Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Kerinduan Terhadap Pemimpin Jujur Membuat Jokowi Menang
Jum'at, 21 September 2012 , 15:15:00 WIB
Laporan: Ari Purwanto

JOKOWI/IST
  

RMOL. Ada lima faktor yang menjadikan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Basuki) untuk sementara 'menang' dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

"Pertama, faktor popularitas masih menjadi faktor dominan. Popularitas dengan citra yang positif (pemimpin sederhana, jujur, merakyat) telah berhasil membentuk konstruksi berfikir sebagian besar warga Jakarta," kata Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online, Jumat (21/9).

Konstruksi berfikir tersebut makin menguat bersamaan dengan menguatnya kerinduan rakyat akan kehadiran pemimpin yang jujur. Ini menyebabkan masyarakat semakin yakin memilih Jokowi-Ahok keharusan. Faktor pertama menyumbang kontribusi hampir 50 persen.

Kedua, sambung Ubed yang juga analis sosiologi-politik ini, adalah menguatnya antusiasme etnis Jawa-China dalam politik praktis. Ini membuat kaum dari kedua etnis ini bersemangat datang ke tempat pemungutan suara.

"Ketiga, faktor solidaritas keagamaan juga mendorong warga Jakarta non muslim menjatuhkan pilihannya secara meyakinkan. Keempat, faktor bekerjanya mesin politik PDIP-Gerindra yang makin militan karena tekanan kampanye yang kuat dari kubu Foke-Nara. Faktor kelima adalah Foke-Nara selalu membuat serangan politik yang blunder," sambungnya.

Meskipun belum final, namun diprediksi pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama menang. Ini berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei.[arp]


Baca juga:
Sekjen PPP Akui, Mesin Partai Tak Cukup Imbangi Figur Jokowi
Selidiki Suap Pejabat Pemprov Jawa Tengah, KPK Garap Soemarmo HS
Ketua PDI Perjuangan Dorong Jokowi untuk Segera Bekerja dengan Adil
Romi Klaim Mesin PPP Sudah Maksimal Perjuangkan Foke-Nara
Kemenangan Jokowi-Ahok Peringatan Buat Pimpinan Partai

Komentar (8)

Nama
Judul
Komentar
  1. PARA PROFESOR OTAK UDANG
    26.09.2012, 07:17 WIB
    Komentator: PROFESOR OTAK UDANG
    SEKARANG SAYA MAKIN JELAS HIPOTESANYA...BAHWA PARA PROFESOR KHUSUSNYA YANG DI UIN / IAIN JAKARTA....BUKAN KAUM INTELEKTUAL....TAPI KAUM BURUH / TUKANG NGAJAR YANG OTAKNYA SUDAH DICUCI OTAK OLEH DUIT DUIT PROYEK PROYEK DARI KAUM SERAKAH...HANYA ITU ISINYA....TIDAK ADA YANG MANFAAT KELUAR DARI MULUT DAN ISI KEPALANYA......NAUDZUBILLAH.
  2. Mobil esemka
    23.09.2012, 09:20 WIB
    Komentator: PENUNGGU MOBIL ESEMKA
    Ya mana tuh mobil esemka yang harga dibawah 100jt?
    Bisa ya di bawah 100jt? kapan delivery?
    ditunggu ya
  3. Sholat oke, Korupsi YEEEEEESSSSS !!!!!!!!!!!!!!
    22.09.2012, 10:09 WIB
    Komentator: Nenek Gayung
    Emangnya di Demokrat,Golkar,PKS,Pan udah nggak ada yang jujur, katanya parta* ISLAM. Tapi bisa juga sih, buktinya Alquran aja DIMAKAN sih,apalagi yang lain.
  4. - tepat
    22.09.2012, 08:45 WIB
    Komentator: budi utama
    Benar sekali khususnya analisa nomor 5. Menurut saya secara keseluruhan kampanye, cukup Foke-Nara tak usah ngomong sepatahpun pasca Rhamadan, maka jumlah suaranya minimal 70%. Tapi krn ngomong ngaco, jadinya kalah. Mungkin memang sudah takdir Tuhan
  5. investigasi
    22.09.2012, 01:05 WIB
    Komentator: nana
    kajian yang berbobot,bangsa ini sudah muak dengan yang melakukan kekerasan dan ketidak jujuran.masalah esemka Jokowi telah mengatakan dengan terbuka dan fair,yang tidak percaya silahkan datang dan check sendiri,kan ahli2 mobil di negara ini banyak,mana yang kandungan lokal dan mana yang tidak,jangan menyebar fitnah dengan mempercayai omongan satu orang,mudah datang dan bisa dicheck,mobilnya juga ada tempatnya jelas,bila perlu saksi dari berbagai kalangan didatangkan,mediapun diundang untuk ditayangkan secara langsung apa yang terjadi waktu pengecheckan,jadi jangan menyebar fitnah yang tidak ada manfaatnya bagi bangsa ini.Jokowi ini hanya ingin kalau memang bangsa ini telah mampu membuat sesuatu,yang diatas artinya yang mampu berbuat,berbuatlah yang kongkrit agar produksi bangsa sendiri bisa memakmurkan bangsa ini,jangan hanya tergantung dan memberi keuntungan pada bangsa asing.Saya wong Jowo dan pernah bekerja untuk Jokowi,saya tidak pernah melihat Jokowi bertindak sesuatu demi kepentingan Jokowi pribadi.
  6. - sudah berlalu
    21.09.2012, 18:46 WIB
    Komentator: bedjo
    Masa kampanye sudah berlalu, mari kita songsong jakarta baru Ɣª♌ģ lebih baik. Terima kasih buat pak fauzi bowo, anda telah memberi pelajaran Ɣª♌ģ sangat berharga bagai kami mengenai kebesaran jiwa.
  7. esemka
    21.09.2012, 17:03 WIB
    Komentator: rmol
    provokasi dimulai capek
  8. Jujur ?......kata siapa ?
    21.09.2012, 15:23 WIB
    Komentator: esemka
    [Akhirnya] Sukiat Blak-blakan tentang Esemka
    Blak-Blakan Soal Esemka, Sukiyat Diancam

