Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |
Situs Kuno Cilacap Sedot Perhatian Warga
Selasa, 17 Juli 2012 , 12:01:00 WIB
Laporan: Muhamad Ridlo Susanto

SITUS SALEBU/RMOL
  

RMOL. Kontroversi Punden Berundak Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat rupanya berimbas pada situs kuno serupa yang terdapat di Desa Salebu Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kini situs kuno yang juga bernama Gunung Padang ini menjadi pusat perhatian warga.
 
"Akhir-akhir ini banyak warga luar daerah yang datang berkunjung. Baik hanya untuk melihat maupun dengan misi lainnya, seperti ziarah atau bertapa," kata Juru Kunci Situs Gunung Padang, Suganda Sasmita, Selasa (17/7).
 
Suganda menuturkan sebenarnya Situs ini sudah diketahui semenjak masa Kolonial Belanda, atau pada zaman kakek buyutnya. "Tahun 1800-an sudah diketahui. Mbah Buyut saya sudah menjadi juru kuncinya," jelasnya.
 
Situs Gunung Padang menuai perhatian warga ketika Situs Serupa di Cianjur menjadi kontroversi, apakah dibuat manusia atau hanya karena proses alam. Hingga muncul kesimpulan dari tim peneliti bahwa Situs Gunung Padang adalah Punden Berundak peninggalan budaya Megalitikum.
 
Situs yang terdapat di Grumbul Malongpong ini berada di wilayah yang tidak mudah dicapai pendaki. Sebelum masuk ke situs, pengunjung musti berjalan lebih dari 3 kilometer melewati tebing curam dan jalur mata air yang mengarah pada pusat situs. Sepanjang perjalanan, banyak ditemukan patahan batu situs yang turut terbawa air hingga ratusan meter ke bawah.
 
Situs ini terdiri dari balok kayu segi empat dan segi lima diameter 30  hingga 40 centimeter, memiliki panjang antara 3 hingga 7 meter. Ribuan batu ditumpuk membujur ke dari barat ke timur, dengan pelataran utama persis di tengah ujung timur.
 
Ketinggian situs dari pelataran antara 15 hingga 21 meter, sedangkan lebar situs yang kelihatan sekitar 30 meter. Kendati demikian, diduga situs ini memiliki dimensi yang lebih besar. Sebab masih banyak bagain situs yang terpendam.
 
"Dalam survei awal oleh Jurusan Geologi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto panjang situs diprakirakan sekitar 200 meter," jelas Hizi Firmansyah, budayawan muda Cilacap.
 
Hizi mengakui masih belum ada penelitian menyeluruh. Hingga saat ini masih belum dipastikan apakah situs ini peninggalan purbalaka atau hanya karena proses alam. Yang membuat yakin bahwa ini adalah peninggalan purbakala, di balok batu ada sambungan antar baalok meski tidak ada kunci balok seperti yang ada di Cianjur.
 
"Terlihat seperti sambungan yang dibuat sangat rapi," ujarnya.
 
Terlepas apakah situs ini hasil proses alam atau peninggalan purbakala, Hizi berharap agar pemerintah segera melakukan penelitian menyeluruh agar Situs Gunung Padang bisa terjaga kelestariannya. [ysa]


Baca juga:
SITUS PURBAKALA SALEBU
Andi Arief: Informasi Potensi Gempa di Jawa Tengah Masih Terbatas
Andi Arief: Alhamdulillah, Tim Nasional Riset Gunung Padang Akhirnya Terbentuk
POTENSI SESAR LEMBANG
Sesar Lembang Berpotensi Ciptakan Kerugiaan Hingga Rp 4 Triliun


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Wanita Ini Habiskan Rp 300 Juta untuk Terlihat Seperti Kim Kardashian

Tak dapat menahan keinginan terlihat seperti selebritis Kim Kardashian, se ...

 

Lea Michele, Kencan Vulgar Sama Pacar Baru

Lea Michele tak ragu lagi untuk bermesraan dengan kekasih barunya, Matthew ...

 

Behati Prinsloo, Penakluk Adam Levine

Karier playboy Adam Levine terpaksa berhenti. Vokalis Maroon 5 ini telah ...

 

Anne J. Cotto, Hamil Duluan Jumat Ini Nikah

Calon suami kerja di prusahaan kontraktor pertambangan. Lebih muda tujuh t ...

 

Nabille Benattia, Resmi Jadi WAGs Inter

Model sexy berdarah Prancis-Itali ini resmi jadi WAGs baru Inter Milan set ...


Berita Populer

Front Pelopor Ajak Masyarakat Turunkan Spanduk 'Jokowi Presiden Terpilih'
Putri Bung Karno: Spanduk Ucapan Selamat ke Jokowi Upaya Makar
Kubu Prabowo: KPU Tak Percaya Diri!