Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Eks Anggota Komisi VIII: Tidak Ada Masalah Saat Pembahasan Anggaran Al Quran
Jum'at, 06 Juli 2012 , 11:15:00 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

DEWI CORYATI/IST
  

RMOL. Pembahasan anggaran proyek pengadaan Al Quran dengan mitra kerja Komisi VIII, yaitu Kementerian Agama, pada 2011 sudah sesuai dengan prosedur yang benar.

"Saya lihat semua pimpinan (Komisi VIII) tanda tangan, karena tidak ada sesuatu yang aneh dan yang perlu didiskusikan," kata eks anggota Komisi VIII DPR yang kini bertugas di Komisi IV, Dewi Coryati, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, (6/7).

Dalam rapat bersama Komisi VIII saat itu, politisi PAN tersebut mengungkapkan, apa yang disampaikan Kementerian Agama sangat rasional karena populasi umat Islam di Indonesia mencapai 80 persen. Karena itu, sangat diperlukan bimbingan agama dengan Al Quran yang memadai.

"Angka-angkanya masuk akal," sebutnya

Sebagai bekas anggota Komisi VIII, Dewi menyatakan bersedia membantu KPK jika keterangannya diperlukan.

"Kami semua taat hukum, semua yang kami lakukan prosedural, kalau dipanggil sebagai saksi atau apapun kita siap," jelasnya.

Dia pun melihat masyarakat bersyukur menerima Al Quran yang disalurkan gratis oleh Kementerian Agama.

"Saya belum lihat ada penolakan Al Quran, bahkan para imam masjid dan masyarakat bersyukur diberikan Al Quran," bebernya. [ald]


Baca juga:
Inggrid Kansil: Rp 50,5 Miliar Bukan Hanya untuk Al Quran
KPK Masih Simpan Penyuap Zulkarnaen Djabar
Prof. Dedi Djubaedi Akui Teken Pelaksanaan Proyek Komputer untuk MTS
Ketua PKS akan Cecar Menteri Agama Soal Korupsi Al Quran Pekan Depan
Daerah Usul Pemecatan, DPP Golkar Masih Imbau Zulkarnaen Mundur

Komentar (1)

Nama
Judul
Komentar
  1. Ahli Korupsi
    06.07.2012, 11:29 WIB
    Komentator: Kampret
    Itulah pinternya, seolah tidak ada apa-apa, seolah semua berjalan dengan baik dan masuk akal.

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II