Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Bukan Timses Petahana, Nasib Rhoma Irama (mungkin) Dilempar ke Polisi
Sabtu, 11 Agustus 2012 , 21:45:00 WIB
Laporan: Samrut Lellolsima

RHOMA IRAMA/IST
  

RMOL. Kasus dugaan kampanye berbau SARA (Suku Agama Ras dan Antar golongan) yang dilakukan raja dangdut Rhoma Irama sudah selesai diproses Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta. Hasilnya, akan diumumkan besok (Minggu, 12/8).

Hal itu disampaikan anggota Panwaslu DKI Jakarta, Muhammad Jufri, saat menjadi pembicara dalam dialog "Siapakah di Balik Penyebar Isu SARA?" di Warung Daun, Jakarta (Sabtu, 11/8).

Jufri menuturkan, kasus Rhoma itu dilihat dari laporan masyarakat kemudian dari hasil klarifikasi kepada Rhoma, klarifikasi ke panitia pelaksana dan pengurus masjid. Semuanya membenarkan bahwa Rhoma melakukan dakwah di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta.

Rhoma juga tidak mengelak tentang isi ceramahnya karena ada rekaman video yang membuktikan itu. Namun, dikatakan Jufri, pengakuan Rhoma bahwa hanya menyebutkan fakta identitas masing-masing calon gubernur dalam dakwahnya memang tidak menyalahi aturan.

Diakui dia, untuk mengetahui jenis pelanggarannya, Panwas sangat berhati-hati menelaah unsur pasal yang terkait dengan kasus ini. Kalau merujuk Pasal 78 (b) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Rhoma dinilai sudah melakukan tindakan penghinaan. Sementara terkait Pilkada karena dia (Rhoma) menyebutkan nama pasangan calon. Pasal lainnya, Rhoma bisa dijerat dengan Pasal 78 i Undang-undang Pemerintah Daerah. Pasal itu menyebutkan soal larangan berkampanye di rumah ibadah. Namun, pasal-pasal ini hanya ditujukan bagi pasangan calon dan tim sukses.

"Saat kami telusuri, Rhoma ternyata bukan timses Foke-Nara," beber Jufri.

Jufri menambahkan, tindakan Rhoma itu kemungkinan besar telah melanggar aturan Pasal 78 b Undang-undang Pemerintah Daerah. Untuk pelanggaran yang terjadi pada pasal ini, maka sanksi sudah diatur dalam Pasal 81 bahwa untuk pelanggar Pasal 78 a hingga 78 f ditetapkan sebagai kasus pidana. Sehingga sudah menjadi wewenang kepolisian untuk menelusurinya. Panwas hanya melimpahkannya ke polisi.

"Karena ini pelanggaran pidana, ya dilaporkan ke polisi," katanya.

Kemungkinan Rhoma dipidanakan ini, kata Jufri, masih harus dibicarakan dalam pleno Panwaslu yang rencananya akan dilakukan besok.[dem]


Baca juga:
PPP Titip Fauzi-Nachrowi Perhatikan Guru Ngaji
PKS Akui Ada Transaksi dan Mahar Di Balik Dukungan untuk Fauzi-Nachrowi
PKB: Dua Cagub Sama-sama Tak Diuntungkan Isu SARA
Jakarta Tidak untuk Dikotak-kotakkan
Anas Urbaningrum: Alhamdulillah, Ini Tambahan Energi

Komentar (17)

