Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Spanduk 'Kawulo Jawi' Bukan dari Tim Kampanye Jokowi
Jum'at, 24 Agustus 2012 , 16:32:00 WIB
Laporan: Adit Wahyudianto

  

RMOL. Tim Kampanye Jokowi-Basuki mengklarifikasi beredarnya spanduk-spanduk provokatif bertema 'Jokowi Menang Mega Presiden' oleh pihak yang menamakan dirinya Forum Kawulo Jawi atau Paguyuban Kawulo Jawi. Menurut mereka, tim relawan Kawulo Jawi tidak termasuk dalam timses Jokowi. Strategi komunikasi tersebut fitnah dan dimaksudkan untuk memberikan kesan dan asosiasi negatif kepada Jokowi-Basuki. Sebelumnya usai pilkada DKI putaran pertama, juga marak beredar spanduk berbau SARA yang seolah-olah mengucapkan selamat kepada Jokowi-Basuki namun mengatasnamakan etnis dan agama tertentu.

Demikian keterangan yang disampaikan Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center, Budi Purnomo Karjodihardjo kepada RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 24/8).

"Kami tidak pernah mengeluarkan dan memasang spanduk-spanduk yang bersifat arogan dan menimbulkan kebencian. Kami juga meyakini bahwa pendukung maupun tim relawan Jokowi-Basuki tidak pernah mengeluarkan spanduk bertema demikian," kata Budi.

"Saat ini kami hanya fokus melakukan sosialisasi dan kampanye Jokowi untuk Gubernur DKI Jakarta. Tidak terlintas sama sekali masalah kepemimpinan nasional," tambahnya.

Menurut Budi, dirinya sangat prihatin dengan munculnya ratusan spanduk-spanduk di jalanan yang mengatasnamakan tim relawan, namun isi alat peraga tersebut justru bertentangan dengan prinsip-prinsip komunikasi rendah hati, bersahabat dan mengayomi yang dibangun oleh Tim Kampanye Jokowi-Basuki.

Berdasar pantauan Tim Kampanye Jokowi-Basuki, spanduk berlatar putih bertuliskan merah 'Jokowi Menang Mega Presiden' tersebut dilengkapi dengan foto Jokowi-Megawati serta dibubuhi tulisan kecil Forum Kawulo Jawi atau Paguyuban Kawulo Jawi di bawahnya. Spanduk terpasang di banyak tempat seperti daerah Pademangan, Ancol, Pasar Minggu, Pesing, Tambora, Cijantung, Pasar Rebo, Lebak Bulus dan Kebayoran Lama.[did]


Baca juga:
Kondisi Pilkada Jakarta Akan Berdampak pada Pilpres 2014
KIPP: Tim Sukses Jangan Picu Kerusuhan Sosial!
Dewi Aryani: Pernyataan Mana yang Menuduh?
Kuatkan Kedaulatan Warga Jakarta untuk Birokrasi yang Melayani
Gurubesar Unpar: Jokowi Harus Panggil dan Ingatkan Dewi Aryani


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Maria Eva, Sudah Dihamili Eks Pejabat Pare-Pare

Maria kaget umur 35 tahun masih bisa hamil. Tidak tahu apakah istri pertam ...

 

Dul Cemas Menanti Vonis

Terdakwa AQJ alias Dul telah menjalani enam kali persidangan dalam kasus k ...

 

Luna Maya, Rajin Rawat Organ Intim

Wanita itu idealnya cantik luar-dalam. Merawat paras yang terlihat sama pe ...

 

Lindsay Lohan, Bikin Berang ELLE Indonesia

Lilo kembali berulah. Dan kali ini ia bermasalah dengan pihak majalah ELLE ...


Berita Populer

Mendesak, Megawati harus Batalkan Pencapresan Jokowi
Gerindra Tertawakan Alasan Jokowi ke PBNU
Anggapan Jokowi Capres Boneka Semakin Tak Terbantahkan