Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Prabowo Subianto, Ironi di Balik Kemenangan Jokowi
Minggu, 23 September 2012 , 15:20:00 WIB
Laporan: Ihsan Dalimunthe

PRABOWO DAN JOKOWI/IST
  

RMOL. Ada ironi di balik kemenangan Jokowi-Basuki dalam Pilkada DKI Jakarta. Sebab Jokowi-Basuki didukung oleh Prabowo Subianto yang disebut-sebut memiliki jejak hitam di masa silam.

"Jokowi menang dengan dukungan Prabowo, yang diduga dan tecatat pada berkas Komnas HAM," sesal Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, di kantor Kontras, Jalan Borobudur, Jakarta (Minggu, 23/9).

Hal ini, ungkap Haris, menunjukkan bahwa persoalan pelanggaran HAM tidak lagi menjadi perhatian warga. Padahal nama-nama yang diduga kuat sebagai pelaku pelanggaran HAM seperti Prabowo Sibianto dan Wiranto semakin nyata.

"Kini, Prabowo mendompleng popularitas Jokowi. Apalagi sekarang (Prabowo) sudah kuat, sudah punya Fraksi di DPR dan memiliki pemerintah di daerah," ungkapnya

Haris pun menilai Jokowi dan Basuki tidak akan pernah berani mendorong kasus semanggi I, Semanggi II dan penculikan aktivis tahun 1998 saat sudah menjabat sebagai gubernur DKI.

"Orang kayak Jokowi dan Ahok akan berusaha menghindar, karena merasa berhutang budi pada Prabowo," demikian Haris. [ysa]


Baca juga:
Aktivis 98 Sesalkan UI yang Telah Lupakan Yap Yun Hap
KPK: Pemberian Mobil untuk Jokowi Belum Bisa Dikatakan Gratifikasi
Ho Kim Ngo: Bukalah Mata dan Telinga Pak SBY...
KENANG TRAGEDI SEMANGGI II
Isu Pelanggaran HAM yang Melilit Prabowo Subianto Tak Menghambat Warga Pilih Jokowi-Ahok

Komentar (16)

