Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Tokoh Senior Golkar Belum Rela Ical Nyapres 2014
Kata Pengamat Indes:
Jum'at, 06 Juli 2012 , 09:51:00 WIB

ABURIZAL BAKRIE
  

RMOL. Pencapresan Aburizal Bakrie membuka peluang munculnya faksi-faksi di internal Partai Golkar. Se­di­kitnya, ada empat faksi yang ber­potensi membesar sehingga bisa meng­gerus soliditas Golkar.

Demikian diungkapkan pengamat politik Institute Development Eco­nomic and Social (Indes) Muham­mad Arfan di Jakarta, kemarin. Dia membeberkan indikasi lahirnya fak­si-faksi di tubuh Golkar.

“Deklarasi pencapresan Ical mem­buat banyak tokoh-tokoh se­nior Golkar yang mengakar dan po­pular jadi tertutup peluangnya. Ini ten­tu memicu kegaduhan oleh pen­dukungnya,” katanya.

Indikasi lain, kata dia, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Ketua De­wan Pembina Golkar, Akbar Tan­d­jung bahwa pencapresan Ical baru final setelah didaftarkan di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selama itu, kata dia mengutip Akbar, Golkar akan terus memantau elektabilitas Ical.

“Ditambah lagi Akbar juga bilang Golkar tidak bisa melarang jika ka­der Golkar (Jusuf Kalla) dicalonkan par­tai lain. Inikan multitafsir,” ujar­nya.

Arfan memprediksi, Golkar akan terpecah menjadi empat faksi. Faksi Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Agung Lak­sono dan Sri Sultan HB X. De­ng­an munculnya faksi, lunturnya soliditas di internal Golkar sulit di­hindari.

“Tokoh Golkar yang tidak dapat ruang dan kesempatan menjadi cap­res, tentu akan setengah hati mem­perjuangkan Ical. Karena elit yang membentuk faksi tidak kompak, su­a­ra Golkar akan anjlok pada pemi­lu,” yakinnya.

Dia menambahkan, dengan kon­disi seperti itu suara Golkar tidak akan mencapai 20 persen pada pe­milu legislatif 2014. Tidak tercapai­nya angka itu, sebut dia, jelas akan mengganjal langkah Ical menuju kursi RI I.

Politisi Partai Golkar Riswan To­ny tetap yakin partainya akan men­dulang sukses dalam Pemilu 2014 menda­tang. Dia yakin, kesepakatan Golkar mencapreskan Ical akan mem­buat ka­der Golkar semakin terpacu untuk me­menangkan Golkar di pemilu legis­latif.

“Kita yakin akan menang dalam pe­milu, Bang Ical juga menang pada Pemilihan Presiden 2014. Dukung­an partai atas Bang Ical calon presi­den sudah bulat,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
Mungkinkah Zulkifli Hasan Menggeser Posisi Hatta Rajasa?
Pinangan Gerindra kepada Jusuf Kalla Lebay!
PDIP: Tidak Ada Esensi Besar dari Tawaran Ical dan Golkar
Raja Yogya: Subuh Saja Belum Sudah Tanya Wapres...
Sekjen PAN Harapkan Aburizal Berikan yang Terbaik untuk Golkar

Komentar (8)

Nama
Judul
Komentar
  1. Ical menyalahi aturan
    06.07.2012, 21:05 WIB
    Komentator: Donna
    Pencapresan Ical sejak awal sudah terlihat sebagai pemaksaan karena ini hanyalah kehendak Ical sendiri. Dia berhasil mendekati para petinggi Golkar saat ini hingga akhirnya terpilih tanpa adanya konvensi spt yg biasanya dilakukan. Wajar jika tokoh lama Golkar merasa tidak terima krn hal ini sudah menyalahi aturan dewan nasional.
  2. - Faktor ambisi buta
    06.07.2012, 12:57 WIB
    Komentator: amran
    Benar akan terjadi perpecahan. Pencapresan Ical memang dipaksakan krn bkn melalui hsl survei sbg lazimnya aturan Parta* ke kadernya yg mau maju sbg calon Bupati, Walikota hingga Gubernur. Sy melihat, Ical terlalu ambisi buta krn dia punya uang bs membayar anggotanya. Icallah yg bikin Golkar tdk solid.Golkar boleh menang di pemilihan Legislatif, tp Ical jd Presiden perlu tanya ke korban lumpur, korban asuransi Bakrie Life, masyarakat bola yg dibohongi Ical krn janji lahan 20 ha di Purwakarta tak kunjung terealisir serta dosa pajak bersama Gayus.smoga ical tdk jd presiden RI tp presiden lumpur
  3. boikot Ical
    06.07.2012, 11:30 WIB
    Komentator: dion
    mana mungkin mereka rela karena mereka tau kalu kemampuan dan popularitas Ical masih jauh di bawah mereka
  4. ICAL TIDAK POPULER
    06.07.2012, 11:17 WIB
    Komentator: Hana
    Gimana mau rela, pencapresan Ical aja tidak dlakukan secara demokratis, ya wajar banyak kader Golkar yang menentangnya. Apalagi banyak tokoh" Golkar yang jauh lebih populer daripada Ical, jd keliatan kalo pencapresan Ical ini memang terlalu dipaksakan
  5. GERAKAN MENOLAK ICAL
    06.07.2012, 11:03 WIB
    Komentator: Harry
    Golkar kisruh, dan biang keroknya adalah Ical yang bersikap otoriter!! Bagaimana byk kader yg tdk sewot, yg tdk mendukung Ical aja terancam dipecat!! Saya dukung seluruh kader Golkar yang menentang Ical, jgn sampai Ical jadi capres, apalagi presiden, bahaya utk Indonesia!!
  6. Capres $$$
    06.07.2012, 10:57 WIB
    Komentator: tshace
    Modal Cakil nyapres cuma $$$, tanpa moral, tanpa rasa malu dan tanpa harga diri. Ayo dukung Golkar keluar dari parlemen tahun 2014!!!
  7. ambisius
    06.07.2012, 10:44 WIB
    Komentator: Burhan
    Dari awal pencalona Ical sebagai capres memang terlalu ambisius dan cenderung memaksakan. Mekanisme pencapresannya pun otoriter karena tidak membuka ruang uantuk calon lain atau kader yang ingin mengemukakan pendapat. Jadi wajar jika ada keretakan di tubuh golkar sekarang.
  8. kok malah pecah?
    06.07.2012, 10:38 WIB
    Komentator: suriani
    wah,pencapresan ical yg dipaksakan malah bikin pecah kongsi...gimana nih golkar,jgn mau dong punya capres yg arogan...

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II