Kalau Tidak Segera Atasi Masalah Jakarta, Bulan Madu Jokowi-Warga Tidak akan Bertahan Lama
Minggu, 23 September 2012 , 19:24:00 WIB
Laporan: Ujang Sunda
 JOKOWI/IST | |
 |
RMOL. Joko Widodo terus dielu-elukan warga ibukota setelah dia hampir pasti memenangkan pilgub DKI. Namun, pengamat politik Burhanuddin Muhtadi memprediksi, kekaguman warga Jakarta terhadap Jokowi, sapaan Joko Widodo, tidak akan bertahan lama. Kalau tidak bisa menyelesaikan masalah Jakarta dalam waktu dekat, Jokowi akan bernasib seperti Fauzi Bowo, dicaci.
“Dugaan saya, bulan madu antara warga Jakarta dengan Jokowi-Ahok akan cepet selesai,” ujar Burhan kepada Rakyat Merdeka Online di Jakarta, hari ini.
Mengapa demikian? Kata Burhan, tipikal warga Jakarta adalah kritis. Dengan tingkat pendidikan lebih tinggi dari daerah lain, warga Jakarta cenderung lebih rewel dan cerewet terhadap kinerja pemerintah.
Sekarang, kata Burhan, warga Jakarta memang masih memuji-muji Jokowi. Di balik pujian itu, warga punya harapan besar Jokowi mampu memuntaskan masalah ibukota, seperti macet dan banjir. Kalau Jokowi tidak bisa menunjukkan dirinya punya terobosan menuntaskan masalah tersebut, pujian warga bisa berubah jadi caci maki.
“Sekarang memang masih bulan madu antara warga Jakarta dengan Jokowi. Tapi bulan madu itu akan lebih cepat dasri yang dibayangkan. Mungkin 2-3 bulan berakhir. Kemudian diisi kembali dengan kenyinyiran atau sinisme jika Jokowi tidak mampu memberikan terobosan yang mampu menjaga harapan warga tadi,” jelasnya.
Kata Burhan, penyebab tumbangnya Foke di pilgub DKI 20 September lalu bukan semata-mata sosok Jokowi yang dianggap lebih baik. Tapi, salah satunya karena selama jadi gubernur, Foke gagal melaksanakan janji-janjinya di masa kampenye 2007. Kelengseran Foke adalah hukuman dari warga.
Kalau tidak mau mendapat hukuman seperti Foke, Jokowi harus mampu meyakinkan publik dengan dirinya punya konsep jelas menyelesaikan masalah Jakarta.
”Kalau dalam waktu 3-5 bulan ke depan masih macet, dan di saat yang sama Jokowi tidak mmpu memberi terobosan, pujian tadi berubah menjadi protes berkelanjutan,” ujarnya.
Ditambahkan Burhan, warta Jakarta tidak akan mau menurunkan ekspektasinya. Mereka memilih Jokowi karena ingin macet selesai. Meski itu tidak mudah, warga tidak akan mau tahu.
”Makanya, kalau Jokowi tidak mampu, akan terjadi gap, dan itu akan membuat warga kecewa. Mereka lupa bahwa mengatasi kemacetan bukan hal mudah,” katanya.
Namun, hal masih bisa disiasati jika Jokowi bisa menjaga manajemen harapan warga sehingga bisa lebih realistis. ”Dia harus bisa menjelaskan mengatasi kemacetan Jakarta tidak semudah menggoreng martabak,” tandasnya. [arp]
-
Program Foto-Foto
24.09.2012, 09:43 WIB Komentator: jarwo |
padahal program kerja jokowi 3 bulan pertama:
bulan 1: foto-foto di atas kopaja
bulan 2: foto-foto dengan pedagang
bulan 3: foto-foto di pinggir ciliwung
foto-foto di tempat lain masih belum (monas, TIM, GBK,..) waktu sudah habis 3 bulan. |
-
- angkat Burhanuddin Muhtadi jd gubernur DKI
24.09.2012, 00:53 WIB Komentator: Mukhlis Hasyim |
| Angkat ajalah si burhanuddin muhtadi jd gubernur DKI,daripada dia ngoceh nggak karu2an,wakilnya nachrowi 'haiyaa' romli yg goblognya nggak ketulungan.besok burhanudin sama nahrowi datang ke KPUD DKI utk dilantik.. |
-
ROJALI DOYAN PELACUR
23.09.2012, 21:25 WIB Komentator: Cogito |
He..he..he.. si Rojali doyan pelacur Solo.
Goyangannya hebat ya bang? |
-
ROJALI DOYAN PELACUR
23.09.2012, 21:25 WIB Komentator: Cogito |
He..he..he.. si Rojali doyan pelacur Solo.