Nama
Judul
Komentar
  1. - lihat bukti dong
    12.08.2012, 21:44 WIB
    Komentator: begu nurnur
    Ini baru berita!!! berita baru buat warga Jakarta khususnya, dan bagi Dunia, Jokowi Dianugerahi Best City Award Se-Asia Tenggara baca beritanya dg lengkap di hxxp://kom.ps/ACEUBq. Jokowi membanggakan bangsa.
  2. dai keblinger......
    12.08.2012, 18:56 WIB
    Komentator: fuad
    se orang nabi yg hebatpun bisa menghargai perbedaan , islam ajarannya cinta kasih , bukannya perbedaan itu sunatulah......sekarang gantian pilitikus PPP surya darma ali berkunjung ke rmh dai keblinger utk membela tentang dakwah nya,pantes indonesia makin terpuruk.....la dai nya aja dakwahnya ajarannya versi set*n. waspadalah ....waspadalah
  3. JANGAN DIBUANG KE POLISI, BUANG KE NERAKA SEKALIAN.
    12.08.2012, 11:48 WIB
    Komentator: Abdul Majid
    Ustadz,mubaligh, imam RHOMA IRAMA tak perlu dibuang ke POLISI, harapan saya langsung dibuang ke NERAKA Weil. Dasar ustadz MESUM, kok uring uringan sama Jokowi, lama nggak ngayap ke hotel lagi, udah aki aki gak punya malu sama anak cucu. PARAAAAH USTADZ RHOMA.
  4. SIKIBUL FOKE
    12.08.2012, 10:52 WIB
    Komentator: Ario Kamamdanu
    Seru sekali pertunjukan Shwo di bulan suci Ramadhan ini : SI TUKANG KIBUL FOKE umbar bohopng di bulan suci RAMADHAN ....sementra si BEJAD RHOMA yg KETANGKEP BASAH sedang indehoi dg Angel LEGA di siang bolong, Dengan Bejadnya mengadu domba UMMAT ciptaanNYA agar saling menis*akan ....nggak tahu dirinya udah lebih nis*a
  5. kyai semprul
    12.08.2012, 09:17 WIB
    Komentator: wa letoy
    makanya Rom kalau lagi demen mawa gitar tua jangan berlagak mau jadi kyai segala jauh panggang dari api lho jangan berlagak, belajar ngaji yang bener,kalau mau jadi kyai beneran tarik semua album album sampeyan yang bernuansa syahwat lagu jaman behela.
  6. - andrinof chaniago top
    12.08.2012, 07:38 WIB
    Komentator: manusia kaleng
    Hantu2nya bersedia menjilat pan*at Jokower..
  7. Munafikun kok ceramah-dakwah sungguh penghinaan n kekejian bg ULAMA apalagi AL-QURAN
    12.08.2012, 07:28 WIB
    Komentator: SARA jurus mentok si sirik apalagi yg kalah
    Segala Cara dihalalkan demi FOKE si pendusta nan Gagal!
  8. Oknum Polisi pasti mau dan suka tuch......
    12.08.2012, 07:12 WIB
    Komentator: Si Jampang
    Panwaslu pingin aman, maka dipilihlah untuk dilimpahkan ke kepolisian.
    Nach...inilah yang pastinya ditunggu "oknum-penyidik-polisi&qu ot; dimana peyelidikan, penyidikan kasus pidana dan kebetulan targetnya Haji Rhoma Irama yang jelas duitnya "bejibun", maka sangatlah "basah" untuk dikerjakan oleh para oknum-polisi yg masih tidak takut korupsi dan "menjual" pasal-pasal pidananya ke Haji Rhoma Irama kan?
  9. siap
    12.08.2012, 06:42 WIB
    Komentator: AKAPTimbul Manurung
    Akan kami tahan dipenjara cipinang.
  10. - lu beli gue jual
    12.08.2012, 06:16 WIB
    Komentator: john quatro
    Hati2 jangan bangunin singa yg lagi tidur,bisa rame nanti. Dipidanakan silakan sj.
  11. - Terlalu
    12.08.2012, 04:57 WIB
    Komentator: Kornelius
    Kalu sampai ke Polisi urusannya yg diuntungkan si Kumis,krn jd berita dimana2 yg pd ujung2nya krn masalah agama,sebagian besar akan mendukung Roma apalagi pendukung Roma banyak.Bahaya buat kita pendukung Jokowi
  12. - yes bang haji
    12.08.2012, 03:00 WIB
    Komentator: gadung
    terus bela bang haji kepentingan agama di atas segalanya jgn takut,seburuk2nya yg seiman lebih baik dr orang kafir..apalagi sikafir itu blum tentu baik mungkin dia juga doyan korup
  13. - terlalu
    12.08.2012, 01:02 WIB
    Komentator: ® ∂ ♏ ∂ aly
    Bang roma Jƍƞ terlalu untuk berdakwah banyak judul untuk berdakwah sungguh terlalu kamu bang roma
  14. - manusia munafik
    12.08.2012, 00:25 WIB
    Komentator: JUPRI
    Masukan penjara aja biar tau rasa dia dan biar jadi pembelajaran bagi kita semua bahwa SARA bukan untuk dikampanyekan tapi untuk saling menghargai,seharusnya yang ditonjolkan adalah Visi dan Misi dalam membangun Jakarta kita ini bukannya menghasut atau mengadu domba rakyat dengan isu-isu SARA itu,jangan sampai terjadi menghalakan segala cara untuk meraih tujuan yang pada akhirnya akan mengsensarakan rakyat
  15. - habis ceramah SARA ,rhoma dibuang...Terlaaluuu!
    12.08.2012, 00:06 WIB
    Komentator: Afgan Lovers
    Sudah susah payah ceramah isu SARA dimasjid sampai harga diri dipertaruhkan,eh..sekarang malah dibuang foke dr tim suksesnya.kata afgan: sadis!
  16. - Bukan Timses Petahana, Nasib Rhoma Irama (mungkin) Dilempar ke Polisi
    12.08.2012, 00:06 WIB
    Komentator: kevinyo
    Kasian bgt lempar kepolisi,lempar kejam*an aj'..gk pantes dibilang Bang Haji
  17. Maling2 uang rakyat vs. rakyat
    11.08.2012, 23:05 WIB
    Komentator: Suka usil
    Maling2 uang rakyat kolor ijo,kolor kuning,kolor biru,kolor putih bersatu melawan rakyat dalam putaran 2 pilkada Jakarta. .Mereka mendukung Foke yang telah menjual ayat2 Al Quran dibulan suci Ramadhan.
    Semoga Cagub yang berkoalisi dengan rakyatlah yang akan menang. Amin, Amin, Amin

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Menghidupkan Kembali Ekonomi Pantai Barat


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II