Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Napas: Seret Anggota TNI-Polri Yang Mengusir Pasien di Rumah Sakit Paniai
Kamis, 23 Agustus 2012 , 18:31:00 WIB
Laporan: Yessy Artada

ILUSTRASI
  

RMOL. Nasional Papua Solidarity (Napas) mendesak aparat kepolisian dan TNI menghentikan penyisiran dan intimidasi warga buntut penembakan terhadap Brigadir Polisi Yohan Kisiwaito di Enarotali, Papua, Selasa (21/8) lalu.

Hal itu disampaikan Koordinator Napas, Marthen Goo kepada media di kantor Kontras, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta, (Kamis, 23/8).

Dia juga mengatakan, aparat harus bertanggungjawab atas pengusiran pasien dan petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai.

"Kami juga meminta pemerintah kepada Kapolri dan jajarannya untuk mencopot Kapolres Paniai karena tidak patuh terhadap aturan perang," katanya.

"Seret anggota TNI/Polri yang melakukan pengusiran di rumah sakit," tandas Marthen.

Sejauh ini pihak Kepolisian belum mengetahui pelaku penembakan tersebut. Namun, pasca penembakan Brigadir Polisi Yohan Kisiwaito, polisi telah mengamankan dan menahan empat warga sipil yakni Steven Degei, Matias Kouki, Alosius Degei, dan Melianus Degei.[dem]


Baca juga:
Selama Agustus, Terjadi 3 Kali Penembakan di Papua
Peter Ponggo Meninggal Karena Miras
Polisi Amankan Tiga Tersangka Penganiayaan Kepala Suku Yeresiem
MOTOR UNTUK KEHIDUPAN
SABAR DAN WANGGAI

Komentar (1)

Nama
Judul
Komentar
  1. kenapa orang papua melawan
    24.08.2012, 14:15 WIB
    Komentator: YOESES
    sebab salah satunya orang papua melawan adalah dia ingin hidup sejahtera seperti yang di jawa , kenapa karena harta karun melimpah disana tp yang sejahtera bukan mereka tp orang lain, makanya mereka marah itu wajar siapapun pasti ingin hidup senang ingin bahagia maka lebih baik pendekatan hanya dengan cara kesejahteraan yang membuat mereka tidak marah
    emas , batu bara , tembaga , kayu semua ada disana tp kenapa orangnya miskin berarti cara mengelola negeri ini ada yang salah , lalu smp kapan pengelolhan yang salah ini berhenti apa menunggu orang papua marah semua atau kapan.....?, bahagiakan mereka dia juga saudara kita bangsa kita apa tega pemerintah melihat orang papua masih tetap telanjang , orang papua diciptakan Tuhan sama kedudukanya dengan suku yang lain , bantu mereka dengan penuh kasih dan sayang
    salam dari aku yoeses

Githok

blitz.rmol.co
 

Venna Melinda, Minta 40 Juta Per Bulan, Venna Kesal Di-bully

Venna Melinda disebut-sebut membahas empat persyaratan agar bisa rujuk den ...

 

Kiki Beberkan Foto Markus & WIL Di Ranjang

Wanita lain itu-itu aja. Patut diduga ada perselingkuhanGugatan perceraian ...

 

Miranda Kerr, Underwear Dicolong ABG Badung

Pakaian dalam Miranda Kerr dicuri. Para pelakunya, The Bling Ring, istilah ...

 

Eva Longoria, Organ Intim Kejepret Fotografer

Eva Longoria mengalami wardrobe malfunction yang sangat memalukan saat men ...

 

Pevita Pearce, Payudaranya Dipuji Dunia

Pevita Pearce dikenal memiliki tubuh yang seksi. Ternyata pujian ini ada j ...

 

Fairuz Dan Suami 6 Bulan Tak Bertemu

Di Twitter, Fairuz berkicau sakit hati seperti diselingkuhi. Dia berharap ...

 

Widy Vierratale, Rajin Check Up

Sibuk menyanyi, Widy vokalis Vierratale sangat peduli dengan kesehatan. Ap ...

 

Fan Bingbing, Ngetop Pake Cara Licik

Popularitas Fan Bingbing terus melesat tajam. Bahkan, popularitasnya berha ...

 

Amanda Seyfried, Rambut Indah Jarang Keramas

Dalam surveinya, brand pakaian dalam Victoria’s Secret mendaulat Amanda ...

www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II