Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Kepergok Belanja Pakai Uang Palsu, Ibu Muda dan Jaringannya Digulung Polisi
Selasa, 31 Juli 2012 , 11:01:00 WIB
Laporan: Arief Pratama

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Polisi berhasil menggagalkan peredaran uang palsu kertas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu, maupun dugaan uang palsu uang mata asing yang kini masih dalam proses koorsinasi dengan berbagai intitusi yang berwenang untuk memastikan keasliaannya.

Dalam kasus ini, empat orang menjadi tersangka dan hingga saat ini harus mendekam di balik jeruji besi. Satu di antara empat tersangka itu adalah seorang perempuan.

Menurut Kapolsek Andir, Bandung, Kompol Fillo Praja, keempat tersangka itu diduga merupakan satu jaringan. Dan hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan bahkan melakukan pengejaran terkait pengakuan para tersangka.

"Mereka ditangkap di tempat berbeda," ujarnya di Polsek Andir Jalan Rajawali, Bandung (Selasa, 31/7).

Keempat tersangka itu tiga merupakan pria paruh baya, berinisial SS (45), S (57), dan C (52). Sementara satu orang perempuan berinisial AYM (39).

"Awalnya ditangkap AYM bersama SS saat belanja di Pasar Baru Bandung, kemudian dikembangkan penyelidikan, anggota menangkap S dan C di Garut," ujarnya.

Dari tangan AYM, polisi menyita uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak 260 lembar dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 313 lembar. Sementara dari SS disita pecahan 100 ribu sebanyak 1.180 lembar dan 50 ribu sebanyak 100 lembar.

"Setelah diperiksa oleh Bank Indonesia semua uang itu palsu, Keempat tersangka dijerat pasal pasal 245 kKUHP dengan ancaman 15 tahun penjara," pungkasnya. [ysa]


Baca juga:
Lima Nama Pendamping Irianto Sudah Dikantongi DPP Golkar
Gedung Sate Dijaga Lebih Ketat dari Biasanya
PDIP Akan Gelar Rapat Tentukan Cagub Jabar
Polrestabes Bandung Kandangkan 106 Motor Pelaku Balap Liar
Polisi Sita 10 Ribu Petasan di Bandung

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II