Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Akademisi UI: Masyarakat Jangan Asal Pilih Pemimpin Baru
Kamis, 30 Agustus 2012 , 18:05:00 WIB
Laporan:

ILUSTRASI/IST
  

RMOL. Pemimpin baru belum tentu dapat menuntaskan persoalan Jakarta. Makanya, masyarakat DKI Jakarta haruslah cerdas dalam memilih sosok calon gubernur DKI Jakart, dan jangan asal memilih pemimpin yang baru.

Demikian disampaikan akademisi Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis dalam acara diskusi publik 'Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2012-2017: Sindrom Satria Piningit' di Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI), Jakarta Timur, Kamis (30/8).

"Kita bisa lihat bahwa budaya warga terlalu cenderung ingin memilih pemimpin yang baru karena sudah jenuh terhadap yang lama. Padahal belum tentu yang baru tersebut bisa menyelesaikan masalah Jakarta saat ini seperti kemacetan, banjir dan permasalahan ekonomi," paparnya.

Habdy juga mengimbau kepada masyarakat untuk bertanya kepada calon-calon pemimpin DKI akan janji politik yang selama ini dilontarkan oleh para calon gubernur dan wakil. [arp]


Baca juga:
LAPORKAN KORUPSI JOKOWI
Jokowi Diduga Selewengkan Dana BPMKS 2010
Resmi, Jokowi Dilaporkan ke KPK
Memanas, Jokowi Bentuk Paguyuban Pedagang Tandingan?
Sebagian Pedagang Pasar Klewer, Solo, Tolak Program Revitalisasi


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Kiki Amalia, Ngaku Kenal Feriyani Lim

Sebulan sekali ketemu Feriyani di arisan sosialita. Kiki bilang Feriyani o ...

 

Hilary Duff, Gugat Cerai Karena Suami Goda Pelayan

Setelah pisah ranjang selama satu tahun lebih, Hilary Duff akhirnya meng ...

 

Lindsay Lohan, Posting Ayat Al Quran Sudah Dapat Hidayah?

Kabar baik datang dari Lindsay Lohan. Artis yang kondang dengan berita s ...

 

Chelsea Elizabeth Islan, Benarkan Video Ganti Baju Waktu Masih 15 Tahun

Menjadi korban bullying, Chelsea tegar. Ia belajar dari ibunya yang surviv ...

 

Margot Robbie, Berani Tampar Leonardo DiCaprio

Margot Robbie mungkin satu-satunya artis yang berani menampar aktor sete ...


Berita Populer

Abraham Samad Terkena Karma Luthfi Hasan Ishaaq
Gerindra: Rupiah Tembus 13 Ribu per Dolar, Mana Jokowi Effect?
Budi Gunawan Akhirnya Jadi Kapolri Definitif