Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Jakarta Tidak untuk Dikotak-kotakkan
Sabtu, 11 Agustus 2012 , 17:57:00 WIB
Laporan: Firardy Rozy

HIDAYAT NUR WAHID/IST
  

RMOL. Politikus Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, mengingatkan semua pihak agar tidak memecah belah warga Jakarta dengan penggalangan dukungan pemilu kada putaran kedua.

"Ini bukan untuk menghadirkan pengkotak-kotakkan tapi persatuan di antara warga Jakarta," kata Hidayat Nur Wahid saat deklarasi resmi dukungan PKS bagi pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (11/8).

Hidayat mengakui dirinya pernah menjadi juru kampanye Joko Widodo saat menjadi kandidat Walikota Solo. Saat itu, katanya, Joko Widodo berkomitmen memimpin Solo selama 5 tahun hingga masa jabatannya tuntas.

"Saya masih setia dengan posisi sebagai juru kampanye Jokowi untuk Walikota Solo. Dulu, beliau ingin menjadi walikota untuk masa jabatan 5 tahun dan bukan di tengah jalan berhenti untuk hal lain," ucap Hidayat.

Dia menyayangkan pilihan politik Jokowi untuk berhenti di tengah jalan dan mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta.
"Warga Solo memilih dan mendukung beliau untuk masa kepemimpinan 5 tahun," imbuhnya.

Hidayat menegaskan dirinya dan Joko Widodo tetap bersahabat. Oleh karena itu, dia mengingatkan Joko Widodo untuk berkomitmen pada pemilihnya di Kota Solo.

"Kami sesama warga bangsa Indonesia dan ingin membuat Jakarta lebih baik. Saya setia mengingatkan beliau untuk menjabat 5 tahun sampai selesai," ujarnya.

Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaaq, menyatakan  PKS dan dan pasangan Fauzi-Nachrowi bertransaksi membangun Jakarta agar lebih modern, lebih maju, dan menyejahterakan seluruh warganya.

"Kalau tidak bertransaksi seperti itu, PKS menjadi partai yang salah," katanya.

Fauzi Bowo menyatakan dirinya dan Nachrowi Ramli optimistis memenangi putaran kedua dengan dukungan PKS dan partai-partai politik lainnya. Dukungan politik PKS, kata dia, menambah motivasi untuk memenangi putaran pemilu kada 20 September mendatang.[dem]


Baca juga:
Anas Urbaningrum: Alhamdulillah, Ini Tambahan Energi
Inilah Isi Kontrak yang Diteken Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di Kantor PKS
PKS: Yang Menuduh Ada Mahar Berarti Terbiasa dengan Mahar
Demi Persatuan Umat, PKS Resmi Dukung Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli
Kombes Rikwanto: Pemukulan Santri Bukan Kasus SARA Atau Pilkada!

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II