Nama
Judul
Komentar
  1. Penjual Negara
    17.05.2013, 16:33 WIB
    Komentator: Indonesia Tulen
    Para aktifis HAM ini yang mencari makan dengan menadahkan tangan menghiba hiba kepada Negara Asing, khususnya negara Bapak HAM USA (NEGARA PELANGGAR HAM TERBESAR DIDUNIA) sebenarnya tidak perlu didengar karena kita RI punya PANCASILA. SILA KE 2 yaitu Kemanusian yang adil dan beradab, Karena bagi mereka penggiat HAM ini semakin buruk pemberitaan tentang RI di luar negeri semakin tebalah kocek mereka semakin dihina Negara kita oleh negara asing, maka semakin besarlah dana mengalir ke kantong mereka, jadi mereka para Pengiat HAM ada dan bekerja di Indonesia Untuk siapa????????????.
  2. kiani kertas , kredit macet nya di blank plat merah gimana ?
    24.09.2012, 13:32 WIB
    Komentator: dhanty
    Sudah tahu rekam jejak engga bagus ,mu ketipu berapa kali lagi ya ?
  3. kiani kertas , kredit macet nya di blank plat merah gimana ?
    24.09.2012, 13:32 WIB
    Komentator: dhanty
    Sudah tahu rekam jejak engga bagus ,mu ketipu berapa kali lagi ya ?
  4. ironi?
    23.09.2012, 23:03 WIB
    Komentator: budimcb
    harusnya harmoni dong... qiqiqiqiqi
  5. Prabowo The Best...p..
    23.09.2012, 20:51 WIB
    Komentator: Songo
    Pak Prabowo...maju terus kami mndukungmu.....
  6. Prabowo The Best...p..
    23.09.2012, 20:50 WIB
    Komentator: Songo
    Pak Prabowo...maju terus kami mndukungmu.....
  7. - AKTIFIS2 HAM ITU AGEN ASING
    23.09.2012, 19:23 WIB
    Komentator: SI ABAL ABAL
    Sok moralis dan sok humanis para aktifis HAM berteriak2 bila kepentingan pendonornya yaitu Amerika terganggu. Mereka itu agen2 asing yang lebih cinta asing katimbang bangsa sendiri, Dan akan menggonggong bila kepentingan asingnya terancam. Hidup para aktifis tergantung bagaimana mereka menggonggong. Mereka pura2 tidak tahu bahwa Pendeta Terry Jones berniat untuk membakar kitab Suci Al Quran, mereka pura2 tidak tahu bahwa Mesjid di Virginia diserang dan dirusak, mereka pura2 tidak tahu bahwa pemerintah AS menahan orang2 yang diduga teroris dan Al Qaida atau Taliban di Guantamo tanpa diadili, dimana HAM-nya bung? Jangan sok membela bung. Tahu tidak bahwa kita dikerjain CIA di Timor Timur saat TNI ditarik dari sana CIA melakukan pembunuhan2 dan pembakaran2 yang dituduhkan kepada Wiranto. Tahu tidak bahwa AS tidak suka Wiranto karena menolak permintaan Panglima Armada ketujuh AS agar Wiranto mengambilalih kekuasaan dari Soeharto pada peristiwa 1998. Jangan berhianat dengan atasnama HAM-lah.
  8. - Hidup Prabowo!!!
    23.09.2012, 18:54 WIB
    Komentator: Jack Mania
    Orang Jakarta sudah termakan propagandanya tim yang dimiliki Prabowo
    Bagaimanapun juga hanya prabowo yang ahli dalam kontra spionase ataupun kontra teroris
    Bisa membuat dan bisa mencegah
    Pokoke mumpunilah
    Jokowi dan Ahok pasti akan didera sejumlah masalah
    Kita lihat saja nanti, mau dibawa kemana Jakarta ini.
    Waspadalah
  9. Jangan Pernah Lupakan Kejahatan HAM
    23.09.2012, 17:59 WIB
    Komentator: Suwarno
    Siapa yang berada dibalik kerusuhan 13-15 Mei 98 yang menimbulkan pembakaran mal, toko2 , perkosaan2, korban ratusan orang ? orangnya sampai sekarang masih aman2 saja ?
  10. Jangan Pernah Lupakan Kejahatan HAM
    23.09.2012, 17:59 WIB
    Komentator: Suwarno
    Siapa yang berada dibalik kerusuhan 13-15 Mei 98 yang menimbulkan pembakaran mal, toko2 , perkosaan2, korban ratusan orang ? orangnya sampai sekarang masih aman2 saja ?
  11. Jangan Pernah Lupakan Kejahatan HAM
    23.09.2012, 17:59 WIB
    Komentator: Suwarno
    Siapa yang berada dibalik kerusuhan 13-15 Mei 98 yang menimbulkan pembakaran mal, toko2 , perkosaan2, korban ratusan orang ? orangnya sampai sekarang masih aman2 saja ?
  12. Setuju Kontras
    23.09.2012, 17:01 WIB
    Komentator: HIRAR
    Begitulah prilaku para pemuja jabatan, tdk ada musuh yang abadi yang ada hanya kepentingan abadi, saya yakin kongsi jokowi dan prabowo akan pecah, dan yang akan dikadalin adalah prabowo oleh jokowi. HNW juga dulu dukung jokowi di solo tapi ternyata mereka, orang yang merusak citra HNW. Pak Prabowo siap2 aja kecewa pada tahun 2014.yang tertipu adalah rakyat lagi. Media2 pendukung sekularisme berperan banyak dalam upaya pembodohan kepada masyarakat
  13. kontras kumpulannya orang goblok
    23.09.2012, 16:26 WIB
    Komentator: hariyanto
    hai kontras...kalau ngomong dipikir dulu..kaya ga ada kerjaan
  14. Bangsa seperti suka balas dendam....iri. Jawabannya , lakukan tanpa ada interest pribadi
    23.09.2012, 16:05 WIB
    Komentator: Banyubiru
    Kalau ada yang menang mestinya kayak Foke itu lho....Mas Jokowi selamat anda menang dalam Pilkada DKI. Foke akan bantu Jokowi...krn Jokowi wong ndeso tetapi niatnya baik dan dipercaya rakyat banyak. Para elit, orang pinter, politisi kalau merasa pengin Jakarta maju juag Indoensia maju....bantulah Jokowi Ahok. Jokowi sdh bilang di TV Berita Satu silahkan Wartawan/media memberitakan apa adanya. Kalau jelek katakan jelek dan kalau ada saran ya...berikan. Buat yang lebih baik. Jokowi sudah terbuka. Yang suka beri komentar kalau suruh jadi Gubenur DKI juga belum tentu bisa. Nanti yang pniter-2 akan dundang Jokowi dan Ahok untuk memberikan saran. Katanya, programnya semmua sdh bagus, Jokowi juga tidak akan mengubah yg dibuat pak Sutiyoso atau pak Foke, dia hanya mau eksekusi. catatannya/syaratnya satu, tidak ada interset ....kata Jokowi.
  15. - kotras yg tdk kontras
    23.09.2012, 16:03 WIB
    Komentator: anti HAM
    Hai kontras,kalian ini aneh,kalau org islam yg jumlah nya banyak diam saja..ini org sedang senang krn ada harapan baru dgn sosok seseorg kok kontras mau ngrecokin,harusnya kontras ini di bubarin saja..dasar org cari duit nya dgn mencari2 kesalahan org,mudah2 an pak prabowo jadi presiden dan di bubarin,syukur2 di tangkapi sekalian tuh tukang bikin onar kaya kalian yg sok sok bawa2 HAM...
  16. KONTRAS ngomong?
    23.09.2012, 15:33 WIB
    Komentator: budimcb
    hahahaha RI1 aja diem aja bahkan konon anggota KONTRAS juga banyak yg kepincut masuk DEMOKRAT itu kok nuntut jokowi yg musti urus? aneh!!!.. jaman foke, foke juga diem aja kontras gak nuntut? kenapa dibebani ke jokowi? kenapa pelanggaran HAM yg dilakukan wiranto yg dukung foke tidak dibahas? aneh aneh aja Ris Ris.... prabowo bukan numpang jokowi tapi jokowi didukung alias disetir PRABOWO.... mikirnya kok dibolak balik... jaman edan tenan.. sing ora edan ora keduman... qiqiqiqiqiqi

Githok

blitz.rmol.co
www.medanbagus.com
www.jakartabagus.com
www.rakyatmerdeka.tv

Gotong Royong Ala Jepang


Bantal Emas Masal dari Negara Tropik


Kesetiaan Ksatria Yudhoyono Diuji Kanjeng Ratu Elizabeth II