Jokowi Menang, Bukti Ketokohan Prabowo Subianto yang Semakin Teruji
Rabu, 11 Juli 2012 , 19:41:00 WIB
Laporan: Zulhidayat Siregar
 JOKOWI-PRABOWO-AHOK | |
|
RMOL. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof. Suhardi menyambut baik hasil Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta berdasarkan hitung cepat lembaga-lembaga survei. Jagoan PDIP-Gerindra, Joko Widodo-Basuki T. Purnama unggul dengan perolehan suara di atas 40 persen.
"Itu luar biasa. Kerjasama luar biasa PDIP-Gerindra dan rakyat yang mencintai perubahan, baru, bersih tidak macet, tidak korupsi, rakyat sehat dan pintar," ujar Prof. Suhardi kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 11/7).
"Ini juga tanda awal sukses Gerindra di 2014 dan ketokohan Prabowo yang semakin teruji," sambung Gurubesar Universitas Gajah Mada, Jogjakarta ini.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memang merupakan sosok penting di balik munculnya Jokowi di panggung politik Jakarta. Mantan Danjen Kopassus itu bahkan dikabarkan berulangkali meyakinkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu agar bersama-sama mengusung Jokowi, yang merupakan kader Mega sendiri.
Karena saat itu, suami Mega, Taufiq Kiemas masih menganggap sebelah mata terhadap Jokowi. Taufik lebih condong mendukung pasangan Fauzi Bowo dan Adang Ruchiatna.
Beruntung Prabowo berhasil meyakinkan Mega dan akhirnya Jokowi diusung bersama dengan menduetkan kepada Ahok, panggilan Basuki T. Purnama. Setelah resmi berkoalisi dengan PDIP, Prabowo pun berjuang mensosialisasikan sosok dan gagasan Wali Kota Solo itu.
Prabowo memang butuh dukungan PDIP karena Gerindra tak cukup kursi untuk mengusung sendiri. Syarat partai pengajuan pasangan harus memiliki 15 kursi di DPRD DKI Jakarta. Gerindra hanya mengantongi 6 kursi. Sementara PDIP memiliki 11 kursi. [zul]
-
Momentum Politik
14.07.2012, 18:57 WIB Komentator: mochtar |
| Kemenangan Ahok adalah bukti kemenangan Gerindra terhadap Golkar mengingat kedua parta* ini sudah mendeklarasikan Capresnya sejak awal. |
-
pemimpin ke depan
12.07.2012, 13:47 WIB Komentator: santo di solo |
calon kuat presiden 2015
Prabowo, mahfud md, dahlan iskan yang lain sudah uzur...sememntara pimpinan muda parpol anas urbaningrum ( demokrat )sudah tumbang sebelum bertarung, cak imin (pkb) tidak masuk dalam bursa. |
-
Tidak ada pengaruh apa2.
12.07.2012, 09:49 WIB Komentator: Donna |
| Dulu mencoba menjadi RI2 saja tidak terpilih, apalagi RI1. Ini berarti dari pilkada yang dilihat itu figur cagubnya, bukan orang2 dibelakangnya. Tingkat elektabilitas jokowi tidak akan berpengaruh apa2 terhdap Prabowo! |
-
yg berprestasi jokowi yg ngaku ngaku prabowo
12.07.2012, 07:15 WIB Komentator: sukucluk |
| gelar profesor kok analisa-sintesa nya jelek amat...Suhardi suhardi dapet gelar dimana tuuh??? |
-
profil 1
12.07.2012, 05:58 WIB Komentator: sontoloyo |
| Maukah kalian dipimpin seorang jendral yg suka menginjakkan sepatu larsnya ke kepala seorang juru masak hanya karena masakannya kurang garam??? Wajahnya yg tampak baik tidak sesuai dengan hatinya yg kejam. |
-
-
12.07.2012, 02:25 WIB Komentator: Marbaut |
| Warga Jkt, buka mata kalian, jakarta barometer politik, ingat jika Jokowi menang, Prabowo dan Megawati akan lancar menang di Pilpres 2014, apakah anda semua sdh siap dengan kepemimpinan Prabowo dan Megawati 2014? Prabowo apakah bersih dr Pelanggaran HAM? Cek, baca sejarah.trims. |
-
- prabowo vs fpi
12.07.2012, 02:00 WIB Komentator: mr clear |
| Tahun 2014 kalau prabowo berani terang2an utk melawan fpi. Maka jurus ini ampuh utk mendapat simpati rakyat ,krn rakyat sgt muak dgn tindak tanduk fpi. Dan rakyat mendambakan pemimpin yg tegas.bukan pemimpin yg lebay mcm skrg |
-
- menang
11.07.2012, 22:47 WIB Komentator: oposisi |
| Rakyat muak dng pemerintahan skrng. Semakin kelihatan parta* oposisi bakal menang di 2014. |
-
berenti golput
11.07.2012, 22:25 WIB Komentator: bambang |
| kek na taon 2014 gw ga golput lagi, eneg ama pemimpin yang mencla-mencle. |
-
Terlihat kerja keras
11.07.2012, 20:55 WIB Komentator: Lebay |
| Benar saya akui terlihat kerja keras, kesungguhan dari Prabowo. |
-
mengkritik
11.07.2012, 20:21 WIB Komentator: pengkritik |
| parta* gak ngaruh,karena jokowi lah yg sudah terbukti,nama gerindra yg menjadi koalisi mendapat nma sekali. |