Goyangannya hebat ya bang? |
-
ROJALI DOYAN PELACUR
23.09.2012, 21:25 WIB Komentator: Cogito |
He..he..he.. si Rojali doyan pelacur Solo.
Goyangannya hebat ya bang? |
-
- aku bangga jadi warga cina
23.09.2012, 21:05 WIB Komentator: Asang |
| Cina walaupun sedikit tapi solid mana pribumi yang katanya mayoritas dijakarta bisa kalah sama ahok makanya jangan suka mengecilkan orang cina walaupun sedikit kami cukup berpengaruh mudah-mudahan ahok bisa jadi gubernur menggantikan jokowi nanti pada tahun 2017 |
-
- Bersyukur
23.09.2012, 20:52 WIB Komentator: haddy |
| Saya setuju dengan pendapat penulis ttg masyarakat Dki yg sudah pintar dan berpendidikan, Justru karna itu saya Bangga dengan perkataan cawagub basuki yg beberapa hari lalu di televisi mengatakan, bahwa mreka akan bekerjasama dengan warga Dki yg sudah pada pinter2 ini, jikalau warga Dki ttp tidak mau membantu bekerja sama untuk jakarta Baru, maka mereka bersedia akan mengundurkan diri dari Gubernur dan wakil gubernur. Menurut saya warga Dki justru nanti harus ttp memdukung beliau dan membantu.. Bukan malah mengkritik.. Tuhan sudah kirimkan org yg bersih,jujur, dan transparan di dki... Jikalau warga Dki tidak bisa bersyukur,, berarti bukan salah gubernur dan wakilnya. Salam sejahtera... :) |
-
Solo biasa biasa aja.
23.09.2012, 20:48 WIB Komentator: Rojali |
Kemiskinan di Solo masih cukup tinggi.
Perempuan yang jual diri (Prostitusi) di Solo masih seabreg abreg.
Solo biasa biasa aja, beruntung walkotnya karena warganya nriman.
Jln Slamet Riyadi juga macet, tak ada satupun flyiver atau underpas di perempatan Solo.
Di Jakarta Flyover, underpas kita jumpai dimana mana.
JOKOHOK baru bisa omong besar, omong kosong, gampang itu |
-
Apalagi Foke......sudah 40 tahun kerja di DKI juga nggak ada progress yang significant
23.09.2012, 20:37 WIB Komentator: Banyubiru |
| Kalau Foke terpilih lagi apa juga bisa menjamin Foke akan mengatasi masalah Jakarta. Beda Jokowi dan Foke harsus ditampilkan oelh media. Foke sebagai pegawai DKI sejak pertama masuk (umur 27 tahun). sdh 40 tahun lebih di DKI dan dianggap Ahlinya (saat pilkada 2007) ternyata jeblok. Jokowi orang baru mestinya dituntun dan diberi masukan serta saran kalau bisa, bukan komentar, apa bisa mereka-2 itu kasih solusi. Ketiga, saat Foke kampnaye putran ke-2, bukankah dia mencontoh langkah Jokowi ? Mendadak buat kartu sehat dan nyebar kartu bebas sekolah. Jokowi nggak pakai spanduk...tetapi lewat media sosial...ngirit. Mungkin para lembaga survey merasa nggondok dengan Jokowi, karena tidak ada pemasukan untuk survey...akibat eksalahan di putaran 1. Pernaha mereka berpikir, kalau Jokowi di jegal DPRD, bagaimana ? Kalau saya usulannya, referendum saja siapa yang dipercaya warga Gubernur atau DPRD. |
-
JANGAN TERLALU MEMUJI
23.09.2012, 20:17 WIB Komentator: putra borneo |
| Hai warga Jakarta.......... siap siaplah menerima kenyataan pengalaman telah terbukti seperti waktu SBY mulai memimpin Indonesia semua pada memuji sekarang apa jadinya............ nah siap siaplah dan berbesar hatilah kalau JOKOHOK tidak bisa memenuhi hasrat warga jakarta....... JOKOHOK manusia biasa kasianilah dia karena kemampuan manusia terbatas.......... SEMOGA WARGA JAKARTA PAHAM....... MENGERTI DAN ........... |
-
Burhanudin ABAL-ABAL GUOBLOK
23.09.2012, 20:03 WIB Komentator: Pengamat |
Burhanudin Muhtadi ini dari LSI. Juga dari IAIN Syarif Hidayatullah yg suka mengejek Jokowi.
Pengamat ABAK-ABAL. Gede bacot aja. |
-
Burhanudin ABAL-ABAL GUOBLOK
23.09.2012, 20:03 WIB Komentator: Pengamat |
Burhanudin Muhtadi ini dari LSI. Juga dari IAIN Syarif Hidayatullah yg suka mengejek Jokowi.
Pengamat ABAK-ABAL. Gede bacot aja. |