Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

Mahasiswa Bandung Resmi Jadi Tersangka Penipuan Investasi Online

 RABU, 27 MARET 2013 , 11:36:00 WIB | LAPORAN:

Mahasiswa Bandung Resmi Jadi Tersangka Penipuan Investasi <i>Online</i>

ilustrasi/ist

RMOL. HM (21), salah seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung, resmi menjadi tersangka dalam kasus penipuan dengan modus investasi online, senilai Rp 40 miliar.

HM mengaku setelah menjalankan bisnis ilegalnya ini selama 2 tahun, dan mendapatkan keuntungan hingga Rp 20-30 juta dalam sebulan. Ia pun bisa membeli sebuah mobil mewah Honda New City serta investasi pohon jati bernilai puluhan juta.

"Selama dua tahun, ada 388 investor dengan minimal setoran berjumlah Rp 10 juta. Investornya sendiri ada yang PNS, pegawai swasta hingga perusahaan," kata HM, saat ditemui di Mapolda Jabar, menceritakan para korban yang telah ditipunya (Rabu, 27/3).

Untuk meyakinkan para investornya, HM kerap bertatap muka dengan korban dan menjanjikan keuntungan yang dijanjikan sebesar 50-100  persen. Ia pun memberikan keuntungan dalam dua bulan pertama saja.

Selama melakukan aksinya, HM tidak menyangka akan mendapat investor hingga total Rp 40 miliar. Pasalnya dalam perencanaan awal, HM hanya menargetkan hingga Rp 25 miliar.

"Saya berusaha menutupi modal. Tapi karena tenggat waktunya tidak sampai, jadi saya begini (ditangkap). Sekarang gak bisa nutupi dan saya menyesal," katanya.

Sementara itu, Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Mokhamad Ngajib menyebutkan awal mula tertangkapnya pelaku berdasarkan laporan dari pada korban yang tertipu aksi pelaku.

"Yang melapor kepada kita ada 3 orang dan langsung kita tangani namun korban sendiri mencapai 388 orang," tuturnya.

Diapun mengimbau agar masyarakat dapat hati-hati untuk menginvestasikan uangnya. "Masyarakat agar hati-hati dalam memilih investasi, kalau bisa selidiki dulu apakah benar atau tidak," tutupnya.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari tangan tersangka berupa 15 surat perjanjian kerja, kuitansi penyerahan uang, 1 unit laptop, dua buah buku tabungan mandiri dan bri, 1 hape android merek cross, serta satu unit token fasilitas M-Banking.

Atas perbuatannya, HM dijerat pasal 28 ayat 1 UU No.11/2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik perihal menyebar berita bohong dan menyesatkan yang akibatkan kerugian konsumen dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 1 miliar, juga pasal 372 dan 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. [ysa]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Bappenas Ikut Saran Rizal Ramli

Bappenas Ikut Saran Rizal Ramli

, 23 AGUSTUS 2017 , 23:00:00

KPK Harus Diformat Ulang!

KPK Harus Diformat Ulang!

, 23 AGUSTUS 2017 , 21:00:00

OSO Terima Presiden Jurnalis Korea

OSO Terima Presiden Jurnalis Korea

, 23 AGUSTUS 2017 , 17:46:00

Miniatur Masjid Al Aqsa

Miniatur Masjid Al Aqsa

, 23 AGUSTUS 2017 , 00:34:00

Sarapan Colenak

Sarapan Colenak

, 22 AGUSTUS 2017 , 10:10:00