Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Bom Poso Di-setting Meledak Dua Kali
Senin, 22 Oktober 2012 , 15:24:00 WIB
Laporan: Firardy Rozy

ILUSTRASI BOM/IST
  

RMOL. Polisi memastikan ledakan bom di Pos Polisi, Poso sengaja disetting untuk meledak dua kali oleh pelaku. Ledakan ini, dipicu lewat telepon gengam sebagai alat trigger.

Demikian disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, (Senin, 22/10).

"Sudah diamankan sebuah HP diduga sebaga alat, diatur agar ledakan terjadi dua kali. Masih dilakukan upaya penyidikan, dan tentu berupaya semaksimalkan mungkin langkah-langkah lebih lanjut," kata Boy, menjelaskan perkembangan Bom Poso yang terjadi tadi pagi.

Terkait apakah pelaku ini pemain lama, Boy memastikan pihanya sedang menyelidiki pelaku kasus ledakan bom ini. Namun, Boy menduga keras pelaku ini terkait dengan pelaku teroris lama, yang memang sudah tahu dan belajar merakit bom.

"Kita pelajari kita cari tahu. Dari cara merakitkan bom kita lakukan investigasi, paling tidak dari pihak yang sudah bisa merakit bom," pungkas Boy.

Sebelumnya dikabarkan seorang anggota polisi lalu lintas dan seorang anggota satuan pengamanan (satpam) terluka akibat ledakan bom rakitan di sebuah pos lalu lintas di pusat Kota Poso, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 06.15 WITA, Senin pagi ini (22/10).

Anggota Polantas Polres Poso yang terluka bernama Briptu Rusliadi, mengalami luka sedang di tangan karena terkena serpihan bahan peledak. Sedangkan Satpam Bank BRI Akbar yang sedang melintas di depan pos saat bom meledak mengalami luka ringan. Kedua orang ini terkena saat ledakan kedua di TKP yang sama. [arp]


Baca juga:
Pengamat Intelijen: Masih Banyak Tokoh di Atas Santoso
Suasana di Poso Kondusif Pascapenemuan Mayat Polisi dan Penangkapan Teroris
JAT: Polri, Jangan Tutup Dusta dengan Janji
Lembaga Pendidikan Islam Bukan Teroris
Polri Jadikan Ustad Abu Komoditas Politik dan Pengalih Isu


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Jennifer Arnelita, Dinikahi"Stok Lama"

Masa gonta-ganti pacar resmi berakhir. Umur sudah 31 tahun, diminta sege ...

 

Fabioli de Oliviera, Heran Polisi Belum Bisa Tangkap Penyiram Air Keras

Korban penyiraman air keras, Fabioli de Oliviera dan ibunya, Syuli Umboh ...

 

April Summers, Ingin Jadi Pacar Pelatih Inter Milan

Model seksi ini disebut-sebut sebagai orang yang senang atas perceraian pe ...

 

Janet Jackson, Tidak Lagi Sembunyi

JJ alias Janet Jackson akhirnya tidak lagi sembunyi-sembunyi tampil di dep ...

 

Renata Kusmanto, Belajar Mengaji Sama Ibunya Fachry

Pengen ikut puasa dan merasakan suasana Lebaran. Tapi nanti kalau sudah ti ...


Berita Populer

Ini yang Akan Terjadi Bila Sri Mulyani Masuk Kabinet
Pemerintahan Jokowi dalam Bahaya Jika Benar Rekaman Itu Suara Rini
Yusril Ihza: Kesan Rakyat, Kalau Menterinya Goblok yang Ngangkat Lebih Goblok