Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Hatta Rajasa: Kemampuan Indonesia dalam Mengelola Utang Sangat Sehat
Senin, 09 Juli 2012 , 23:16:00 WIB
Laporan: Ari Purwanto

HATTA RAJASA/IST
  

RMOL. Sementara kalangan menilai, ada ironi jika Presiden SBY keukeuh memberikan bantuan senilai Rp 9,2 triliun kepada International Monetary Fund (IMF). Pasalnya, total utang Indonesia mencapai miliaran dolar AS. Daripada membantu IMF, lebih baik Indonesia membayar utang tersebut.

Tetapi, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, menilai, meskipun hutang Indonesia besar, namun Indonesia bisa mengelola utang dengan baik.

"Utang kita (Indonesia) memang besar, yakni 118 miliar dolar AS. Tapi besar kecilnya utang itu relatif sekali," kata Hatta yang juga menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) kala menjadi pembicara yang disiarkan Metro TV, Senin malam (9/7).

Hatta mengimbau, publik harus melihat utang Indonesia secara komprehensif, jangan setengah-setengah.

"Utang itu jangan dilihat pasiva-nya saja, tapi juga aktiva-nya. Apalagi aset BUMN kita juga besar, yakni Rp 3000 triliun. Saya tidak mengartikan utang kita kecil, tapi kemampuan kita dalam mengelola utang sangat sehat. Sehingga kita memiliki grade dari investor," demikian Hatta. [arp]


Baca juga:
SBY-Presiden Ceko Saling Puji
Menko Perekonomian: Kalau Benar-benar Kasih Pinjaman, Indonesia Harus Desak IMF Bantu Negara-negara Afrika
Hatta Rajasa: IMF Anggap Indonesia Negara Besar
PUKUL GONG
Di Depan Kader Banteng, Megawati Bilang Enak Sekali Jadi SBY

Komentar (9)

Nama
Judul
Komentar
  1. gak perlu repot
    10.07.2012, 11:55 WIB
    Komentator: sutrisno
    sejak dulu saya PAN dan akan dukung pencalonan Hatta Rajasa sebagai capres, apalagi dengan berita ini memberikan semangat baru buat saya dan kawan disini
  2. setuju apa yang di katakan oleh Bang Hatta
    10.07.2012, 10:31 WIB
    Komentator: penghuni menteng
    saya sangat setuju sekali apa yang di katakan oleh bang Hatta bahwa hendaknya kita positif tiking akan meminjamkan utang kepada Imf, hendaknya anak bangsa melihat permasalahan Imf secara komprehensif, jangan setengah-setengah.
  3. bersama HR mari kita Kelola Keuangan yang bijak
    10.07.2012, 10:06 WIB
    Komentator: Atlit Lapangan Banteng
    betul sekali apa yang di katakan oleh bang Hatta ;bahwa tata Kelola keuangan negara harus di kelola utang harus di kelola dengan baik
  4. Utang
    10.07.2012, 09:41 WIB
    Komentator: Joni
    Meskipun hutang Indonesia besar, namun Indonesia bisa mengelola utang dengan baik. Dengan pengelolaan utang yang baik maka akan tepat sasaran
  5. sudah betul dan kita harus apresiasi
    10.07.2012, 09:33 WIB
    Komentator: fachmi
    pernyataan pak hatta malam tadi sudah betul dan kudu kita apresiasi kerja-kerja seperti ini, kita jarang sekali mengapresiasi prestasi anak bangsa, kami akan kawal terus pak Hatta dan terimakasih karena telah perjuangkan kami rakyat Indonesia
  6. sombong
    10.07.2012, 08:40 WIB
    Komentator: rifki
    sombong sekali.
    tunggu ulah semacam soros di 97-98.
    utang kita dalam rupiah akan melonjak (walau dalam dollar ngga).
    sudah dipikirkan aspek itu belum?
  7. Banyak utang..........................
    10.07.2012, 08:21 WIB
    Komentator: ortu
    Hutang kita sdh 2000 trilyun rupiah ditambah subsidi terselubung kepada bank/bankir tiap tahun 60 trilyun sehinga thn 2040. Semoga subsidi ini dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi(sedang diajukan oleh Dr. Rizal Ramli). Jangan cari muka dibule! Pemerintah harus berpikir nationalis. Rakyat 90 juta miskin dan melarat.Buruh se-Indonesia serta rakyat bangkit dan pilih pemimpinmu yang pro rakyat dan berjiwa nasionalis.
  8. otang
    10.07.2012, 07:23 WIB
    Komentator: jokoo
    heran sama pak hatta, utang dibilang sehat,,justru negara kita sakit dan kere karna buannnyak utang,,,,
  9. - kesimpulan:
    10.07.2012, 06:17 WIB
    Komentator: hatta bukan taliwang
    Hattanomics samadengan utangnomics!

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II