Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |
Minggu, 17 Februari 2013 , 07:50:00 WIB

TOLAK PENANGGUHAN UPAH

TOLAK PENANGGUHAN UPAH

Massa dari Federasi Forum Buruh Lintas Pabrik berunjuk rasa di depan kantor Balaikota, Jakarta, (Sabtu 16/2). Mereka menolak penangguhan upah di seluruh Indonesia, serta mendesak kepada Gubernur dan Wagub DKI Jakarta tidak mengeluarkan surat keputusan penangguhan upah bagi pengusaha. MOHAMAD QORI/RM


Komentar Pembaca

Lepas Balon Anti Nar ...

Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) bersama sejumlah menteri melepas balon sa ...

Menangis di Peti San ...

Sejumlah anak terlihat menangis di hadapan peti mati sang ayah yang tewas t ...

Berjalan di Tengah S ...

Seorang pria berjalan di tengah jalan-jalan di mana kendaraan serta banguna ...

Pangkostrad Disambut ...

Panglima Kostrad, Letnan Jenderal TNI Mulyono (tengah) menerima hormat jaja ...

Stop Memecah Belah P ...

Beberapa orang dari Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) menggelar unjuk rasa ...

NUSANTARA
Ada Pohon "Kencing" di Padang Bulan

Jum'at, 30 Januari 2015 , 16:59:00 WIB

Dalam tiga hari terakhir, warga yang bermukim di kawasan Padang Bulan, Medan, dikejutkan dengan munculnya mata air dari batang pohon yang t ...

INTERNASIONALNegosiasi Jepang-ISIS Temui Jalan Buntu

Sabtu, 31 Januari 2015 , 15:30:00 WIB

Negosiasi Jepang dengan kelompok militan ISIS terkait ancaman eksekusi terhadap seorang jurnalis Jepang dan pilot Yordania mengalami jalan ...

OLAHRAGAAlex Noerdin: Palembang Lebih Layak Gelar Asian Games 2018

Jum'at, 30 Januari 2015 , 10:54:00 WIB

Penentuan lokasi pertandingan cabang olahraga yang digelar di Asian Games 2018 harus berdasarkan pada prinsip keadilan dan sesuai kesepakat ...

EKBISBelum Terlihat Rencana Ekonomi Terpadu Rezim Jokowi

Sabtu, 31 Januari 2015 , 12:11:00 WIB

Dalam 100 hari pertama pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, pemerintah berhasil mengubah pondasi kebijakan pemerintahan Susilo B ...

POLLING

Secara umum apakah Anda puas dengan kinerja pemerintahan Joko Widodo dalam 100 hari pertama?
Puas
Tidak Puas
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu