin terjadi di, terutama masalah penyelenggaraan haji.
"Agama melarang kita untuk melakukan korupsi, namun apa yang diperlihatkan kepada masyarakat justru sebaliknya," demikian Sagir. [ysa]
-
Nggak Kementrian jurusan Surga ada Korupsi, itu karena orang iri saja.
25.06.2012, 13:26 WIB Komentator: Gudal Bambang Susilo |
| Sangat manusiawi sekali kalau pejabat-pejabat di KEMEN SURGA juga korupsi karena nggak ada instansi pemerintahan di negeri ini bersih dari korupsi, yang penting mereka NGGAK Korupsi Ayat-Ayat Sucinya yang dipercaya dari ALLAH. Kalau korupsi soal pengadaannya ya lumrah karena mereka yang menanganinya. Bukankah mereka ingin seperti yang lain? punya rumah, mobil, kekayaan lain dan untuk menjalankan agamanya dengan betul kan harus mempunyai istri lebih dari satu kan wajar mereka perlu uang dan kalau mereka korupsi ya nggak apa-apa, seperti yang lain. Mungkin yang mencemooh karena belum punya kesempatan atau tidak punya kesempatan sama sekali makanya suaranya lantang menentang korupsi. Coba kalau sudah duduk ditempat basah pasti korupsinya lebih gede. Teruskan pak Haji nggak apa korupsi bukankan nanti pada saat lebaran kan bisa minta maaf. Orang yang suaranya nyaring hanya iri.Membina umat untuk bisa masuk surga berat masak hanya kerja keras saja, hidup didunia juga harus dinikmati. |
-
- Bakrie Sang Lumpur Sidoarjo
25.06.2012, 11:48 WIB Komentator: Bakrientot |
| Indonesia ini negara aneh. Yg Lady Gaga ditolak karena membahayakan agama Islam. Eh Al Quran dikorupsi. Indonesia negara munafik. Sok suci semua rakyatnya. Nanti pas puasa orang2 pada sok suci semua. Abis itu korupsi lagi. Wkwkwkwkwk dasar negara gagal. Gak heran. |
-
lawan korupi
25.06.2012, 10:54 WIB Komentator: slamet |
| Apapaun yg namanya korupsi wajib dilawan dan KPK wajin menangkapnya sebab bisa merusak sendi kehidupan, terlebih yg dikorupsi pengadaan Al Quran yh sifarnya suci bagi umatnya, harus ada tobat masa bagi pegawai yg korupsi pengadaan Al Quran / gelar hajinya dicopot, yang belum haji dilarang naik haji. |
-
Makan uang haram hukumnya dosa
25.06.2012, 10:05 WIB Komentator: Santoso |
| KPK usut terus dugaan korupsi pengadaan Al-Qur'an di Kementrian Agama dan jangan tebang pilih. Brantas terus korupsi dan korupsi hukumnya haram. Makan uang haram hukumnya dosa |