    KLATEN—Pengusaha bengkel mobil dari Trucuk, Klaten, Sukiyat mengaku sepanjang hari Minggu (4/3), dirinya mendapat sejumlah ancaman dari berbagai pihak, terkait pernyatannya tentang mobil Esemka.
    Namun dia enggan membeberkan siapa yang mengancam dirinya, tapi bila nanti terjadi sesuatu terhadap dirinya, masyarakat tahu bahwa memang ada sejumlah pihak yang ingin menyingkirkannya.
    “Saya kan membeberkan masalah teknis apa adanya, seperti yang saya ketahui, tetapi rupanya ada sejumlah pihak yang tidak senang dengan apa yang saya beberkan,” ujar Sukiyat melalui telepon kepada SOLOPOS (JIBI).
    Sukiyat mengaku dirinya pasrah saja menghadapi sejumlah ancaman itu. Namun dirinya merasa lega telah membeberkan masalah mobil Esemka sesuai apa adanya. “Prinsipnya saya bukan orang politik, saya orang teknik. Jadi yang saya ungkapkan masalah teknis sesuai dengan pengetahuan saya,” ujar Kiyat.
    Lebih jauh terkait penjelasan Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi), soal comot-comot komponen mobil lain, Kiat menyatakan silakan saja Jokowi membantah. “Toh ada saksinya Kepala SMK Trucuk yang tahu persis di mana membeli komponen yang comotan itu,” tuturnya.
    “Saya ini hanya orang cacat yang ingin membagikan ilmu saya dalam memperbaiki body mobil, tidak ada sedikitpun keinginan saya untuk mencari ketenaran atau yang lain-lain.”
    Sebelumnya, pengusaha bengkel yang belakangan namanya dicoret dari proyek Esemka ini mengatakan bahwa sebenarnya hampir semua komponen Esemka mencomot onderdil mobil produk lain.
    Kepada SOLOPOS (JIBI) di kantornya, Sabtu (3/3), Sukiyat blak-blakan menyebutkan dia tidak berbohong soal mobil Esemka. “Yang betul-betul saya buat sendiri adalah sasis dan bodi mobilnya. Mobil itu hanya hasil praktik sejumlah siswa SMK Trucuk. Jadi saya juga bingung dan kaget kalau kemudian mobil Esemka ini diklaim sebagai (calon) mobil nasional,” ujarnya.
    Dia mengatakan Indonesia belum mampu memproduksi sejumlah komponen mobil. “Mana bisa Indonesia memproduksi gigi transmisi, sehingga saya beli komponen buatan China di Surabaya,” ujarnya.
    Permudah Izin
    Menurut Sukiyat, sebetulnya proyek Esemka itu sudah macet pada tahun 2002, karena kekurangan biaya. Namun, setelah dia terjun dan memberi kesempatan kepada para siswa SMK Trucuk untuk praktek kerja, barulah proyek perakitan ini bisa berjalan kembali dan memakai nama Kiat Esemka. “Masalah muncul ketika mobil hasil rakitan ini kemudian dibawa ke Solo untuk dipamerkan di SMK 2 Solo dan kemudian diklaim sebagai (calon) mobil nasional oleh Walikota Solo Jokowi,” beber Sukiyat.
    Sumber

    Akhirnya terbukti juga kalau mobil Esemka itu hanya rakitan. Sukiat sudah ngomong keadaan yang sebenarnya walaupun sebelumnya dia salah satu orang yang sering mencuap-cuap kalau kandungan lokal Esemka mencapai 80%

Githok

blitz.rmol.co
 

Prisia Nasution, Susah Jadi Istri Jokowi

Setelah bermain cemerlang dalam film Sang Penari serta Laura & Marsha, ...

 

Ibunya Rasti Kecewa Eza Dituntut 5 Bulan Bui

Eza merasa diperlakukan tidak adil. Ia memelas, sebagai orang susah harusn ...

 

Iba, Payudara Jolie Diangkat

Bukan rahasia lagi, kalau Jennifer Aniston sakit hati saat tahu Brad Pitt, ...

 

Mila Kunis, Diinginkan Bikin Video Porno

Mila Kunis menempati posisi pertama sebagai selebriti yang video pornonya ...

 

Raffi & Luna Pedekate?

Restu didapat asal Luna sayang sama ibu dan keluarga Raffi. Namun umur jad ...

 

Beredar, Foto Bugil Mirip Sefty Sanustika

Sefty Sanustika bikin heboh. Pasalnya, telah beredar di internet, beberapa ...

 

Aishwarya Rai, Cuek Dihujat Gemuk

Aishwarya Rai memukau di red carpet Festival Film Cannes ke-66 di Paris, P ...

 

Venna Melinda, Minta 40 Juta Per Bulan, Venna Kesal Di-bully

Venna Melinda disebut-sebut membahas empat persyaratan agar bisa rujuk den ...

 

Kiki Beberkan Foto Markus & WIL Di Ranjang

Wanita lain itu-itu aja. Patut diduga ada perselingkuhanGugatan perceraian ...

www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II