Menteri Andi Mallarangeng Minta Deddy Kusdinar Perjelas Hambalang
Kamis, 19 Juli 2012 , 19:04:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana
 ANDI MALLARANGENG/IST | |
RMOL. Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng berharap Kepala Rumah Tangga dan Keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga Deddy Kusdinar dapat memperjelas terkait proyek pengadaan pusat olahraga di Hambalang, Bogor.
Beberapa saat lalu, KPK menetapkan Dedy Kusdinar sebagai tersangka dalam dugaan proyek senilai Rp 2,5 triliun itu.
"Saya berharap yang bersangkutan bisa menjelaskan dengan sejelas-jelasnya, sehingga persoalannya menjadi terang, dan kasusnya bisa dituntaskan," kata Andi Mallarangeng dalam pesan singkatnya kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 19/7).
Dia tegaskan, kementeriannnya mendukung penuh upaya Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengungkap dugaan korupsi proyek Hambalang.
"Seluruh jajaran Kemenpora siap bekerja sama penuh dengan KPK," jelas Andi.[dem]
-
pak andi mau cuci tangan
20.07.2012, 07:27 WIB Komentator: dekaka |
| inilah bedanya TNI/Polri dan sipil spt pak andi membemperkan bawahannnya, istilah di TNI?Polri beda; "Tidak ada anak buah yang salah, yang salah adalah atasannya. kalau anak buah berbuat salah maka atasannya ter-imbas atas perbuatan bahawannya. paling tidak dicopot dari jabatan. |
-
Tanggung jawab atasan
19.07.2012, 20:12 WIB Komentator: Tauke siomai |
| Kalau anak buah jadi tersangka korupsi, secara moril seharusnya seorang atasan harus ikut bertanggung jawab. Kalau di Jepang ada kejadian yang seperti ini, saking malunya karena merasa gagal sebagai pimpinan, yang bersangkutan langsung melakukan harakiri. Terlepas dari keyakinan beragama, mungkin mereka berprinsip lebih baik "mati berkalang tanah, daripada hidup bercermin bangkai." Inilah yang membuat Jepang maju, karena memiliki semangat bushido. Lalu bagaimana dengan di Indonesia ?. Dipikir-pikir mengapa negara kita nggak bisa maju. yah itu kalau Jepang memiliki semangat bushido kita memiliki semangat muka tembok. Kalau diperiksa oleh penyidik terkait kasus korupsi, semua mengatakan tidak bersalah dan tidak terlibat korupsi yang disangkakan. Sangat disayangkan, inilah wajah negeriku. |