IndiHome Digital Home Experience
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
KemenPUPR

Abrasi di Pulau Marore Memprihatinkan

 RABU, 08 AGUSTUS 2012 , 14:00:00 WIB | LAPORAN:

Abrasi di Pulau Marore Memprihatinkan

ilustrasi/ist

RMOL. Kondisi Abrasi di Pulau Marore, yang berbatasan langsung dengan Filipina, sudah sangat memprihatinkan. Kondisi ini terjadi diperkiran sekitar 10-15 tahun yang lalu. Penyebab terjadinya abrasi itu karena sekitar 15 tahun lalu marak terjadi penangkapan ikan dengan bom, dan hal ini ditandai dengan struktur ekosistem coral yang baru proses recovery berumur sekitar 15 tahunan.
Demikian hasil studi Indonesia Maritime Institute (IMI) sebagaimana disampaikan Direktur Eksekutif IMI, Y Paonganan, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 8/8).

Menurut Y Paonganan, hasil analisis eksositem coral menunjukkan bahwa sejak 15 tahun hingga saat ini sudah tidak ada aktivitas pengeboman, dam ini sebuah upaya yang patut di apresiasi ke masyarakat dan pihak-pihak terkait. Proses abrasi itu dimulai saat coral rusak, sehingga fungsinya sebagai penahan gelombang tentu hilang. Lalu eksositem mangrove sebagai barrier lapis kedua juga tergerus hantaman gelombang.

Selain itu, ungkap Y Paonganan, hasil studi juga menunjukkan bahwa luasan hutan mangrove di Pulau Marore yang habis tergerus gelombang diperkirakan puluhan hektar dan hanya menyisakan vegetasi pantai yang miliki daya penahan gelombang rendah. Kondisi ini tentu sangat berbahaya bagi keberadaan Pulau Marore beberap tahun ke depan.

"Recovery coral yang terjadi perlu terus dipertahankan dan juga diperlukan upaya untuk menahan laju abrasi yang bersifat sementara, sambil melakukan pemulihan ekosistem coral dan mangrove, sehingga suatu saat eksositem alamilah yang akan menjadi penahan gelombang dan abrasi," kata Ongen, panggilan akrab Y Paonganan.

Karena itu, ungkap Ongen, IMI mendesak pemerintah untuk segera melakukan pemulihan atau rehabilitasi ekosistem mangrove dan coral di pulau marore jika tidak ingin suatu saat pulau marore hilang.

"Bisa di bayangkan jika pulau marore hilang, implikasi terhadap luas wilayah NKRI akan berkurang dalam luasan yang sangat signifikan," demikian Ongen. [ysa]


Komentar Pembaca
Pilkada DKI 2017 Bernuansa Pilpres

Pilkada DKI 2017 Bernuansa Pilpres

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 , 16:45:00

Harapan Besar PDIP Ada di Pundak Hana Hasanah

Harapan Besar PDIP Ada di Pundak Hana Hasanah

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 , 13:00:00

Prediksi Ki Kusumo Pilkada DKI Jakarta 2017

Prediksi Ki Kusumo Pilkada DKI Jakarta 2017

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 , 12:15:00

Partai Relawan Militan Jokowi

Partai Relawan Militan Jokowi

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016 , 01:47:00

Bicara di Peresmian Museum

Bicara di Peresmian Museum

SENIN, 26 SEPTEMBER 2016 , 05:04:00

Ahok Dan Para Tokoh Pendukung

Ahok Dan Para Tokoh Pendukung

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 , 10:51:00