PILKADA DKI JAKARTALetjen Nono Pasang Badan, Mayjen Nara Kasih Leher
Jum'at, 06 Juli 2012 , 11:30:00 WIB
Laporan: Zulhidayat Siregar
 NONO SAMPONO | |
RMOL. Di masa kampanye terbuka pemilihan kepala daerah Jakarta, persaingan antarpasangan calon gubernur-calon wakil gubernur makin tajam. Masing-masing pasangan tak sungkan lagi untuk ‘perang’ pernyataan atau sekadar saling sindir.
Kemarin saat kampanye di lapangan bola Poros, Kemayoran, Jakarta Pusat, Cawagub Jakarta Letjen (Purn) Nono Sampono, sindir calon lain yang menyatakan siap pasang leher untuk mengamankan Jakarta.
"Kalau calon lain ada yang berani pasang lehernya, Nono Sampono akan pasang badan, leher, kepala semuanya dijamin untuk keamanan Jakarta," ucap Nono Sampono disambut tepuk tangan ribuan pendukungnya.
Pernyataan ini agaknya adalah upaya Nono, yang juga mantan Komandan Korps Marinir itu menanggapi statemen calon lain. Karena sebelumnya cawagub yang berpasangan dengan Alex Noerdin ini kerap mengatakan siap pasang badan untuk mengamankan Jakarta.
Tak ada yang tahu pasti sindiran yang dikatakan Nono itu ditujukan pada pasangan mana. Namun yang pasti Mayjen (Purn) Nachrowi Ramli (Nara), cawagub yang berpasangan dengan Fauzi Bowo, saat berkunjung ke Taman Sari, Jakarta Barat, sempat menimpali pernyataan Nono yang menyatakan siap pasang badan untuk keamanan Jakarta.
"Jadi, kalau ada yang bilang mau pasang badan untuk Jakarta, saya jaminannya leher. Sebab, ini kampung saya, bukan kampung orang lain," kata Nachrowi, mantan Kepala Lembaga Sandi Negara tersebut.
Nono kembali menimpali pernyataan Nachrowi yang mengklaim Jakarta sebagai kampungnya sendiri. Menurut Nono, Jakarta adalah milik semua warga ibukota yang didalamnya menampung orang dari berbagai daerah, agama, etnis dan budaya.
"Jadi (Pilkada Jakarta) ini adalah pemilihan gubernur DKI Jakarta, bukan pemilihan kepala suku. Jadi, Jakarta punya kita semua, bukan punya mereka doang," teriak Nono yang kembali mendapatkan tepuk tangan dari warga yang memadati tempat kampanye.
Di tempat yang sama giliran Alex Noerdin menyindir gubernur incumben Fauzi Bowo dalam menjalankan program pendidikan dan kesehatan gratis di Jakarta.
"Katanya sekolah dan kesehatan gratis di Jakarta, tapi semua itu gimana ibu-ibu,” tanya Alex. Dengan serempak ibu-ibu yang membanjiri tempat kampanye mengatakan. "Bohong. Bohong.”
Dari situ Alex mengajak warga untuk mengubah kondisi Jakarta dengan menggunakan hak pilihnya pada 11 Juli 2012. “Kalau di TPS jangan lupa coblos nomor 6," seru Alex yang pada saat itu melakukan simulasi pencoblosan. [zul]
-
ayo pak Nono tancap terus
08.07.2012, 20:56 WIB Komentator: Surya kencana |
| setuju komennya pak Nono. satu putaran bersama pak alex mimpin DKI 1 pas waktunyanya untuk tampil sebagaimana pak ali sadikin orang sumedang ...tidak harus betawi |
-
- ha... Jakarta adalah Milik Indonesia
06.07.2012, 18:05 WIB Komentator: acum |
| Heran juga ya ngaku yg punya kampung tapi gak jelas apa yg sudah diperbuatnya utk JKt. Ingat Jakarta bukan. Kampung Sampeyan aja tapi kampung seluruh WNI. Catat itu |
-
Letjen Nono Pasang Badan, Mayjen Nara Kasih Leher
06.07.2012, 15:07 WIB Komentator: bonteng57 |
| Masa kampanye terbuka pemilihan kepala daerah Jakarta, persaingan antarpasangan calon gubernur-calon wakil gubernur makin tajam. Berkampanyelah dengan baik. |
-
GANTUNG ANAS
06.07.2012, 13:51 WIB Komentator: MONAS |
| jangan biarkan PARTAI de GARONG berkuasa lagi di JAKARTA, pilih pemimpin yang BERSIH dan SHOLEH!! |
-
Letjen Nono Pasang Badan, Mayjen Nara Kasih Leher
06.07.2012, 13:28 WIB Komentator: bonteng57 |
| aspirasi boleh berbeda tapi sama2 tentara jangan saling menjelek - jelekan |
-
sepakat dengan Nono sampono
06.07.2012, 13:19 WIB Komentator: Ling-ling |
| sebaiknya Nara baca Sejarah dulu!!! Betawi itu cuma 30% di Jakarta. jadi jangan takut dengan gertak sambal Nachrowi Ramli. Foke dan Nachrowi paling-paling ngandalin FBR dan FPI untuk nakut-nakuti rakyat. FBR itu tiap hari malakin pedagang kecil di pasar dan doyan ngutip parkir liar. jangan pilih preman jadi Gubernur, mari sama-sama kita cukur kumis bang foke dan kita tendang Nara ke condet |
-
sepakat dengan Nono sampono
06.07.2012, 13:19 WIB Komentator: Ling-ling |
| sebaiknya Nara baca Sejarah dulu!!! Betawi itu cuma 30% di Jakarta. jadi jangan takut dengan gertak sambal Nachrowi Ramli. Foke dan Nachrowi paling-paling ngandalin FBR dan FPI untuk nakut-nakuti rakyat. FBR itu tiap hari malakin pedagang kecil di pasar dan doyan ngutip parkir liar. jangan pilih preman jadi Gubernur, mari sama-sama kita cukur kumis bang foke dan kita tendang Nara ke condet |
-
Hanya Memberi .. tak harap kembali kan ?
06.07.2012, 13:05 WIB Komentator: Ngo Jay |
Badan sudah, leher sudah aku kasih apa yah ? Ahaa aku kasih kumis deh !!
Kulo ?? Badan kurus leher loncer kumis klimis !! Ah aku kasih ingus aja hehehe
Sialan lu ! |
-
- nara tiru anas
06.07.2012, 12:22 WIB Komentator: h.manalu |
Si nara ini tiru si anas pasang leher
. :>>
Ϛ Siaaap .....!!
._||_ digantung di monas....kecuali nanti anas minta kakinya yg diikat...:)Hë•⌣•hë• •Hë•⌣•hë:)™ ()
(•̃͡-̮•̃͡)__(y)
Ϛ<3
☁/ ☁ ƾìíîïƿº°˚˚°º»(y)! !!.... ♏uuªªªªn†ªªªªªB |