Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Anis Matta: Wajar Pemerintah Mau Kasih Bantuan ke IMF
Selasa, 03 Juli 2012 , 15:58:00 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

ANIS MATTA.JPG
  

RMOL. Indonesia merupakan negara yang termasuk dalam G-20. Karena itu sangat wajar apabila pemerintah mempertimbangkan akan memberikan bantuan sebesar 1 miliar dolar kepada IMF untuk menjaga kekuatan ekonomi dunia yang kini sedang dilanda krisis.

"Karena krisis di tempat lain berdampak pada kita," kata Wakil Ketua DPR yang membidangi Keuangan dan Anggaran, Anis Matta di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (3/7).

Apalagi, IMF juga pernah membantu Indonesia saat menghadapi krisis. Karena itu, ungkap Sekjen PKS, harus ada timbal balik. "Kita kan juga pernah menerima bantuan IMF juga. Dan itu diambil dari anggota lain juga," tegasnya.

Bukankah Indonesia masih menghadapi banyak masalah dan memerlukan dana besar untuk memecahkannya?

"Kita pasti punya masalah. Tapi kalau kita tidak ikut menyelesaikan krisis global, dampaknya juga ke kita," ungkapnya seraya menambahkan bahwa dia yakin masyarakat tidak akan protes.

Menurutnya, pemerintah pasti akan menggelar Konsultasi dengan DPR sebelum memberikan bantuan tersebut.  "Itu pasti. Itu nanti akan dibahas. Itu masih lemparan Kemenkeu," jelasnya. [zul]


Baca juga:
DPR Segera Panggil Menteri Agus Martowardojo
KAU Desak Australia Batalkan Pencairan Utang US$ 1 Miliar kepada SBY
SBY Kasih Pinjaman ke IMF Supaya Diutangin Satu Waktu
SBY Jangan Sok Pahlawan Atasi Krisis yang Melanda Eropa
Heran, Kok SBY Nggak Mau Belajar Pengalaman 1998

Komentar (12)

Nama
Judul
Komentar
  1. - SESAMA NEOLIB JANGAN SALING MENDAHULUI
    09.07.2012, 10:45 WIB
    Komentator: SI ABAL ABAL
    Tanda2 kehancuran republik sudah mulai bermunculan. Keinginan memberi pinjaman 1M dollar kepad IMF adalah adalah salah satunya. IMF itu didesign sebagai alat neokolonialisme gaya baru melalui penjajahan dibidang ekonomi keuangan. Antar Ihwanul Muslimin dan IMF sama2 ingin memguasai dunia melalui ide2dan gerakan2nya yang bersifat global. Pernyataan Anis Matta membuktikan kesamaan strategi keduanya . Komitmen kepada kepentingan dasar republik ini hanyalah salah strategi untuk masuk kedalam kekuasaan melalui soft diplomacy. IMF adalah alat politik untuk menguasai dunia. Tidak lagi dengan penjajahan bersenjata. Hati2 dan waspadai
  2. cugito
    08.07.2012, 10:22 WIB
    Komentator: Markuwat
    kpk minta gedung gak dikasih.. perampok malah dibantu...
  3. Tolak imf
    08.07.2012, 09:51 WIB
    Komentator: hendarman
    Jelas berbahaya kan kalau kasih pinjaman ada embel embelnya, bukankah penyebab negara meksiko krisis karena imf
  4. IMF
    06.07.2012, 16:17 WIB
    Komentator: Sastro
    Indonesia merupakan negara yang termasuk dalam G-20. Karena itu sangat wajar apabila pemerintah mempertimbangkan akan memberikan bantuan sebesar 1 miliar dolar kepada IMF untuk menjaga kekuatan ekonomi dunia yang kini sedang dilanda krisis. Dan masih bisa dipertimbangkan lagi apakah perlu dan tidak diberikan tergantung kemampuan dan kondisi kita
  5. Intelektual tidak berlogika
    03.07.2012, 20:09 WIB
    Komentator: joko
    Terkadang pemikiran2 negatif atas tindakan atau kebijakan yg diambil dilakukan oleh mereka2 yg berintelektual tetapi tidak memakai logika dan pemikirannya yg baik. Yang namanya kebijakan atau tindakan jangan diambil dr sisi negatifnya saja, coba diambil atau dilihat sisi positifnya juga. Atau bisa juga dikatakan perlu pemikiran aatau menimbang masak2 baik buruknya dr kebijakan atau tindakan yg diambil.
  6. sudah sewajarnya
    03.07.2012, 20:02 WIB
    Komentator: Lohan
    Memang sudah sewajarnya apabila pemerintah mempertimbangkan akan memberikan bantuan sebesar 1 miliar dolar kepada IMF untuk menjaga kekuatan ekonomi dunia yang kini sedang dilanda krisis.
  7. - setuju saja
    03.07.2012, 19:27 WIB
    Komentator: lula
    Tahu yang pada banyak bicara hanya tong kosong bunyinya lebih baik diam.karena apapun yg dilakukan pemerintah itu pasti yg terbaik,bukan malah buat hancur negaranya...jadi ikuti saja apa aturannya...
  8. Indonesia... mau bantu... Timur Tengah.
    03.07.2012, 16:48 WIB
    Komentator: susi lho
    Indonesia... mau bantu... Timur Tengah. dan Eropa... sbb dampaknya juga kita. setuju boss.
  9. - wajar mah endog
    03.07.2012, 16:26 WIB
    Komentator: kober
    hahaha wajar sok kaya luuu...
  10. PKS
    03.07.2012, 16:24 WIB
    Komentator: kupret
    sudah terbukti dengan GAMBLANG PKS adalah antek" NEOLIB...
  11. hehehe
    03.07.2012, 16:23 WIB
    Komentator: amin
    halo bos....wajar ya....?
  12. hehehe
    03.07.2012, 16:23 WIB
    Komentator: amin
    halo bos....wajar ya....?
blitz.rmol.co
 

Syahrini, Ditawari Jadi Barbie

Syahrini dikenal selalu berani tampil beda dalam setiap penampilannya. Kar ...

 

Ashley Greene, Gendong Monyet Di Bali

Liburan musim panas sudah tiba. Jutaan manusia yang punya hobi melancong m ...

 

Mikha Tambayong, Puji Keramahan Raffi

Sering chatting dan sudah jalan bareng. Tapi Mikha ragu karena Raffi berpen ...

 

Raline Shah, Grogi Nyanyi, Sukai Drama

Cewek Kutilang (kurus, tinggi, langsing) ini mulai terlihat lebih berani u ...

 

Melissa Etheridge, Sindir Angelina Jolie

Ternyata keputusan Angelina Jolie untuk melakukan mastektomi tidak selalu ...

 

Bebas, Jupe Santap Jengkol

Keluar dari rutan, Jupe seperti berjalan di red carpet. Pake baju seksi me ...

 

Kim Kardashian, Baru Lahiran Sudah Di-Bully

Sosialita dan bintang reality show ini baru saja melahirkan anak perempuan ...

 

Kate Moss, Siap Bugil Di Playboy

Supermodel dunia ini akan berpose bugil untuk majalah Playboy. Pose t ...

 

Ully Meninggal Di Pelukan Suami

Kenangan saat bersama Ully Artha, sangat sulit dilupakan oleh keluarga. Me ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Gotong Royong Ala Jepang


Buah yang Tidak Hanya Berputar di Wacana


Dalam Beberapa Hal, Taufik Kiemas Seperti Gus Dur