Menteri Salim Segaf Al Jufri Gagal Atasi Kemiskinan!
Sabtu, 04 Agustus 2012 , 19:13:00 WIB
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi
 SALIM SEGAF/IST | |
|
 |
RMOL. Angka kemiskinan di Indonesia semakin meningkat. Hal ini semakin terlihat jelas di bulan Ramadhan dengan masih banyaknya gelandangan atau pengemis yang berkeliraran di sejumlah masjid.
"Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri harus bertanggungjawab. Karena kurang perhatian terhadap masyarakat miskin. Saya nilai mensos gagal," kata Prisidium Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Keadilan (Kamerad), Haris Pertama, saat berbuka puasa dengan anak yatim di Masjid Al Hidayah, Cipinang, Jakarta Timur (Sabtu, 4/8).
Padahal, kata Haris, di kementerian tersebut banyak LSM-LSM yang bernaung. Tapi, tidak jelas mana LSM yang jelas dan mana LSM yang hanya menerima uang dan tidak turun ke bawah.
"Ini harus segera di evaluasi," tegas Haris.
Haris menegaskan bahwa Kamerad sangat kecewa dengan kerja Mensos yang dinilai lelet. Padahal banyak tangan yang ingin mencoba membantu memberikan perhatian kepada warga miskin dengan meminta bantuan dari Kementerian Sosial, tapi proses birokrasinya sangat ribet.
Dalam kesempatan itu, Haris juga ingin menyampaikan bahwa sebagai bentuk kepedulian, dia bersama aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jakarta dan pemuda yang bergabung di Kamerad mengadakan baksos dan buka puasa bersama dengan kaum dhuafa dan anak-anak yatim. Mereka mmberi santunan kepada 120 anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian dan sebagai bentuk nyata bahwa aktifitas mahasiswa bukan hanya demo.
"Kita ingin masyarakat memberikan stigma bahwa mahasiswa juga bisa membantu masyarakat," tegasnya seraya meneyebutkan santunan ini juga didukung oleh teman-teman mahasiswa dari sejumlah kampus lain
Tidak hanya itu, Haris juga mengatakan akan melakukan shaur on the rood dengan membagikan 1300 paket nasi dari KFC dan Mc Donald kepada umat islam yang berada di jalan pada jam-jam sahur.
"Berangkat dari tugu proklamasi. Selain memberikan bantuan makanan, kami juga akan mengamati apakah Jakarta pada bulan ramadhan sudah suci atau belum," demikian Haris. [ysa]
-
bantuan
05.08.2012, 11:05 WIB Komentator: Jasmar |
| Kalau baru bisa memberi bantuan sedikit saja tidak usah ribut dan menyalahkan orang lain. Perlu diketahui juga banyak orang menjadi pengemis sebagai pekerjaan padahal orangnya mampu |
-
Mengatasi kemiskinan dengan membangun infrastruktur, bukan bagi-bagi nasi bungkus bung
05.08.2012, 07:35 WIB Komentator: JON-Pantau |
Bantuan selintas dengan bagi-bagi nasi bungkus di jalan, hanya cari simpati, bukan mengatasi kemiskinan secara struktural bung.
HMI koq cara berpikirnya sempit dan kesannya hanya cari sensasi doang. Payah...!!!! |
-
ABSURD
05.08.2012, 04:13 WIB Komentator: Goblok |
| pak Haris ... apakah kalau ada kebakaran berarti petugas pemadam kebakaran yang salah ... saudara terlalu naif menyimpulkan permasalahan. Baksos mu itu yang tidak menyelesaikan masalah, mosok kemiskinan di atasi dengan BAKSOS.... cape dech |
-
- manusia sombong
04.08.2012, 22:00 WIB Komentator: zaza |
| Manusia kok sombong amat,hai pak haris,mau membantu itu engga usah gembar-gembor sama saja itu sombong,ngaku HMI tapi kok kelakuannya ingin di lihat orang lain,justru yang seperti itu tidak ada pahalanya,karena niatny biar semua orang tahu,tidak ada manusia yang tidak terketuk hatinya melihat warga yang kurang mampu,pak haris belajar lagi deh tentang tolong menolong,dan ikhlas atau tidaknya setiap perbuatan... |
-
makan tuh
04.08.2012, 20:19 WIB Komentator: hahahha haris dapet duit KFC |
| haris gablek.... emangnya dengan disantunin sama depsos lalu orang miskin jadi kaya??? kalo gitu gak usah ada menteri tenaga kerja, menteri perekonomian dll... cukup punya menteri sosial saja maka orang indonesia jadi kaya.... gablek banget mahasiswa sekarang.... ngarti kagak tupoksi para menteri.. ngasal lo |
-
oooo lagi
04.08.2012, 19:38 WIB Komentator: oo |
sponsor nya KFC dan MC D
tuh disebutkan..... hai mas haris, kalo gak dapet bagian uang mensos jangan teriak teriak gak karuan .... kalian ujung ujungnya kayak pius lustrilanang yang makan di gerindra, dita indah sari jadi jubir menteri, andi arief makan di istana dan yang makan di PDIP juga banyak.... kalian mahasiswa kiri dan HMI memang oportunis.... HMI makannya dari ORBA dan GOLKAR |
-
SANGAT LELET...
04.08.2012, 19:28 WIB Komentator: Mantan PKS |
| Mas Haris... Mensos kita bukan lelet.. tapi SANGAT LELET.. Cuma makan gaji buta, keliling ke daerah, buka acara ini itu... |