Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
SUAP PON
Akhirnya Agung Laksono Diperiksa KPK
Jum'at, 06 Juli 2012 , 11:42:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

AGUNG LAKSONO/IST
  

RMOL. Setelah dua kali mangkir dari panggilan KPK untuk pemeriksaan kasus pembahasan Perda 6/2010 tentang Dana Pengikatan Tahun Jamak Pembangunan Venue PON Riau 2012 di Riau, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, hari ini memenuhi panggilan KPK.

Diperiksa mulai tadi pagi, Agung bertindak sebagai pemegang jabatan Menko Kesra untuk menjadi saksi bagi tersangka mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Lukman Abbas.

Jurubicara KPK, Johan Budi, mengatakan, Agung sempat dua kali dianggap mangkir karena ada kesalahan komunikasi antara KPK dan pihak Menko Kesra.

"Untuk rencana pemeriksaan Selasa lalu, Pak Agung mengirim surat konfirmasi pada hari Rabu bahwa dirinya tidak bisa. Lalu kita jadwalkan lagi pada hari Kamis, tapi mungkin suratnya tidak sampai makanya kita kembali jadwal ulang di hari Jumat dan beliau bisa" terang Johan di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/7).

Agung Laksono ditengarai sempat ikut dalam  rapat bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, dan Gubernur Riau, Rusli Zainal, untuk pembahasan alokasi dana PON. 

Tersangka Lukman Abbas ikut dalam pertemuan itu untuk mendampingi Rusli. Rusli pun disebut telah melobi agar ada penambahan anggaran PON XVIII Riau, 9 September mendatang. [ald]


Baca juga:
Agung Laksono Mangkir Lagi
Menteri Agung Laksono Dipanggil KPK Lagi
KPK Panggil General Manajer PT Wijaya Karya
Sesmenpora Lagi-lagi Mangkir Diperiksa KPK
Pemeriksaan Agung Laksono Sudah Dijadwal Ulang

Komentar (5)

Nama
Judul
Komentar
  1. Golkar lagi kan!
    06.07.2012, 15:35 WIB
    Komentator: Bowo
    Orang golkar lagi orang golkar lagi, capedeh bubarin aja tuh golkar isinya koruptor semua!
  2. GANTUNG ANAS
    06.07.2012, 13:57 WIB
    Komentator: MONAS
    JANGAN biarkan PARTAE de GARONG berkuasa lagi di JAKARTA, pilih pemimpin yang BERSIH dan SHOLEH!!
  3. - masihkah ada yg dipercaya?
    06.07.2012, 13:27 WIB
    Komentator: alba
    sudah rusaaak semua moral pejabat negri ini...... Dulu kita masih punya harapan sama PKS, tapi kita lihat sekarang , semua sami mawon jadi koruptor dam bempernya koruptor.... Selamat tinggal partei politik.... Hidup golput..
  4. Golkar ditangkap
    06.07.2012, 13:27 WIB
    Komentator: dion Idol
    tinnggal menunggu waktu Agung laksono jadi tersangka oleh KPK dan kader Golkar yg lainnya akan segera menyusul..
  5. golkar koruptor
    06.07.2012, 13:17 WIB
    Komentator: Denis
    ternyata satu per satu kader golkar dipanggil kpk dan apakah agung laksono ini akan menjadi tersangka menyusul status rekan parta*nya sang bupati buol?

Githok

blitz.rmol.co
 

Aura Kasih, Sering Diajak One Night Stand

Memiliki tubuh seksi tak selamanya enak. Tanyakan saja ke Aura Kasih. Gara ...

 

Adinia Wirasti, Senang Pergi Dadakan

Adinia Wirasti (Asti) memiliki hobi bepergian. Pemeran Marsha dalam film L ...

 

Kristen Stewart, Emosi, Acungkan Jari Tengah

Pasca putus (lagi) dengan Robert Pattinson, Kristen Stewart sempat mu ...

 

Amanda Bynes, Ngeganja, Digelandang Polisi

Bintang film What a Girl Wants dan Easy A ini kembali bikin ulah. Kabarnya ...

 

Marissa Nasution, Nggak Suka Keringetan

Bintang film Namaku Dick, Cowok Bikin Pusing dan Kejar Cinta Javanua ini s ...

 

Sophia Mueller, Bikin Film Gandeng Mantan Suami

Debut Sophia Mueller (dulu Latjuba) menjadi seorang produser dan sutradara ...

 

Cara Delevingne, Tolak Leonardo DiCaprio

Rising star di dunia modeling ini rupanya tak muda dirayu lelaki. Buktinya ...

 

Prisia Nasution, Susah Jadi Istri Jokowi

Setelah bermain cemerlang dalam film Sang Penari serta Laura & Marsha, ...

 

Ibunya Rasti Kecewa Eza Dituntut 5 Bulan Bui

Eza merasa diperlakukan tidak adil. Ia memelas, sebagai orang susah harusn ...

www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II